Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
bertemu daniel


__ADS_3

ini ruangan kamu sha "kalau ada yang ingin kamu tanyakan atau tidak paham ,kamu bisa datang keruangan saya disebelah kanan"ucap Dekha menunjukkan ruangan yang di tempati Dasha


bagaimana kamu suka ruangan nya "sambung Dekha


"suka kak, ruangan nya luas pasti bakalan betah aku lama-lama disini "ujarnya


"ya sudah kalau gitu saya tinggal dulu ini dokumen yang harus kamu pelajari,bawa pulang juga boleh dan yang ini isi jadwal 1 bulan kedepan sudah saya rekap supaya kamu lebih mudah kerja nya dan yang satu ini gadget tablet perusahaan Aryabatta disini berisi banyak email pemegang saham perusahaan Aryabatta dan juga klien-klien kita disana juga tertera kontak sekretaris serta asisten masing-masing dari perusahaan "jelas Dekha pada Dasha


hmm begitu baik kak sha akan pelajari dokumen ini dan terimakasih penjelasan nya kak


Dekha mengangguk tersenyum dan berlalu pergi tetapi baru beberapa langkah ia berbalik mendekati sha lagi


sha"panggilnya


iya kak apakah ada yang tertinggal


Dekha menggeleng kepala nya lalu berkata


"tulis nomor kontak kamu supaya saya lebih mudah menghubungi kamu,jangan salah paham dulu maksud saya untuk urusan kantor atau hal yang bersangkutan dengan tuan muda"ucapnya menjelaskan dan menyodorkan handphone nya yang berkamera Boba


iya kak sha paham kok maksud kakak"ucapnya mengambil handphone ditangan Dekha


nih kak"ucapnya memberikan handphone Dekha


Dekha menekan tombol panggil dan tersambung pada handphone Dasha


Dasha mengambil handphone nya di atas meja


lalu berkata "ini nomer kakak"


"iya disave supaya tidak lupa"ucap Dekha dan berlalu keluar dari ruangan dasha


kini tinggal Dasha sendiri diruangan itu ia menata rapi dokumen dan duduk menyandar punggung nya pada kursi dan membuka dokumen yang harus ia pelajari


-


-


"ya tuan muda "


"jadwal saya hari ini apa"?tanya Daren


"jadwal untuk satu bulan kedepan sudah saya serahkan pada nona Dasha tuan"ucap Dekha


"baiklah kamu panggil Dasha dan suruh keruangan saya"ucap Daren


"baik tuan muda"ucap Dekha


"untung saja nomor Dasha sudah ku save kalau tidak repot lagi balik keruangan sha" batin Dekha


Tut Tut Tut dering ketiga terdengarlah suara


"ya kak ada apa"ucap Dasha lembut


Dekha tersenyum mendengar nada bicara Dasha tetapi ia sadar bahwa Takan bisa memiliki Dasha


"sha kamu dipanggil tuan muda keruangan ya,kamu baca jadwal hari ini dan dokumen yang perlu ditanda tangani tuan muda" ucap Dekha


"ohh begitu baiklah kak terimakasih ya informasi nya"

__ADS_1


"iya aku tutup telponnya"ucap Dekha


belum juga Dasha menjawab panggilan pun berakhir


tut Tut


"ih kak Dekha belum juga jawab"ucapnya kesal Dekha mematikan sebelah pihak


Dasha berjalan keluar ruangannya sambil melihat isi dokumen ia yang terlalu fokus pada dokumen itu pada akhirnya ia menabrak seorang pria


brukk


"aww "jerit Dasha memejamkan mata berpikir ia akan jatuh sesaat kemudia dia tidak merasakan sakit ia membuka matanya terlihat pria tampan yang sedang memeluk pinggang nya erat


Dasha tersadar langsung bangun dari pelukan pria itu


maaf saya gak sengaja pak"ucap Dasha memunguti dokumen yang dibawa terjatuh


pria itu membantu Dasha memunguti dokumen Dasha dan berkata


"kamu tidak salah,disini salah saya karena tidak melihat jalan malah melihat handphone" ucapnya


"terimakasih pak saya permisi"ucap Dasha berlalu meninggalkan pria itu


hei tunggu ucapnya"


Dasha berhenti dan berbalik


ada apa pak,"?tanyanya


kamu mau kemana"ucap pria itu


"kalau begitu mari saya juga mau keruangan pak Daren"ucapnya


mereka berjalan beriringan tetapi hening tak ada yang memulai percakapan pria itu memandang Dasha dari samping


"cantik"batinnya


tok tok


suara pintu diketuk mereka telah sampai didepan pintuk Daren


masuk"terdengar suara barinton dari dalam ruangan tersebut


pak panggil Dasha"


hmm"Daren yang masih fokus dengan komputer nya ia belum menyadari bahwa bukan hanya Dasha yang datang tetapi ada orang lain juga.


bapak memanggil saya"ucap Dasha


ya,jadwal saya hari ini apa"


"hmm hari ini tidak ada pertemuan,cuma ada beberapa dokumen yang harus bapak tanda tangani"ucap Dasha


baiklah mana dokumennya pinta Daren memandang Dasha tetapi perhatian nya teralihkan seorang pria yang berdiri di belakang Dasha


"Daniel" !!serunya


Dasha yang mendengar akan hal itu sontak menoleh kebelakang

__ADS_1


"ohh namanya Daniel"batin Dasha manggut-manggut


"hai "ucap Daniel pada Daren ia berjalan melewati Dasha dan menjabat dan memeluk Daren


"kapan kamu disini"tanya Daren melepaskan pelukannya


"aku datang bersama an gadis cantik ini"tunjuk Daniel pada Dasha


Dasha hanya tersenyum mendengar kata-kata Daniel


Daren memandang Dasha lalu berkata "sha kamu boleh keluar dan nanti jam makan siang kita makan bersama 'ucap Daren


"baik"ucap Dasha dan meninggalkan ruang Daren kini tersisa Daren dan Daniel


"siapa" ucap Daniel


Daren mengangkat alisnya memandang Daniel


gadis itu"jelas Daniel


"oh dia sekretaris baru sekaligus calon istri ku "ucap Daren lantang


Daniel mendengar hal itu kaget


"yang benar saja bro,aku baru saja jatuh cinta pandangan pertama masa kamu udah curi start"ucap Daniel


Daren memicingkan matanya


"itu calon istri ku jangan berani-berani jatuh cinta padanya"ancam Daren


"hei kenapa kamu serius aku hanya bercanda "ucap Daniel


walaupun pada kenyataannya Daniel berbohong pada Daren


"baguslah kalau begitu"ucap Daren


Daren bangkit dan berkata


mari duduk dulu kita sudah tidak berbincang ajaknya pada Daniel


"okay "ucap Daniel


"sebentar"ucap Daren


Daren menekan tombol telpon yang tersambung ke resepsionis lalu berkata


"tolong suruh Ob buatkan


minuman Late 2 gelas jangan lupa cemilan juga antar keruangan saya sekarang "


"baik pak"ucap resepsionis itu


Daren meletakkan telepon lalu duduk bersama Daniel


bersambung.....


haii penggemar baca novel,terima kasih telah dukung karya saya jangan lupa like komen ,dan vote supaya saya semangat up date ya dan tekan favorit ya supaya tidak ketinggalan notifnya.


terimakasih 😊

__ADS_1


__ADS_2