
ini ruangan kamu sha "kalau ada yang ingin kamu tanyakan atau tidak paham ,kamu bisa datang keruangan saya disebelah kanan"ucap Dekha menunjukkan ruangan yang di tempati Dasha
bagaimana kamu suka ruangan nya "sambung Dekha
"suka kak, ruangan nya luas pasti bakalan betah aku lama-lama disini "ujarnya
"ya sudah kalau gitu saya tinggal dulu ini dokumen yang harus kamu pelajari,bawa pulang juga boleh dan yang ini isi jadwal 1 bulan kedepan sudah saya rekap supaya kamu lebih mudah kerja nya dan yang satu ini gadget tablet perusahaan Aryabatta disini berisi banyak email pemegang saham perusahaan Aryabatta dan juga klien-klien kita disana juga tertera kontak sekretaris serta asisten masing-masing dari perusahaan "jelas Dekha pada Dasha
hmm begitu baik kak sha akan pelajari dokumen ini dan terimakasih penjelasan nya kak
Dekha mengangguk tersenyum dan berlalu pergi tetapi baru beberapa langkah ia berbalik mendekati sha lagi
sha"panggilnya
iya kak apakah ada yang tertinggal
Dekha menggeleng kepala nya lalu berkata
"tulis nomor kontak kamu supaya saya lebih mudah menghubungi kamu,jangan salah paham dulu maksud saya untuk urusan kantor atau hal yang bersangkutan dengan tuan muda"ucapnya menjelaskan dan menyodorkan handphone nya yang berkamera Boba
iya kak sha paham kok maksud kakak"ucapnya mengambil handphone ditangan Dekha
nih kak"ucapnya memberikan handphone Dekha
Dekha menekan tombol panggil dan tersambung pada handphone Dasha
Dasha mengambil handphone nya di atas meja
lalu berkata "ini nomer kakak"
"iya disave supaya tidak lupa"ucap Dekha dan berlalu keluar dari ruangan dasha
kini tinggal Dasha sendiri diruangan itu ia menata rapi dokumen dan duduk menyandar punggung nya pada kursi dan membuka dokumen yang harus ia pelajari
-
-
"ya tuan muda "
"jadwal saya hari ini apa"?tanya Daren
"jadwal untuk satu bulan kedepan sudah saya serahkan pada nona Dasha tuan"ucap Dekha
"baiklah kamu panggil Dasha dan suruh keruangan saya"ucap Daren
"baik tuan muda"ucap Dekha
"untung saja nomor Dasha sudah ku save kalau tidak repot lagi balik keruangan sha" batin Dekha
Tut Tut Tut dering ketiga terdengarlah suara
"ya kak ada apa"ucap Dasha lembut
Dekha tersenyum mendengar nada bicara Dasha tetapi ia sadar bahwa Takan bisa memiliki Dasha
"sha kamu dipanggil tuan muda keruangan ya,kamu baca jadwal hari ini dan dokumen yang perlu ditanda tangani tuan muda" ucap Dekha
"ohh begitu baiklah kak terimakasih ya informasi nya"
__ADS_1
"iya aku tutup telponnya"ucap Dekha
belum juga Dasha menjawab panggilan pun berakhir
tut Tut
"ih kak Dekha belum juga jawab"ucapnya kesal Dekha mematikan sebelah pihak
Dasha berjalan keluar ruangannya sambil melihat isi dokumen ia yang terlalu fokus pada dokumen itu pada akhirnya ia menabrak seorang pria
brukk
"aww "jerit Dasha memejamkan mata berpikir ia akan jatuh sesaat kemudia dia tidak merasakan sakit ia membuka matanya terlihat pria tampan yang sedang memeluk pinggang nya erat
Dasha tersadar langsung bangun dari pelukan pria itu
maaf saya gak sengaja pak"ucap Dasha memunguti dokumen yang dibawa terjatuh
pria itu membantu Dasha memunguti dokumen Dasha dan berkata
"kamu tidak salah,disini salah saya karena tidak melihat jalan malah melihat handphone" ucapnya
"terimakasih pak saya permisi"ucap Dasha berlalu meninggalkan pria itu
hei tunggu ucapnya"
Dasha berhenti dan berbalik
ada apa pak,"?tanyanya
kamu mau kemana"ucap pria itu
"kalau begitu mari saya juga mau keruangan pak Daren"ucapnya
mereka berjalan beriringan tetapi hening tak ada yang memulai percakapan pria itu memandang Dasha dari samping
"cantik"batinnya
tok tok
suara pintu diketuk mereka telah sampai didepan pintuk Daren
masuk"terdengar suara barinton dari dalam ruangan tersebut
pak panggil Dasha"
hmm"Daren yang masih fokus dengan komputer nya ia belum menyadari bahwa bukan hanya Dasha yang datang tetapi ada orang lain juga.
bapak memanggil saya"ucap Dasha
ya,jadwal saya hari ini apa"
"hmm hari ini tidak ada pertemuan,cuma ada beberapa dokumen yang harus bapak tanda tangani"ucap Dasha
baiklah mana dokumennya pinta Daren memandang Dasha tetapi perhatian nya teralihkan seorang pria yang berdiri di belakang Dasha
"Daniel" !!serunya
Dasha yang mendengar akan hal itu sontak menoleh kebelakang
__ADS_1
"ohh namanya Daniel"batin Dasha manggut-manggut
"hai "ucap Daniel pada Daren ia berjalan melewati Dasha dan menjabat dan memeluk Daren
"kapan kamu disini"tanya Daren melepaskan pelukannya
"aku datang bersama an gadis cantik ini"tunjuk Daniel pada Dasha
Dasha hanya tersenyum mendengar kata-kata Daniel
Daren memandang Dasha lalu berkata "sha kamu boleh keluar dan nanti jam makan siang kita makan bersama 'ucap Daren
"baik"ucap Dasha dan meninggalkan ruang Daren kini tersisa Daren dan Daniel
"siapa" ucap Daniel
Daren mengangkat alisnya memandang Daniel
gadis itu"jelas Daniel
"oh dia sekretaris baru sekaligus calon istri ku "ucap Daren lantang
Daniel mendengar hal itu kaget
"yang benar saja bro,aku baru saja jatuh cinta pandangan pertama masa kamu udah curi start"ucap Daniel
Daren memicingkan matanya
"itu calon istri ku jangan berani-berani jatuh cinta padanya"ancam Daren
"hei kenapa kamu serius aku hanya bercanda "ucap Daniel
walaupun pada kenyataannya Daniel berbohong pada Daren
"baguslah kalau begitu"ucap Daren
Daren bangkit dan berkata
mari duduk dulu kita sudah tidak berbincang ajaknya pada Daniel
"okay "ucap Daniel
"sebentar"ucap Daren
Daren menekan tombol telpon yang tersambung ke resepsionis lalu berkata
"tolong suruh Ob buatkan
minuman Late 2 gelas jangan lupa cemilan juga antar keruangan saya sekarang "
"baik pak"ucap resepsionis itu
Daren meletakkan telepon lalu duduk bersama Daniel
bersambung.....
haii penggemar baca novel,terima kasih telah dukung karya saya jangan lupa like komen ,dan vote supaya saya semangat up date ya dan tekan favorit ya supaya tidak ketinggalan notifnya.
terimakasih 😊
__ADS_1