
dasha menjulurkan kepalanya sedikit ia melihat tidak ada siapapun didalam kamar nya lalu ia pun keluar dari walk-in closed ia menata rambut ya seperti biasa dan memoles wajahnya tipis karena ia tidak terlalu suka menor tak lupa memakai anting untuk melengkapi penampilan nya
"bik "seru Dasha menuruni tangga rumahnya
"iya non" sahut bi Nunu
"makanan yang sha pinta tadi udah siap" ucapnya
sudah non " ia memberikan rantang makanan
"oh ya bi tolong ambilin buku nya Valen katanya besok dia berangkat dari rumah sakit ucap Dasha
"buku apa ya non "ucap bi Nunu
"dia bilang buku di bawah meja belajar "ucap Dasha
"baik non bentar ya bibi ambilin dulu ucap bi Nunu
"ya bik ucap Dasha
sambil menunggu bi Nunu mengambil buku dasha menuju dapur ia membuka lemari es ia mengambil susu kota kecil saat dia menutup pintu lemari es dia di kagetkan dengan kehadiran Daren
"astaga",pekik nya
"kaget "ucap Daren
Dasha mengelus-elus dadanya dia benar-benar kaget karena ulah Daren nafasnya tersengal-sengal seperti habis melihat setan
"by bisa gak usah muncul tiba-tiba gitu kaget tau", keluhnya
"maaf sayang,masa kamu kaget orang ganteng gini "ucapnya
"bukan masalah ganteng nya by kamu itu datang tiba-tiba kayak hantu tau",kesalnya
iya deh maaf ya" ucapnya mengelus pipi Dasha
"lain kali jangan gitu by untung aja sha gak punya riwayat jantung kalau ada behh udah masuk rumah sakit nih" ucap Dasha
"kamu ini berlebihan gak akan kayak gitu ngomong-ngomong kamu cantik dan **** bisik Daren
blush pipi Dasha memerah Daren selalu bisa buat dirinya salting
adegan romantis itu harus terhenti karena kedatang bi Nunu yang tidak di sengaja
"eh maaf atuh den non bibi cuma mau kasih ini sama non Dasha" ucap bi Nunu menunduk
dasha malu bukan main bisa-bisa nya ia dan Daren kepergok bibi rasanya ia ingin menghilang secepatnya
"ya ampun malu bangettt"teriaknya dalam hati
"ah gak papa Bi lagian kita nggak ngapa-ngapain kok ya kan by" tanyanya
__ADS_1
"iya" jawab santai Daren
"sini Bi bukunya kami pamit dulu ,Bi jagain rumah"
"ya non semoga nyonya cepat sembuh dan kembali ke rumah seperti dulu"
"Amin makasih Bi doanya"ucap Dasha
"sama-sama non"
"Ya udah Bi pergi dulu "ucap Dasha
"hati-hati non ,den jagain non "pesan di Nunu
"ya bik" sahut daren
"udah yuk ma belanjanya udah banyak ni,capek muter-muter terus", keluh Bella
"yaudah deh kalau kamu udah capek kita singgah cari restoran dulu ya mama laper nih" ucapnya
"iya Bella juga laper " ucap Bella
mereka pun segera kekasih membayar belanjaan tak lupa mereka minta bantuan untuk membawa semua barang mereka kedalam mobil karena barang mereka sangat banyak
"makasih ya mas", ucap gina
"sama-sama Bu"
saat mereka mau masuk kedalam mobil Bella menerima pesan dari seseorang
"katanya capek ucap gina
"iya teman Bella itu tuh baru datang dari luar kota jadi kita mau ketemuan dulu"ia mencoba menyakinkan mamanya
"teman kamu cewek atau cowok"
"cewek kok ma", ucapnya berbohong
Ya udah kamu pulang jangan larut malam ya bentar lagi kamu itu mau tunangan jadi nggak enak kalau kamu keluar malam terus kecuali sama Bima ucap gina
"oke mah"
gina pun meninggalkan anaknya diarea situ tak lama sebuah mobil berhenti tepat didepan Bella cepat-cepat Bella masuk kedalam
"sebentar lagi kamu bakalan tunangan dan bakal jadi istri Bima "ucap lelaki itu membuka suara
Bella memandang lelaki itu yang sedang menyetir
"aku cinta sama Bima tapi dia kurang memuaskan ku di ranjang" ucapnya gamblang Ya sepertinya Bella ini sudah oversex
lelaki itu menatap bella sekilas iya juga mencintai bela tetapi Bella selalu datang padanya untuk memuaskan nafsunya saja
"kita akan seperti ini walaupun nanti aku menikah kita akan berhubungan seperti ini saling menguntungkan dan saling memuaskan "ucapnya tersenyum bila benar-benar gila bisa-bisanya ya berpaling hanya karena tidak puas akan diranjang
__ADS_1
"lalu kita ke mana"
"ke apartemen kamu aja" ucap Bella
tak lama kemudian mereka pun sampai pada tujuan mereka ,,,saat ini kedua manusia itu telah memasuki apartemen Eko ya lelaki itu bernama Eko kekasih Bella tapi Bella tidak mencintainya Bella hanya ingin bersenang-senang saja tidak tau saja saat ini senang-senang kemudian hari ia akan mendapatkan balasan
"aku mandi dulu ya gerah habis belanja sama.mama tadi "ucap nya
Eko mengangguk ia membuka baju hanya menyisakan celana pendek nya saja dan menghidupkan sebatang rokok lalu duduk pada sofa tak lama kemudian Bella keluar dari kamar mandi dengan bathrobe terlihat dada dan pahanya terekpos Eko mematikan rokoknya ke asbak ia mendekati Bella ia memeluk Bella dari belakang dan mengecup bahu Bella
"wangi sekali "ucap Eko
"kamu menyukai nya "ucap Bella
"sangat", ucap Eko membalikan tubuh Bella menghadap nya
Bella dengan sigap mengalungkan tangannya pada leher Eko
"mari bercinta "ucap Eko
"itu yang kutunggu "ucap Bella
Eko melahap bibir Bella ia menghisap menyusuri rongga mulut Bella,Bella pun tak mau kalah ia mengimbangi permainan Eko tangan Eko pun tak tinggal diam ia meremas bokong Bella dia membawa Bella menuju meja rias tanpa melepaskan pagutan mereka Eko mendudukkan Bella di meja rias ia memandang wajah Bella yang sayu ia menyingkap bathrobe Bella dan membawanya ke atas ranjang tidur
"ouh ahh" ******* Bella ia mendongak meremas rambut Eko
ia bangun dan mengecup bibir bella
"apa itu nikmat" ucap nya menggoda
Bella mengangguk tersenyum
lantas Eko mengangkat Bella dan membaringkannya pada ranjang
ia segera melepas celana saat ini juniornya sudah tegak
ia kembali menggerayangi tubuh Bella tepat pada.permain inti nya bella dan Eko menyatukan tubuh mereka
hentakan dan suara ******* mereka memenuhi kamar itu stelah satu jam permainan mereka pun berakhir entah berapa ronde mereka lakukan
"kau lelah"ucap Eko memeluk Bella dan memainkan pucuk buah dada Bella
"hmm kamu memang perkasa tapi aku suka"ucapnya
Eko memeluk Bella dengan erat
"apapun aku lakukan asalkan dekat dengan mu "batin Eko
bersambung
Bella benar-benar ya guys sudah punya yang lebih eh malah cari lagi memang ya tak cukup satu lelaki hehehehπππ
tidak terlalu panas ya guys nanti kena pelanggaran
__ADS_1
bayangin aja sendiri hihihi π
jangan lupa like komen dan vote ya..klik hadiah untuk mendukung karya ini terimakasih