
saat ini keadaan gena sudah pulih ia bisa melakukan aktifitas meskipun tidak berat
"saat ini mereka sedang berada di pesta acara pertunangan Bella dan Bima"
- Daren Prayoga Aryabatta
-dasha lili Digantara
Dekha Tirtayasa
Sisil Anderson
baju yang dipakai bella
ini visual bella
Bima
...
...
"biar Valen aja kak temani nyonya,tuan Daren pasti ingin berdua bersama kakak "ucap Valen
Dasha memang sengaja mengajak Valen supaya kalau dirinya dengan Daren Valen bisa menemani sang mama
"makasih ya adeku sayang ", ucap Dasha
Valen dan gena tersenyum mendengar ucapan Dasha
"kamu cantik "bisik Daren ketika sudah berada didekat Dasha
"kamu juga " ucap Dasha
"cantik juga" tanya Daren
"ehh enggak dong maksudnya tampan sekali" Dasha meralat kata-kata nya karena salting dibuatkan Daren hingga ia salah bicara
"biasa aja ,tuh muka jadi merah "ucap Daren menggoda Dasha
dasha segera memegang pipinya" ih mana ada "ucapnya
mereka terkekeh
"sha mommy mau kesana dulu" tunjuknya pada gina sang adik sedang melambaikan tangannya
"hati-hati mom jangan sampai lepas sama Valen "ucapnya mengingat kan
"iya iya" balas gena melangkah kan kakinya dan di samping Valen
"by yuk kasih selamat sama Bella dan Bima "ucap Dasha
"jangan cemburu ya "ucap Daren
"kenapa cemburu'
"tuh mantan kamu udah mau nikah aja "ucap Daren
"biarin kan sha ada kamu by" ucapnya
__ADS_1
"bisa aja kmu iniii" gemas daren
"selamat ya bel,Bim semoga lancar sampai hari H "ucap Dasha ketika sudah didepan mereka
Dasha mengulurkan tangannya tentu di terima Bella tetapi dengan gaya angkuhnya lalu Dasha menyalami Bima
"selamat ya jaga Bella jangan di dua in" ucap Dasha
Bima terpana melihat kecantikan Dasha saat ini rasanya ia tidak ingin melepaskan pegangannya pada tangan Dasha
dasha menarik tangannya tetapi Bima menggenggam tangan nya dengan erat
"hmmm" Daren berdehem seketika Bima melepaskan pegangannya nya
Daren lalu menjabat tangan Bima" kamu sudah punya tunangan jangan lagi ingin dekati kekasih saya" ucapnya
ia menarik tangan Dasha supaya pergi dari hadapan Bella dan Bima
"kamu kenapa si pegang tangan Dasha lama banget "ucap Bella kesal
Bima tidak menjawab entah apa yang ia pikirkan sekarang penyesalan atau yang lainnya
"kamu belum move on ya "ucap Bella lagi
"bel udah ini kita lagi ramai orang jangan cari masalah"
"aku cari masalah?Bella tertawa sinis
kamu,kamuuu yang cari masalah "ucap Bella
"bel ini masih ramai orang aku mohon jangan pancing emosi ku" ucap Bima pelan
Bella sangat kesal dengan ucapan Bima
"awas aja kalau Dasha mau deketi Bima lagi" ucap dalam hati
Daren membawa Dasha menjauh dan duduk di kursi
"bisa-bisa nya cecunguk itu pegang tangan kamu", kesal Daren mengelus telapak tangan Dasha
"kok senyum,kamu suka ya dipegang-pegang Bima" ucapnya
"ih enggak by kamu itu lucu aja"ucap Dasha tersenyum
tiba lah saatnya tukaran cincin Bella dan Bima
Bella dan Bima memasang kan cincin mereka
Bima memasangkan pada Bella,begitu juga Bella
"semua orang bertepuk tangan semoga lancar sampai hari H ya jeng"ucap mama bima
"iya semoga saja "ucap gina
mereka bercengkrama bersama
tak terasa acara pun telah selesai kini Daren dan Dasha,gena,Valen satu mobil sedangkan Sisil dan Dekha mobil lain
"langsung pulang" tanya Dekha
Sisil menoleh
",hmm" jawab nya
Dekha melirik gadis yang duduk di sebelah nya "cantik"itulah kata-kata yang bisa di ungkapkan Dekha di dalam hati
"mom capek ya "ucap Dasha memandang kebelakang
engga sha tenang aja ucap gena
dasha trauma akan mommy nya kalau kecapean
"yaudah mommy tidur aja nanti kalau udah sampai di bangunin "ucapnya pelan
__ADS_1
gena hanya mengangguk
"nyonya kalau mau rebahan silahkan disini juga ada bantal kecil "ucap Valen
"saya baring pangkuan sama kamu boleh" ucap gena
"silahkan nyonya tidak masalah "ucap Valen
gena pun merebahkan dirinya
"kamu kalau capek tidur aja "ucap daren
Daren memegang tangan dahsyat tangan dia yang satunya menyetir
dasha menyandarkan kepalanya pada jok ia memandang daren.
Valen hanya menyimak lalu membatin
"enak banget jadi kak Dasha cantik, dicintai pak Daren ..hmm. beruntung banget" batinnya
"beberapa hari lagi kita ada kerjaan di luar kota kamu udah ijin sama Tante" ucap Daren menoleh pada Dasha sekilas
Dasha membenarkan duduknya
"iya ya sha belum minta ijin "ucapnya
"Kitakan harus selesai kan Kerja an ini habis itu kita persiapan untuk tunangan" ucapnya
Dasha tersenyum membayangkan acara pertunangan nya
"senyum-senyum kamu" ucap Daren tertawa kecil
"baju apa ya by "ucapnya
"tenang aku udah pesan baju buat kamu sesuai dengan tubuh kamu "ucapnya
"kapan by kamu pesan" tanya Dasha
"hmm ada lah waktu itu" ucapnya
"gak sabar deh "ucap dasha
".gak sabar jadi nyonya Aryabatta ya "ucap Daren
dasha memukul lengan Daren
"bukan ih sha itu gak sabar pakai baju itu" ucapnya tersenyum
Daren tersenyum mendengar ucapan Dasha tak lama mereka pun sampai didepan rumah Dasha, Dasha membangun kan sang mama dan membantu nya naik keatas untuk istirahat dikamar
"aku pulang dulu ya" ucap Daren
"hati-hati by "ucap Dasha
Daren mengangguk lalu mengecup dahi Dasha
"tidur istirahat yang cukup" ucapnya
"Dasha tersenyum see you tomorrow byy "ucapnya
"daa sayang "ucap Daren mengelus kepala Dasha
Dasha tersenyum
Dasha masuk setelah mobil Daren tidak terlihat lagi
ia masuk menuju kamar dan membersihkan diri lalu ia merebahkan diri tak lama pun ia terlelap
keesok harinya....
bersambung
jangan lupa komen, like dan votenya
__ADS_1
mohon dukungan nya guys..