
"Pelan-pelan non entar ke selek " bi nunu
"Laar bi "ucap Dasha tak jelas karena mulutnya penuh dengan makanan
Laar? bi Nunu kebingungan
"Lapar bi maksudnya "sahut Daren
"Sayang habisin dulu yang di dalam mulut "ucap Daren pelan
"Gara-gara kamu nih aku dan triplet sampai lapar" kesal Dasha
"Sayang tadi kan aku udah tawarin makanan tapi kamu gak mau"ucap Daren
"Ya iya ,karena aku itu mau makan di rumah aja "ucap Dasha kesal
"Baiklah aku salah maaf sayang sekarang lanjut makannya " ucap Daren
Bi Nunu merasa tak enak langsung saja pergi dari hadapan kedua majikannya itu
"Permisi non bibi mau lanjut beres-beres di dapur ucap bi nunu
Dasha mengangguk tak menjawab karena mulutnya penuh dengan makanan
Daren tersenyum dan mengelus kepala istrinya.
"Kamu gak makan "ucap Dasha teringat bahwa suaminya belum makan juga
"Makan duluan aja sayang nanti aku makan pakai piring sisa kamu" ucap Daren
"Hmm baiklah" ucap Dasha melanjutkan makannya
Beberapa saat kemudian Dasha terlah menyelesaikan makannya.
"Akhirnya gak lapar lagi" ucap Dasha mengelus perutnya setelah mengabiskan 3 piring nasi Dasha pun menyandarkan punggungnya pada kursi yang saat ini dia duduki.
"Kenyang? " tanya Daren tersenyum
"Hmm" Dasha mengangguk "sekarang kamu makan "ucap Dasha
"Iya "ucap Daren yang juga merasakan lapar sebenarnya ini sudah waktu makan siang tetapi karena sang istri ingin makan di rumah jadi ia harus menahan laparnya ,toh itu juga salahnya mengajak istrinya menginap di hotel.
"Sayang kamu kok dari tadi bengong"ucap Bella
"Ah engga bel hanya pekerjaan di kantor lagi numpuk aja ucap Bima
__ADS_1
"Ohh gitu" ucap Bella
Saat ini mereka makan siang bersama di sebuah restoran karena permintaan dari Bella yang mengatakan ini keinginan anaknya ,Bella di nyatakan hamil dan usia kandungan nya sudah 5 minggu, tiba-tiba..
tring tring
"Siapa?"tanya Bima
"Hmm teman ku" ucap Bella tersenyum tipis
"Aku sedang makan bersama suami ku" ucap Bella melirik Bima
"Lain kali kita ketemu ya" ucapnya lagi
"Byee "Bella pun memasukan handphone nya kedalam tas
"Siapa" tanya Bima
"Teman ku,aku kan sudah bilang tadi "ucap Bella menyesap minumannya demi mengurangi kegugupan nya
Iya tau teman kamu ,cewek cowok ucap Bima memandang intens Bella
"Ya cewek lah "ucap Bella
"Kamu udah makannya" tanya Bima
"Udah nih" ucap Bella
"Aku antar kamu pulang dulu habis itu baru balik kekantor lagi" ucap Bima
"Hmm aku bisa pulang sendiri, ya pulang sendiri "ucap bella
" Biar aku yang antar "ucap Bima ia ingin menjadi suami siaga biar bagaimanapun Bella sedang mengandung anaknya,begitulah pikir bima.
"Tapi...." Bella ingin protes tapi apa boleh buat
Bima langsung saja meninggalkan Bella karena ia ingin membayar pesanan mereka
"Sebaiknya lain kali saja ",gumam Bella
"Ayo" ucap Bima
"Ah iya ayo sayang" ucap Bella mengandeng tangan Bima
"Gimana enak gak makanan disini "ucap Dekha
__ADS_1
"Enak apalagi untuk perut yang sedang kosong ini "ucap sisil
Dekha tersenyum tipis seraya memasukan makanan kedalam mulutnya
"Makan yang banyak biar nanti punya tenaga" ucap Dekha disela-sela makannya
Sisil memandang Dekha lalu menyesap minumannya
"Ya ini udah punya tenaga "ucap Sisil
"Hmm, berarti sudah siap tempur lagi dong "ucap Dekha
"uhuk uhukk"
Sisil tersedak minumannya
"Pelan-pelan sayang "ucap Dekha khawatir dan mengelus punggung istrinya
"Gara-gara kamu nih" ucap Sisil
"Kok aku" ucap Dekha
"Iya dong...punya ku masih perih dan kamu ingin lagi "ucap Sisil kesal
Dekha terkekeh mendengar penuturan istrinya itu
"Kamu itu candu sayang "ucap Dekha mengelus pipi sisil
"Biarkan aku istirahat dulu ya" pinta Sisil dengan wajah memelas
Saat ini tubuhnya rasa remuk apalagi di bagian intinya sangat perih karena permainan Dekha semalam berulang kali ya walaupun begitu dia tetap menikmati juga al hasil pagi ini sulit untuk berjalan dan sekarang untuk makan saja mereka makan di dalam kamar hotel.
"Baiklah my wife aku akan kasih waktu istirahat tapi,, habis itu bersiap lah "ucap Dekha tersenyum penuh arti
"Ohh ya ampun apakah aku gak akan bisa berjalan berhari-hari " begitulah batin sisil
"Kenapa Daren gak balas pesan ku "kesal Jesi
ia duduk di sebuah sofa tak lama muncul lah sebuah ide ia pun tersenyum tipis akan idenya itu
bersambung
maaf ya guys baru bisa update 2 hari lalu author sangat sibuk jadi hari ini author akan crazy up
jangan lupa like komen dan vote ya ini kan hari Senin di vote yaaa....
__ADS_1