Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
lupakan masa lalu


__ADS_3

kini mereka telah menyelesaikan makan malam saat ini mereka semua berkumpul di ruang tamu


"jadi gini mbak rencananya acara pertunangan Bella dan Bima akan dilangsungkan 2 Minggu lagi dan Minggu depan keluarga dari pihak Bima akan datang"ucap Satrio


"begitu bima"ucap Satrio


"iya om Tante"ucapnya


"kenapa malam ini keluarga dari nak Bima tidak datang "ucap gena


"maaf Tante mama dan papa saya lagi ada urusan diluar negeri dan mereka akan berkunjung Minggu depan"jelas Bima


"kalau memang begitu adanya,Tante,sebagainya Tante Bella berpesan jangan kamu sakiti Bella apalagi selingkuhi Bella"ucap gena


Bima merasa tersinggung atas ucapan sang Tante tetapi apa boleh buat itu memang kenyataannya


"iya Tante"ucap Bima


"tenang aja Tante Bima itu setia dia gak bakal selingkuh dari Bella"ucap ya tersenyum


"yang lebih dari kamu aja di selingkuhi apa lagi kamu"gumam Sisil yang terdengar semuanya kecuali Satrio,gena dan gina


Bella melotot pada Sisil sementara Sisil tersenyum mengejek


sementara Dasha hanya menyimak ia tidak berniat untuk bicara karena ia sangat muak melihat muka sok manis dari Bima dan Bella rasa-rasanya ia ingin muntah


"bagus kalau memang Bima setia"ucap gena


"kalau begitu kami mau pamit ya gin ini sudah larut


"gak nginap kak" ucap gina


"iya mbak nginap aja"ucap Satrio


gena memandang putrinya


Dasha menggeleng pelan tanda ia tidak mau


"tidak gin lain kali saja ya ,besok sha harus kerja juga"ucap gena


"kalau memang begitu baiklah kak,ini bawa aja kue nya untuk dirumah" ucapnya


"iya terimakasih ya gin kakak pamit dulu,"ucap gena


""sat pamit dulu ya"sambung gena


"iya mbak hati-hati"


"Tante sha pamit dulu ya"ucap sha dan ia mengalami Tante dan omnya


begitu pula dengan Daren, Dekha dan Sisil


"jagain sha ya sil kalau dia bandel jewer aja telinganya"ucap gina

__ADS_1


"beres Tante"ucap Sisil


"jagain juga tu pacar kamu nanti di ambil orang"ucap gina


Sisil hanya tersenyum mendengar hal itu padahal dalam hatinya berkata


"dia bukan siapa-siapa Sisil"jerit dalam hati


"jangan lepasin sha"ucap Satrio ketika Daren berpamitan


"iya om"ucap Daren


"jagain Sisil ya"ucap gina pada Dekha


Dekha hanya tersenyum mengangguk


"bel Tante pamit dulu ya kalau ada waktu main kerumah "ucap gena


i"ya Tante hati-hati ucap Bella dengan manis


"gue juga mau pamit ya bel semoga gak ada halangan apa-apa ya" ucap Dasha


"selamat ya Bima"ucap Dasha tersenyum


Bima hanya diam,dia mengamati kecantikan Dasha. tetapi apa boleh buat sekarang Dasha bukanlah miliknya lagi


"jagain tuh cowok nanti karma datang"ucap Sisil berbisik pada Bella


Sisil melewati nya begitu saja


"dasar ya tu anak "geram Bella dalam hati


mereka pun keluar dari kediaman Abercio


saat dalam mobil Sisil berkata


"sha Lo gak sakit hati gitu liat mantan Lo sama sepupu lo sendiri"


"enggak lah buat apa juga sakit hati kan gue udah ada dia" ucap Dasha tunjuk pada Daren yang duduk di sebelah pengemudi ,


Daren hanya tersenyum tipis


"udah move on Lo" ucap Sisil


"udah lah"


"ya elah kemarin-kemarin aja nangis Lo" ucap Sisil


"itu kesal aja "ucap Dasha


"udah ah malas bahas mantan gak perlu bahas mantan ya gak mom"ucap Dasha lagi


"lebih baik begitu"ucap gena

__ADS_1


"jad...."


"sil diam dari tadi kamu bicara terus"potong Dekha yang menyetir melihat Sisil sekilas dari spion depan


Sisil langsung diam


"giliran kak Dekha suruh diam langsung diam"ucap Dasha


"diam Lo sha"ucap Sisil


Dasha menyandarkan kepalanya pada bahu sang mama


tak lama Dasha pun tertidur


"ni anak tidur Mulu deh perasaan sore tadi udah tidur"ucap Sisil


"biasa sil Dasha memang gitu"ucap gena mengelus rambut anaknya


malam ini nginap rumah sil"sambung gena


"iya Tante boleh ya"


"boleh dong,sekalian besok bik Nunu pulang dari kampung jadi ramai lagi rumah"ucap gena


Sisil tersenyum.


Dekha dan Daren hanya menyimak


"ren gimana kabar mama kamu" ucap gena


"baik Tante" ucap nya


"kalau Dekha tinggal sama kamu ren" ucapnya karena Dekha sangat sering ikut dengan Daren


"tidak Tante Dekha tinggal di apartemen"ucapnya


"sendiri"tanya gena


Daren memandang Dekha


"sendiri Tante "ucap Dekha menjawab


"maaf ya Tante tanya-tanya ucap gena


"tidak papa Tante "ucap Dekha


hening didalam mobil..


bersambung


terimakasih yang sudah baca jangan lupa like komen dan vote ya supaya saya semangat up date nya 😊


maaf kalau banyak salah kata atau tidak tepat karena ini karya pertama jadi mohon dukungannya

__ADS_1


__ADS_2