
engghh....
lenguhan Dasha dipagi hari
Dasha duduk mengucal-ngucal matanya
"ehh bukannya kemarin masih dimobil"gumam Dasha tersadar dia sudah berada di dalam kamarnya
"baju aku aja belom di ganti "sambungnya
tring tring...
dering ponsel Dasha
"siapa pagi-pagi gini telpon sih hari ini kah weekend"ucapnya menggeser tubuhnya dan mencapai handphone
"Sisil? ngapain pagi-pagi telpon"
"ya sil..
"sha"teriak Sisil
Dasha menjauhkan handphone nya dari telinga
"iya sil,gak usah teriak juga kaliii"
"habisnya Lo lama banget angkatnya"ucap Sisil
"yaudah emang apaan sih kayak penting aja"
"mumpung hari ini weekend gimana kita jalan-jalan"ucap Sisil di seberang telepon
"hmm maaf nih sil soalnya hari ini gue sama nyokap mau ke rumah sakit untuk check up sekalian konsultasi atas penyakit Mommy gue"
"oh gitu ya gimana kalau habis balik dari rumah sakit aja baru kita jalan-jalan"
"aduh gimana ya"
"ayolah sha mumpung weekend kita jalan-jalan "oke
"iya deh nanti kalau gue udah pulang antar umi gue gue kabarin tapi lo harus jemput gue karena gue males bawa mobil"
"siap ibu CEO"goda Sisil
"dihh apaan sih Lo"kesal Dasha tapi ia tersenyum mendengar ucapan sahabat nya
Sisil tertawa..
"lo itu ya ledekin gue terus, udah ah gue mau mandi karena harus cepat-cepat ke rumah sakit
"Ya udah gih mandi baunya sampai sini nih"
"ada-ada aja lo mana ada bau sampai sana gue itu wangi walaupun belum mandi"
"terserah lo aja deh ya udah mandi sana"
sha tidak menjawab ia mematikan panggilan telepon mereka
Dash bangun dari tempat tidurnya bergegas masuk ke dalam kamar mandi, ia mengisi bathtub dengan air hangat dan memasukkan sabun aroma ke dalam bathtub itu.. karena ia ingin merendam dirinya supaya rileks dan wangi.
30 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi menggunakan bathrobe ia langsung menuju meja rias Dasha mengambil hydrayer didalam laci lalu mengeringkan rambut nya.
sesaat rambut nya sudah kering ia mengambil baju dilemari masuk keruangan walk-in closed
...
-
__ADS_1
-
Dasha telah selesai mengganti pakaiannya saat ini ia telah duduk di meja rias untuk memulai wajahnya
setelah selesai memoles wajahnya ia memasukkan handphone parfum ke dalam tasnya dan meletakkannya di nakas lalu ia membereskan tempat tidurnya supaya rapi
"selesai ,sekarang tinggal pergi"
ia mengambil tasnya yang di atas nakas lalu berjalan menuju pintu baru saja ia membuka pintu mamanya telah berada di depan pintu kamar nya
"mommy "ucapnya
"udah selesai" tanya mommynya lembut
"sudah,mom kapan di depan kamar Dasha
"baru saja mau ketuk pintu eh kamu sudah buka duluan"
"oh begitu Mommy udah siap"
"sudah ni"
"Ya udah ayo kita berangkat" ia menggandeng tangan mommynya menuju lantai bawah
sampai di teras ia memanggil Pak Mamat
"Pak jagain rumah dulu ya sya sama mommy mau keluar dulu"
"ya non siap"ucap Pak Mamat
"pakai sopir non" tanya Pak Mamat
"gak pak, Dasha nyetir sendiri aja"
mereka tersenyum dan masuk kedalam mobil yang telah disiapkan sopir mereka
sha memangnya kita mau kerumah sakit mana"tanya mommy gena
"hmm kerumah sakit Santa mom,disana aku udah atur jadwalnya sama dokter Ricardo Carvalho
"begitu ya"
"balik dari rumah sakit kita singgah di restoran dekat situ ya soalnya makanan disitu enak-enak mom"ucap Dasha sambil nyetir
"iya terserah kamu aja mommy ikut"
setelah perjalan selama 20 menit akhirnya mereka telah sampai di rumah sakit itu
saat ini mereka ada di loby rumah sakit
gena sang mama sedang duduk dikursi tunggu sedangkan Dasha sedang berbicara dengan resepsionis rumah sakit dan suster
"nanti mbak lurus aja habis itu belok kanan"ucap suster"
"iya terimakasih ya sus"
"iya sama"suster itu tersenyum
ayo mom dokter Ricardo sudah menunggu"ucap Dasha mengandeng tangan mommy gena
mereka berjalan menuju ruangan yang di depan pintunya bertuliskan Dr Ricardo Carvalho
tok tok
"masuk"
__ADS_1
selamat pagi dokter
"pagi,nona Dasha bukan"tanya dokter itu
"iya dok benar"
"baiklah silahkan duduk nona,ibu"ucap dokter
"iya dok ini mommy saya,seperti yang saya bicara kan kemarin"
"hmm begitu baiklah, dengan ibu???
"gena"jawab mommy
"iya ibu gena,sekarang kita periksa silahkan ibu berbaring diatas brankar"ucap dokter itu
mom gena berbaring di atas brankar sedang dokter memeriksa dan menanyakan keluhan
"ibu kira-kira sudah berapa lama terkena flu"tanya dokter Ricardo
belom lama si dok baru 2-3 hari yang lalu
"apa ibu sering mengalami pusing"tanya nya lagi
"iya dok sering sekali"
"baiklah ibu untuk mengetahui lebih lanjut kita melakukan tes lab aja ya untuk lebih akuratnya."
dokter Ricardo melepaskan alat stetoskopnya
Dasha membantu sang mama turun dan duduk kembali untuk mendengarkan penjelasan dari dokter
gimana dong"
"dari keluhan yang ibu Anda rasakan sepertinya penyakit ini berasal dari ke kepala jadi untuk lebih akuratnya saya sarankan untuk melakukan pemeriksaan atau tes lewat lab habis itu kita lakukan CT scan dikepala untuk proses tes lewat lab memerlukan waktu 1 jam hingga 2 jam jadi kalau nona tidak bisa untuk menunggu besok nona bisa datang lagi kembali sekalian kita untuk melakukan CT scan dikepala"jelas dokter Ricardo
Dasha memandang mommynya mendengar penjelasan dokter.
kami akan menunggu dok kami akan di sini tapi saya mau mi saya ditempatkan di ruangan VIP dan saya udah nunggu di ruangan itu
"sha"panggil mommy nya
"mom,kita harus segera tau lebih jelasnya"ucap Dasha ia tau sang mama tidak mau
"yaudah mommy ikut aja"
"baiklah dikarenakan nona mau di ruangan VIP jadi anda harus pergi ke administrasi untuk membayar ruangan tersebut"
"baik dok sekarang kami pergi dulu terima kasih ya atas waktunya"ucap Dasha menyalami dokter Ricardo dan susul sang mama
"tidak perlu berterima kasih nona itu sudah kewajiban kami membantu pasien yang memerlukan tenaga kami"
"baiklah dok sekali lagi terima kasih kami pamit dulu"
"silakan nona"ucap nya tersenyum
bersambung
terimakasih yang sudah membaca novel ini jangan lupa like komen dan vote ya teman-teman...
supaya saya semangat up date nya
klik bintang nya kalau kalian terhibur dengan cerita ini
mohon dukungan nya kasih rate bintang ya
__ADS_1