Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
sangat cantik


__ADS_3

Ting...suara pintu lift terbuka


Dekha dan Dasha telah keluar dari dalam lift


"terimakasih kak sudah mengantar ku" ucap tulus Dasha


sama-sama "ucap Dekha


"apakah kita boleh kenalan"lanjut Dekha


"ah tentu saja kak aku sampai lupa"jawabnya


lalu berkata


"nama saya Dasha panggil aja sha "ucapnya mengulurkan tangan kepada Dekha


Dekha yang melihat itu tersenyum gemas melihat gadis didepannya


"nama saya dekha Tirta orang memanggil saya Dekha "ucapnya menjabat tangan Dasha


"oh kalau gitu sha panggil kakak aja ya biar akrab"ucapnya


"oh ya kenapa kakak ada di cafe itu apakah kafe itu milik kakak"tanyanya Dasha mengingat peristiwa kemarin


"bukan sha itu punya tuan muda Daren "ucap Dekha


"wahhhh jadi dia yang minta ganti rugi memang itu orang kelihatan dari wajah nya aja menyebalkan "ungkapnya kesal


dekha hanya menanggapi omongan Dasha dengan senyumannya


Dasha yang melihat itu berkata


"gak usah lihat-lihat gitu kak entar naksir sama sha "dengan PD nya dia berkata


dekha mengalihkan pandangannya


tak terasa mereka telah di depan lobi percakapan mereka pun berakhir


"sudah sampai saya antar kamu sampai sini ya"ujar Dekha


"iya kak makasih ya waktunya"


"daaa kak "sambungnya


dekha tersenyum dan bergumam


"menggemaskan"


satpam yang melihat asisten tuan muda Daren tersenyum begitu ia menghampiri nya dan berkata


"naksir pak" tanyanya


dekha tersadar lalu berkata


"tidak"dengan datarnya dan berlalu pergi dari hadapan satpam itu


"alahh kayak saya gak tau aja situ senyum"ia mengejek setelah Dekha pergi


40 menit kemudian Dasha telah sampai di halaman rumah nya yang disambut security dirumahnya


"siang non" sapa security itu


"siang juga" jawabnya sambil tersenyum


"mom" teriaknya setelah didalam rumahnya


"mommmm"....


bi Nunu yang mendengar teriakkan anak majikan nya ia segera menuju ruangan keluarga kelihatan non nya itu sudah duduk di sofa seraya memainkan handphone


"udah datang non"tanya bi Nunu


"belom bi ini bayangan sha aja "gurau dasha


"ah non bercandanya"ucap bibi


"bibi juga ya kalau sha di sini berarti udah datang ucap Dasha terkekeh geli


"iya juga ya non"jawab bi Nunu


Dasha tertawa lalu berkata...


"mommy mana bi "?..


"biasa non,ketoko kue nyonya bilang nanti pulang nya gak telat kayak kemarin lagi"ujar bi Nunu


"duhh mommy disuruh istirahat juga malah ke toko,...apa aku susul aja ya ucapnya..tapii hari ini kan aku ada janjian yaudah tunggu in aja, pulang juga gak telat kan pesan mommy"gumam Dasha


bi Nunu yang melihat anak majikannya bicara sendiri hanya diam lalu berkata


"apa non ingin bibi buatkan jus" ??...


"boleh de BI sama cemilan ya hehe jus alpukat ya bi lanjutnya lagi"...


"baik non " seraya meninggalkan Dasha yang kini telah merebahkan tubuhnya di sofa


beberapa menit kemudiann bi Nunu datang membawa membawa nampan berisi cemilan dan juga jus alpukat


"non silahkan diminum"ucapnya


Dasha bangun dan berkata


"terimakasih bi gak mau ikutan bi"


"tidak non terimakasih bibi mau selesaikan kerjaan dulu soalnya bibi mau pulang beresin barang dirumah bibi kan mau pindah sini"ucap bibi


"ah iya ya yaudah bibi lanjut deh biar cepat selesai, semangat ya bi" ucap Dasha tersenyum


"iya non ucap"bi nunu


Dasha meminum dan memakan cemilannya seraya menonton film di handphone nya


setelah 1 jam kemudian bi Nunu datang menemui Dasha


"non sudah waktunya makan siang,makanan nya udah bibi siapkan"


Dasha yang sedang menonton menyimpan handphone lalu berkata


" iya ya bi udah pukul 1 siang aja ni"


"kalau gitu bibi tunggu aja di meja makan sha mau ganti baju dulu ni biar enak geraknya" ucap Dasha


"iya non ,saya pamit dulu"

__ADS_1


Dasha tersenyum mengambil dokumen, handphone dan menenteng tas kecilnya ia beranjak menuju kamarnya


sesampai di kamar ia meletakan semua yang dibawa pada tempat nya dan masuk kedalam kamar mandi ia menyuci muka kaki dan tangannya.setelah itu ia mengganti pakaian nya dengan tangtop crop dan celana jeans pendek.ia mencepol rambut nya dan berlalu turun lagi kebawah karena perutnya memang segera ingin di isi..


sesampai di meja makan ia duduk dan menyedokkan makanan yang sudah tersedia,ia tidak melihat keberadaan bi Nunu ..


dia fokus makan dan makanan nya habis tak tersisa setelah selesai meminum, Dasha bangkit dari duduknya menuju dapur mencuci piring di wastafel setelah itu ia menaiki tangga menuju kamarnya karena ia sangat ngantuk ia ingin istirahat karena malam ini ia ada janji jadi dia harus istirahat yang cukup pikirnya


tepat pukul 4 sore bibi mengetuk pintu kamar Dasha


tok tok


"non.."panggil bi Nunu


ceklek suara pintu terbuka


Dasha keluar kamar masih dengan baju yang sama dan rambut agak berantakan..


"Ada apa bi" ?tanyanya


"bibi ganggu non tidur ya" tanya bi Nunu


"gak bi sha udah bangun 1 jam lalu cuman mager aja "jelas Dasha terkekeh


"emang ada apa bi"tanya ulang dasha


" anu non ada kirim paket untuk non" ucap bibi seraya menunjukkan paperbag di tangannya


"siapa yang kirim bi" ucapnya seraya menerima paperbag dari bi Nunu


"bibi juga gak kenal non cuman yang kasih ke bibi ganteng non "ucapnya mengacungkan jempolnya


"pesannya cuma ini dari tuan muda Daren gitu katanya non" lanjut bi Nunu


"ohh dari dia"batin Dasha


"idih bibi ada-ada aja "jawab Dasha tersenyum


"iya bener non, ganteng cocok sama non pacarnya ya non "seloroh bi nunu


Dasha membulatkan matanya mendengar penuturan bibi Nunu


"ih engga bi itu teman sha di kantor "ucapnya


"ohh begitu ya non,tak kirain pacarnya non "ucapnya tertawa


"engga dong bi "jawab Dasha tersenyum


"yaudah bibi sekalian mau pamit pulang non mumpung masih jam 4 makanan udah bibi siapin juga non,bibi mau beres-beres dirumah lagi"ujarnya


"iya bi,sha juga mau mandi ni"..ucap Dasha


"baik non permisi"ujar bi Nunu


Dasha hanya tersenyum


Dasha menutup pintu kamar nya kembali


"kira-kira apa ya isinya"ucap Dasha sambil mengeluarkan kan box yang didalam


ternyata isinya gaun berwarna biru Dongker high heels berwarna putih yang dihiasi permata indah


"ya ampun cantik sekali "gumamnya


kenapa ia repot membeli ini si emangnya dia mau bawa aku kemana"gumam Dasha


1 jam Dasha memanja kan dirinya dikamar mandi


sekarang ia telah keluar kamar mandi menggunakan bathrobe.. Dasha langsung menuju meja riasnya dia menatap baju yang akan di kenakan ya tapi ia melirik ini baru jam 5 gumamnya


tok tok tok


"sha mommy masuk ya "ucap dari balik pintu


Dasha mengalihkan pandangan nya ke arah pintu lalu berteriak


"iya mom masuk aja gak di kunci"ucapnya


"sayang kamu habis mandi kok gak pakai baju"ucap mommy gena seraya melangkahkan kakinya mendekati Dasha


"mommy kapan datang"ucap Dasha bukan nya menjawab pertanyaan mamanya malah balik nanya


mommy gena tersenyum dan menjawab


" baru saja"


"hmm begitu ya"ucapnya


ingat mom harus banyak istirahat lanjutnya menasihati mommy gena


"iya sayang kerjaannya gak berat-berat juga"jawab mommy gena


mommy gena mengalihkan pandangannya kepada gaun yang tecogok di ranjang tidur


"gaun baru sha"tanya mommy gena menggapai gaun itu lalu berkata


"cantik banget cocok buat anak mommy yang cantik" ucapnya


"iya ma dikasih temen"ucap Dasha memandang mommynya dari cermin


"temen apa temen"ucap mommy gena


"temen ma"ucap Dasha meyakinkan mommy nya


"bukan dari Bima" ucap mommy gena pasalnya mommy gena belum mengetahui insiden di kafe masa itu


Dasha berbalik menatap mommy nya mendengar nama yang di sebut mommy nya


"bukan mom,dan mom jangan lagi sebut nama itu aku benci dia"ucap Dasha mengingat penghianat yang dilakukan mantan pacarnya itu dengan sepupunya sendiri


"loh kenapa sayang kamu ada masalah sama Bima"tanya mommy gena


hmm"jawab Dasha mendekati mommynya di ranjang


nih ya aku cerita..


"Bima itu........


Dasha menceritakan tentang Bima dan Bella,dia juga menceritakan soal dia lulus bersyarat karena dengan beraninya ia marah pada orang yang akan menjadi bos nya ..


"ya ampun kok Bella tega banget sama kamu "ucap mommy gena mengelus tangan anaknya


"tau ah mom mungkin dia iri Ama aku ucap Dasha santai

__ADS_1


"udah lah mom gak usah bahas juga mereka"


"yang terpenting aku kan udah mau masuk di perusahaan itu "ucapnya bahagia


"iya selamat sayang,kamu si makanya jangan marah-marah dulu..apa mommy bilang pasti perusahaan itu bos nya masih muda"..


"kenapa mommy tau"? tanya Dasha


"karena itu perusahaan teman mommy sayang nah sekarang yang lanjutin anaknya" ucap mommy gena


"jadi ceritanya bos kamu ngajak ngedate sampai beliin ini segala "ucap mommy gena tersenyum


"hmm itu dia Dasha juga gak tau kita liat aja nanti mom ,sekarang Dasha mau siap-siap dulu nanti keburu dijemput" ucap Dasha..


"oke sayang mommy turun dulu ya "


"iya mom maaf ya gak makan malam bareng mommy jadinya"sesal Dasha


mommy gena membalikan badannya dan berkata "tidak apa-apa sayang" ..ia pun berlalu meninggalkan kamar Dasha


Dasha memakai gaun itu,yang memperlihatkan punggung mulusnya ia memakai kalung untuk melengkapi penampilan nya,tidak lupa pula ia memoles wajahnya dengan make up natural terakhir ia memakai high heels ..


sekarang ia berdiri di depan cermin.


"astaga ternyata aku cantik"gumamnya tertawa


dia membuka lemari dan menjinjing tas kecil memasukan handphone kedalam tas itu parfum tak lupa juga..


Dasha keluar kamar dan menuruni tangga dia bisa melihat mommy nya sedang duduk di sofa seraya meminum teh hangat..


"mom" panggilnya...


mommy gena berdiri dan mendekati Dasha ia memutar tubuh Dasha lalu berkata


"anak mommy cantiknya malam ini"ucap mommy gena


"mommy bisa aja",senyumnya.."benaran cantik mom" tanya nya lagi.


"iya sayang kamu perfect "sambil mengacungkan jempol dua kepada anaknya


disaat mereka berbincang pak Mamat satpam memasuki rumah lalu berkata


"permisi nyah non didepan ada tamu yang nyari non Dasha"ucap pak Mamat.


"iya pak".jawab mereka serempak


"yaudah gih sana udah di tungguin" ucap mommy gena ngerlingkan mata menggoda Dasha


"ah mommy..yaudah sha berangkat ya"..ia menciumi tangan mommy gena dan mencium pipinya


"iya hati-hati sayang"ucap mommy


Dasha tersenyum mengangguk


Dasha berjalan menuju teras rumah di buntuti pak Mamat.


sesampainya dihalaman ia melihat seorang pria berdiri ,dia itu Dekha asisten Daren.


"kak" panggil Dasha melihat Dekha memainkan handphone


Dekha mengalihkan pandangannya dari handphone ..ia terpana pada kecantikan Dasha ...sehingga ia tak berkedip sedikit pun..


"kak" panggil Dasha lagi melambaikan tangan nya depan wajah Dekha


Dekha langsung tersadar dari khayalannya


"iya sha kamu cantik sekal"i ucapnya


"terima kasih kak "ucap Dasha malu..


sedangkan seseorang yang didalam mobil melihat gaun yang dibelinya untuk gadis itu sangat lah pas


"dia sangat cantik malam ini" ucap membatin


Daren mengutus Dekha mengambil gaun dan high heels yang sudah ia pesan di butik langganan mamanya dan sekalian mengantarkan pada Dasha,walaupun Dasha tidak memberi tahukan alamatnya tidak lah sulit bagis Daren mencari informasi itu.


Daren langsung memasang wajah datar ketika Dekha membukakan pintu mobil untuk Dasha


"silahkan masuk non"ucap Dekha.. Dasha terhenti lalu berkata


"kak panggil aku sha"ucap Dasha


"ah baiklah" ucapnya


"silahkan masuk sha ucap Dekha tersenyum manis


sedangkan Daren melihat interaksi mereka sangat lah kesal apalagi melihat senyum Dekha kepada Dasha..


"sudah selesai"Daren membuka suara..


Dasha langsung memasuki mobil duduk di sebelah Daren dan Dekha masuk pada jok mengemudi..


"jalan kha" ucap Daren..


"emm pak kita mau kemana" ucap Dasha bertanya menatap Daren ..


Daren memandang Dasha saat ini sangat lah cantik


tapi ia langsung tersadar dan berkata


"kerumah ku"jawabnya singkat


"maksudnya "ucap Dasha tidak mengerti..


Daren menghela nafas dan mulai bercerita tentang ia di jodohkan dengan sepupu Dasha .


"begitu ceritanya jadi kamu harus pura-pura jadi calon istri saya..jangan panggil aku pak kalau di depan orang tua saya .panggil aja sayang" ..ucap Daren. menjelaskan..


"jadi gimana ngerti gak" sambung Daren..


"ngerti pak cuman gak enak deh masa panggil sayang".keluhnya


"terus panggil apa mau kamu" ucap Daren kesal.


Dasha yang melihat Daren kesal cepat-cepat menjawab


"yaudah deh terserah bapak aja"ucap Dasha


sedangkan Dekha hanya menyimak dari depan..


45 menit kemudian mereka telah sampai di


mansion keluarga Aryabatta....

__ADS_1


terimakasih yang udah mau baca novel saya


semoga terhibur,jangan lupa like komen,dan vote ya teman-teman supaya tidak ketinggalan tekan favorit..terimakasih..😁😘


__ADS_2