Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
eps 27


__ADS_3

Dasha keluar dari ruangan dokter lalu ia berjalan menuju kamar yang ditempati mamanya


sudah di depan pintu ia menarik nafas dalam-dalam dan berusaha tersenyum supaya mamanya tidak melihat kesedihannya


mom panggilnya


Dasha langsung mendekati mommynya dan memeluknya


"hei kenapa"tanya mommy gena melihat wajah anaknya tertekuk


"enggak mom,1 jam lagi CT scan"ucapnya tersenyum


"hmm gitu ya lama banget"ucap sang mama


Dasha mengelus bahu mommynya


"eh sha apa kata dokter"ucap Sisil


"hmm itu disuruh CT scan supaya akurat"ucap Dasha


"hmm gitu ya"Sisil manggut-manggut


"eh ini minuman gue siapa yang habisin"ia mengalihkan pembicaraan


'sorry"ucap Sisil mengakat 2 jarinya membentuk V


"ih Sisil,nyebelin Lo"ucap Dasha


"hehe maaf sha,habisnya cuma ada satu ya mau gak mau gue minum la"ucap Sisil tertawa


mommy gena tertawa melihat tingkah laku mereka


"awas Lo ya sil"ucap Dasha duduk


"eh udah gak usah ngambek gitu nanti pulang kita singgah dulu buat beli"ucap Sisil


"ogah"jawab Dasha singkat


"dih ngambek"ucap sisil menyentuh pipi Dasha


"ih gak usah sentuh"ucap Dasha merajuk


"sayang gak boleh gitu nanti kita beli lagi"ucap mommynya


"iya ni dengarin sha"ucap Sisil menahan tawanya


"iya dengar ni"ucap Dasha kesal


mereka bercanda ria tak terasa 1 jam berlalu kini gena sang mama sedang melakukan CT scan dikepala sedangkan Dasha dan lili menunggu di luar ruangan


beberapa saat kemudian CT scan telah selesai tanpa ada kendala sedikit pun


dokter membuka pintu terlihat Dasha sudah berdiri disana


"gimana dok"tanya Dasha


"mari masuk nona saya akan jelaskan di dalam "ucapnya


ia dan Sisil bergegas masuk


"mom"


"Tante"


ucap mereka


mommy gena tersenyum menandakan ia baik-baik saja


"jadi begini nona..... Dasha beralih memandang dokter


disana sudah terlihat sebuah gambaran otak


"disini,tunjuk dokter pada salah satu gambar


ada tumor yang jauh didalam otak"lanjutnya


Dasha menggenggam tangan mommynya


"diagnosis seperti ini sangat sulit untuk ditangani karena kami tidak bisa mengoperasi atau pun kemoterapi "jelas dokter

__ADS_1


Dasha menangis mendengar penjelasan dokter,Sisil dari sahabat Dasha juga menetes kan air mata karena baginya gena seperti mamanya sendiri


"jadi tindakan apa yang bisa dilakukan dok untuk menyembuhkannya penyakit mommy saya"tanya Dasha


"maaf nona untuk saat ini kami hanya bisa memberikan obat oral dan untuk menyembuhkannya itu sangat lah tipis,tetapi tetap berdoa karena keajaiban tuhan itu pasti ada,anda pasti kuat,ini resep obatnya anda bisa tebus di apotek rumah sakit ini,saya permisi"ucap dokter itu


mommy gena menangis mendengar penjelasan dokter ia berpikir


"bagaimana dengan Dasha siapa yang akan menjaganya"batin gena menangis


Dasha membalikan tubuhnya dan memegang wajah mamanya lalu berkata


"mom jangan sedih sha yakin penyakit mom bakalan sembuh "


mommy gena hanya mengangguk ia sangat tau apa yang dirasakan anaknya


"sabar ya sha,kamu harus kuat"ucap Sisil mengelus punggung sahabat nya


Dasha memeluk erat sang mama


setelah puas menangis ia mengendali dirinya lalu berkata


"mom kita pulang ya "


mommy gena hanya mengangguk ia bingung gimana akan kedepannya


"sil kamu bawa mobil?"


"nggak sha tadi pesan taxi online"


"yaudah kamu bawa mommy ke mobil ya ini kunci mobilnya gue mau tebus obatnya dulu"ucap Dasha pada Sisil


"iya sha,yuk Tante Sisil bantu "ucapnya


makasih sil"


"Tante gak perlu gitu kan Sisil anak Tante juga,Tante pasti kuat "ucap sisil


Dasha menebus obat sedangkan Sisil dan gena menuju mobil dahulu


-


-


"dari orang saya yang memata-matai nona Dasha mamanya diagnosis tumor tuan muda"ucap Dekha pada Daren


Daren menyuruh Dekha mencari informasi tentang Dasha dirumah sakit


Daren cukup kaget mendengar hal itu karena sepengetahuan nya mama dari Dasha yang ia temui waktu lalu kelihatan segar dan tidak terlihat seperti orang sakit


"apa kamu tidak salah kha"tanyanya


"tidak tuan muda berita ini benar"ucapnya yakin


"baiklah kamu bisa pulang dan saya bakal tf untuk hari ini"


"terimakasih tuan muda,saya permisi"


"hmm......"


"Dasha pasti sangat sedih "ucapnya


"sha kamu kuat,kamu pasti bisa lalu in masalah ini'batin Dekha yang sebenarnya juga kaget mendengar berita yang ia dapatkan dari anak buahnya


Dasha telah menebus obat dan kini mereka menuju perjalanan pulang


"sil kapan orang tua kamu balik"tanya gena memecah keheningan


"hmm katanya Minggu depan Tante" ucap Sisil memandang gena dari spion depan


"kamu sendiri dirumah"


"ya gitu lah Tante cuma ada ART cuman sepi juga kalau gak ada mama dan papa "ucapnya


"sabar ya namanya juga kerja"ucap gena


"iya Tante "balas Sisil tersenyum


"sha "panggil mommy gena

__ADS_1


Dasha yang sedang melamun tidak mendengar panggilan mommynya


"sha "panggil Sisil


"ah ya"ucap Dasha berusaha tersenyum


"Tante gena panggil kamu"


Dasha langsung menoleh kebelakang


"mom ingin sesuatu "tanya Dasha


"enggak sayang,kamu jangan melamun gitu dong mana anak mommy yang cantik dan ceria"hibur sang mommy


Dasha tersenyum


"nihhh"pamer senyumnya


"gitu dong"ucap mommy


sekarang tidak ada keheningan didalam mobil karena ocehan dari Sisil dan debatnya dengan Dasha sedangkan mommy gena terharu melihat anaknya yang akan ia tinggal selamanya


saat ini ia ingin menangis tetapi ia tidak mau Dasha melihat kesedihannya


tak terasa mereka telah sampai dirumah Dasha


saat mereka turun dari mobil terlihat seorang laki-laki duduk di taman yang biasa di tempati mommy gena


Sisil yang melihat hal itu langsung melangkah kan kaki nya menuju pria itu


"ngapain Lo kesini,gak puas Lo udah buat sahabat gue sakit hati"ucapnya


"gue kesini mau bicara sama Dasha bukan sama Lo"ucap pria itu


Dasha menuntun sang mama masuk


"sha kita harus bicara "ucap pria itu


Sisil menarik tangan pria itu dan mendorong nya


"sha "....teriak pria itu tetapi Dasha tidak menghiraukan nya ia terus berjalan membawa sang mama masuk


-


"ngapain kamu kesini lagi"ucap Dasha dengan tangan bersedekap, setelah mengantar mommy nya kedalam kamar bergegas turun untuk menemui Bima ya pria itu adalah bima


"sha kita harus bicara,aku yakin kamu masih cinta sama aku"ucap Bima


"pede banget Lo,sha itu mau nikah sama orang tajir jadi dia gak bakal mau lagi sama Lo yang pengkhianat"ucap Sisil


"gak itu bohongkan sha"ucap bima memegang bahu Dasha


"apa yang di bilang Sisil itu benar,untuk apa kamu kesini kita itu gak ada hubungannya apa-apa lagi mending kamu urus tuh pacar kamu si Bella"ucapd Dasha


"enggak sha,kamu salah paham Bella yang rayu aku


Dasha dan Sisil tertawa mendengar penuturan lelaki itu


"hei kamu itu bego banget si kalau pun dia yang godain kamu tapi kalau kamu gak tergoda ya enggak juga ada perselingkuhan"balas sisil


"dari pada kamu mohon-mohon kayak gini mending pergi"ucap dasha menunjuk keluar ..


sha enggak aku yakin kamu masih cinta sama aku


"dih ngeyel ni anak pak,pak"teriak Sisil


"iya non"pak Mamat segera mendekat


"cepat bapak bawa pria ini keluar dari sini"ucap Sisil sedangkan Dasha memalingkan wajahnya nya karena ia cukup kecewa dengan pria yang sangat ia cintai hanya karena hubungan jauh ia telah berkhianat bahkan dengan sepupunya sendiri


"ayo mas keluar anda telah menganggu ketenangan majikan kami"ucap pak Mamat memegang lengan Bima dan menariknya


"aku gak bakal nyerah gitu aja sha"teriaknya lagi dan akhirnya ia berhasil diusir sang security


"sha Lo gak papa kan"tanya Sisil


"fine,yuk masuk"ucap Dasha


bersambung

__ADS_1


terimakasih yang sudah dukung novel ini jangan bosan ya...terus dukung karya ini dengan cara like komen dan vote sekali lagi terima kasih


__ADS_2