
"Bima aku gak mau tau kita harus mempercepat acara pernikahan kita" ucap bella
"Bella aku harus ngomong gimana lagi sama kamu,mommynya Dasha Tante kamu kemarin Baru saja meninggal dan kamu ingin mengadakan acara pernikahan dimana si hati nurani kamu "kesal Bima
"ohh jadi kamu memikirkan perasaan Dasha..ya....bagus perasaan calon istri sendiri engga dipikirkan sedangkan perasaan orang lain kamu pikirkan...hebat kamu "ucap Bella tak kalah kesal
"aku itu gak mikirin Dasha tapi mommynya Dasha itu Tante kamu,paham gak sihhh "ucap Bima menggusar rambutnya kebelakang
"terserah" jawabnya duduk di sofa
Bima menarik nafas panjang menghadapi seorang Bella harus stok kesabaran tidak seperti Dasha yang mengerti akan keadaan ..ya kali ini Bima membandingkan Bella dengan Dasha lagi entah kenapa dulu Bima bisa menyukai gadis seperti Sisil
"bel kamu harus ngerti Tante kamu itu juga keluarga kakak dari mama kamu jadi aku mohon acara kita tunda 1 bulan kedepan" ucapnya
"Bella memandang Bima,lalu berkata "awas saja kalau kamu ingkar"
"sekarang kamu pulang ini udah sore" ucap Bima
"kami ngusir aku ucap nya
"bukan ngusir bel cuma ini sudah sore nanti Tante gina nyariin kamu" ucap Bima
"kamu gak rindu sama aku" ucapnya
"rindu tapi ku tahan nanti akan ku nikmati setelah menikah" ucap Bima mencium bibir Bella memagutnya dan menyesap sebentar
"sekarang pulang ya maaf aku gak bisa antar karena masih banyak pekerjaan supaya bulan depan aku bisa banyak waktu sama kamu" ucap nya mengelap bibir Bella dengan ibu jarinya
"baiklah kalau gitu aku pulang dulu "ucapnya berdiri dan keluar dari apartemen Bima
"ohh ya ampun aku ingin" ucapnya mendesah..ya walaupun pun hanya sebuah kecupan tetapi bisa memancing gairah Bella..ya seperti hyper karena Bella sering melakukan dengan orang lain apabila Bima tidak memuaskannya
"Eko..hanya dia "ucap Bella segera merogoh handphone nya mencari nama Eko disana
"iya sayang" ucap Eko seberang sana..
"aku ingin "ucap Bella tertahan..
"come on sayang."..aku menunggu ucapnya
ah kau memang terbaik ucap Bella matikan panggilan dan segera menuju mobilnya
"hallo Tante "ucap Dasha
"sayang apa kabar" ucap gina
"seperti biasa Tante "ucap Dasha
gina menarik nafasnya dan menghembuskan kembali" maafkan Tante tidak bisa menemani mu "
"it's oke Tan,Daren ada bersama ku "ucapnya
"dia memang terbaik,,semoga kamu bahagia selalu jangan memikirkan hal yang sudah berlalu,Tante tau kamu pasti belum bisa melepaskan kepergian kak gena..begitu pula dengan Tante tetapi sebagai seorang adik apalagi kamu anaknya,harus ikhlas bersedih boleh tetapi jangan mendalam,cari kesibukan lain untuk menghibur mu..."ucap gina lewat telepon
"iya Tante terimakasih nasehatnya,Dasha akan berusaha Tante benar aku harus ikhlas saat ini Mama pasti tenang dan tidak sakit lagi "ucap Dasha sendu
"bagaimana dengan toko roti mu "ucap gina mengalihkan pembicaraan
"hmm Dasha belum ada kesana Tante mungkin beberapa hari lagi.."
b"agaimana Tante pesan roti di kamu,om mu sedang bukan cabang baru jadi Tante ingin memesan roti atau kue" ucapnya
setelah Dasha pikir-pikir supaya tidak larut dalam kesedihannya ia harus mencari kesibukan ya seperti toko roti sang mommy kini masih di pegang oleh tangan kanan mommynya jadi apa salahnya dia yang melanjutkan bisnis almarhum papa dan mama nya..
"acara nya kapan Tante" ucap Dasha
__ADS_1
"acaranya 2 Minggu lagi ,gimana" ucap gina
"baiklah Tante ,tapi Dasha ingin diskusi sama karyawan di toko dulu soalnya mereka juga yang buat "ucap nya
"iya nanti kalau kamu setuju hubungi Tante "ucapnya
"oke Tante"
"yaudah Tante tutup telponnya dulu"
"iya Tante.."
"assalamualaikum"
"waalaikumussalam ..."
"sayang..".seru Dila yang baru saja masuk kedalam rumah
dasha yang memikirkan perkataan Tante nya tadi menjadi kaget mendengar teriak mertuanya
"ma.."ucapnya
"sayang "peluk Dila pada sang menantu
dasha pun menyalami sang mertua
"Sama siapa "tanyanya melihat belakang sang mama
"sama papa.."
"papa nya mana..."
"bentar lagi muncul "ucap mama Dila
"simpan sini aja dulu pa" ucap Dasha
dasha menyalami mertua pria nya
"ini itu bahan untuk buat kue,jadi mama mau ngajakin kamu bikin kue gimana' ucap nya
"boleh juga" ucap Dasha
"bik "seru Dasha
"iya non "ucap bi Nunu segera mendekat pada Dasha "tolong bantu bawain barang-barang ini kedapur "ucap Dasha
"siap non "ucap bi Nunu
"papa sama Mama tunggu sini dulu sha buatin minum dulu ya" ucap Dasha
"iya sayang "ucap Dila
"sedikit gula sha" ucap Bram
"siap pa "ucapnya tersenyum
"dasha sedikit ceria ya pa "ucap Dila
"seperti nya begitu baguslah "ucap Bram membaringkan tubuhnya pada sofa
"ih papa ko rebahan sih.."
"capek ma habis angkat barang "keluh Bram
"tadi katanya kuat pas kang Mamat mau bantu juga gak dikasih "ucap Dila menyindir
__ADS_1
Bram hanya menggaruk pelipis nya yang tidak gatal..
tring tring..
"handphone Dasha pa" ucap mama
"siapa yang telpon "ucap Bram
Dila pun tersenyum ketika foto putranya tampil pada layar handphone
"Daren "ucap Dila
"angkat "Bram berkata
"sa..."
"haiii "sapa Dila terpampang jelas wajah kaget sang anak
"mama ini kan handphone Dasha,kok mama yang angkat "ucapnya
"mama lagi dirumah Dasha dan dia lagi bikinin minuman "ucap nya
"mama kok mau Dateng gak bilang-bilang" ucap Daren
"ya untuk apa bilang-bilang" ucap Dila
"dasha gak boleh capek-capek" ucapnya
"kenapa" tanya Dila penasaran
"karena malam tadi Daren menggempurnya habis-habisan" ucap Daren tanpa filter
Dila menutup mulutnya astaga ini anak "benar-benar kalau ngomong itu di filter" kesal dila
"dia putra ku" ucap Bram bangga
"kalian sama saja "ucap dila
"ma pa ini minumannya "ucap Dasha
"sayang "teriak Daren ketika mendengar suara Dasha
"ni suami mu menelpon" ucap Dila
"kenapa by "ucapnya
"sebentar lagi aku pulang mau di bawain apa "ucap nya
"gak usah bi ni mau bikin kue sama mama "ucapnya
"bagus deh yaudah aku langsung pulang "ucapnya
"iya by aku tutup Telpon nya" ucap Dasha
"da sayang" ucap Daren
"bye by "ucap Dasha
bersambung
terimakasih yang sudah baca novel ini jangan lupa like komen dan vote ya...dukung karya ini kirim koin dan juga poin nya hehehe ramaikan ya teman-teman ☺️
kirim saran dan kritik kalian supaya author bisa memperbaiki kata-kata yang salah..jangan bosan ya...
.
__ADS_1