Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
pengumuman


__ADS_3

maaf teman-teman yang baca novel saya kemungkinan satu Minggu kedepan saya gak up date Karena,mau pulang kampung dulu.jadi yang sabar ya nungguin up date dari saya...jangan lupa tekan favorit supaya tidak ketinggalan kalau saya update...terus dukung karya saya like komen dan vote ....


nanti pulang dari kampung saya akan up date 3 bab dalam 1 hari dan setelah Karya saya tamat,saya akan mengadakan give away untuk 3 orang yang paling banyak kasih vote,3 yang paling sering komen,dan 3 yang banyak like.


give away nya bisa berupa pulsa,dan dana


jadi pantau terus karya ini sampai tamat ya..


terimakasih ❤️


Dasha telah sampai di rumah nya


ia melihat mommy nya duduk di taman depan rumahnya,lalu ia mendekati mommynya


mommy gena mendengar derap langkah langsung saja menoleh ke belakang ternyata sang putri telah sampai dirumah.


mommy gena tersenyum melihat Dasha mendekati nya


"mom"ucap Dasha seraya mencium pipi mommynya.


"kamu capek ya"ucap mommy gena membawa sang putri duduk di kursi didekat mereka


"iya mom maklum Dasha kan baru ini turun di dunia bisnis.." ucapnya


"kerja kantoran memang begitu sayang,kamu harus sabar"ucap mommy gena mengelus tangan anaknya


"sekarang kamu masuk,mandi, istirahat nanti turun lagi makan malam ya"ucap mommy gena


"iya mom sha masuk dulu ya,mom jangan lama-lama disini udah sore"ucap nya berlalu meninggalkan mommynya

__ADS_1


"iya bentr lagi mom masuk"ucap nya


Dasha memasuki kamarnya seperti biasa melakukan rutinitas sehari-harinya.


setelah menyerahkan rutinitas nya Dasha merebahkan diri pada ranjang tidur nya


ia memainkan handphone nya men searching dokter untuk cek up kondisi mamanya setelah ia menemukan dokter tersebut ia menghubungi nya


Tut Tut tuttt.....


"hallo bersama saya dokter Ricardo"


"hallo dok saya Dasha lili Digantara,apakah lusa anda bisa menjadwalkan cek up untuk mama saya...ucap Dasha membalikan tubuhnya menjadi telungkup


"tentu saja nona anda datang saja kerumah sakit Santa lusa saya akan menjadwalkan konsultasi untuk mama anda"ucap dokter Ricardo


"baik lah dok terimakasih atas waktunya "ucap Dasha


panggilan pun berakhir


Dasha membalikan tubuhnya lagi ia memandang langit-langit kamarnya


"semoga penyakit mommy bisa disembuhkan,jujur aku belum siap kehilangan mommy"gumam Dasha tak terasa air matanya telah membasahi pipinya


tak lama kemudian ia terlelap


-


-

__ADS_1


Daren kamu gak bawa Dasha ke sini ucap mama Dila yang kini mereka duduk di ruang keluarga


"ma Dasha capek juga dia kan kerja "ucap Daren meminum teh hangat nya


"emang dia kerja apa"tanya mama Dila kepo


"sekretaris ku ma"jawab Daren santai


"kamu jangan macam-macam ya Daren mentang-mentang dia sekretaris kamu" ucap


mama dila


"siapa yang macam-macam ma "ucap Daren kesal pada mamanya


"ya siapa tau kalian berdua terus kamu macam-macam kan gak ada yang tau "ucap mama Dila


"terserah mama"ucap Daren dan beranjak meninggalkan orang tuanya menuju kamarnya.


mama Dila sangat kesal karena Daren langsung saja meninggalkan nya.


"pa lihat anak kamu,mama kan cuma ingatin"keluh mama Dila pada papa Bram yang sedang fokus menonton acara TV.


"sudah lah ma Daren udah besar die pasti tau apa yang baik buat dia "ucap papa Bram mengalihkan pandangannya dari TV menatap sang istri


"mending mama siap-siap katanya mau di antar ketemu sama gena"sambung papa Bram


"iya ya untung papa ingatin,yaudah mama siap-siap dulu ya"ucap ya dan beranjak meninggalkan papa Bram


papa Bram tersenyum melihat sikap istri nya.

__ADS_1


maaf ya guys cuma update dikit karena mau packing untuk berangkat besok,dan kalau ada waktu besok aku up date lagi ya...


__ADS_2