
hari sudah menunjukan pukul 11.45 disini dua pasutri yang baru menikah masih saja tertidur pulas dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuh mereka yang tanpa sehelai benang saling memeluk satu sama lain merasakan kehangatan dari tubuh masing-masing
Dekha dan sisil masih menikmati tidurnya berbeda dengan pasangan di kamar sebelah yang dimana Dasha kaget melihat pesan masuk pada handphone suaminya terlihat kata-kata rindu, kata-kata cinta..sontak membuat amarah Dasha menembus ubun-ubun terlihat wajahnya merah padam menahan amarah seraya mencengkram erat handphone suami...saat Daren keluar dari kamar mandi melihat sang istri terlihat sedang menahan amarah ia pun bertanya-tanya..
"sayang aku sudah selesai mandi.."terlihat ia sudah rapi menggunakan baju hari ini mereka mau berbelanja untuk baju Dasha..
dasha memandang Daren dengan tatapan tajam , tatapan yang tak pernah Daren liat sebelumnya yang membuat Daren menciut melihat tatapan istrinya
"ada apa dengannya "batin Daren menelan ludah secara kasar..
"sayang" ucap Daren berusaha tersenyum ingin menggapai tangan Dasha..dengan cepat Dasha berdiri tanpa mengalihkan pandangannya dari Daren
"apa ini "tunjuk Dasha pada handphone yang berisikan chat dari seseorang
"kamu selingkuh byy,.... mentang-mentang sekarang aku gendut kamu mau selingkuh dari aku" ucap Dasha marah-marah
"sayang apa,selingkuh...siapa yang selingkuh..."Daren kebingungan
"alah pura-pura gak tau kamu ya by ,lihatt ini chat dari kekasih gelap mu itu" dasha melempar handphone pada Daren..dengan cepat Daren menangkap handphone nya
Daren menatap Dasha setelah ia membaca pesan itu..
"sayang kamu salah paham ini buk..."ucapan Daren terhenti Dasha memotong begitu saja
"salah apa lagi kamu kira aku bodo ,kamu mau bilang itu orang salah kirim jelas-jelas disana ada nama Daren ..dia itu nyebut nama Daren ..jahat kamu ya by" ucap Dasha dengan nafas turun naik...
"aku sedang hamil kamu enak-enak selingkuh dasar kamu" Dasha melempar Daren dengan batal secara bertubi-tubi..
"sayang dengar kan penjelasan aku dulu "ucap Daren seraya menangkap bantal-bantal yang di lemparkan Dasha....langsung saja Daren dengan cepat memeluk Dasha...
"kamu jahatt,..kamu jahat lirihnya... "Dasha memberontak dalam pelukan Daren air mata yang di tahan-tahan nya akhirnya luruh juga
"sayang dengarkan aku dulu ucap Daren seraya mengelus pucuk kepala Dasha dan menciuminya...Daren melepaskan pelukannya dan memegang kedua bahu Dasha...
"sayang lihat aku...."tetapi Dasha masih saja memalingkan wajahnya..
"heii "Daren menangkup wajah dasha dengan kedua tangannya...
"sayang dia memang tidak salah kirim ...dia itu mantan ku,aku sudah pernah cerita sama kamu kan dia Jesi...dan dia sudah kembali...tapi aku gak tau dia dapat nomor ku sayang" ucap Daren pelan
Dasha memandang Daren ia serasa tidak percaya penjelasan dari sang suami...
"kamu sudah tau bahwa dia kembali tetapi kamu diam aja by..."..ucap Dasha ketus membalikan badannya membelakangi daren...
__ADS_1
"aku tidak peduli sayang di kembali atau tidak,yang jelas aku sudah punya kamu dan ini Daren memeluk Dasha dari belakang mengelus perut buncit Dasha...Dasha menikmati sentuhan Daren ya rasanya ketika Daren mengelus perutnya ia menjadi tegang..tetapi sesaat kemudian ia tersadar..."siapa tau Daren bohong supaya tidak ketahuan selingkuh begitulah bisik batinnya
Dasha dengan cepat melepaskan pelukan Daren ..
"sayang tolong percaya sama aku "ucap Daren menekuk kakinya karena Dasha sedang duduk di ranjang tidur..
"kenapa gak cerita bahwa mantan kamu itu udah kembali" ucap Dasha.
"untuk apa cerita sayang itu tidak penting ,aku tidak mau membahas masalalu sekarang aku hanya fokus sama kamu dan anak-anak kita...aku gak mau nanti kalau kamu berurusan sama Jesi ..karena aku kenal Jesi ..dia sangat licik..." ucap Daren mengelus tangan Dasha
"aku selalu menempatkan pengawal bayang di setiap rumah kita..."Dasha menatap Daren dalam..
"aku tau kamu bisa bela diri,tapi dalam keadaan hamil seperti ini apa kamu bisa, anak-anak akan bahaya sayang" ucap Daren...
"kamu tenang aja aku dan Dekha sudah punya rencana kalau Jesi bertingkah..aku yakin dia akan mendatangi kantor ku tetapi untuk saat ini informasi dari anak buah ku belum ada pergerakan dari Jesi aku yakin dia hanya menyusun rencana terlihat ia mengirim pesan di handphone ini" ucap Daren panjang lebar..
"baik lah untuk sekarang aku percaya dengan ucapan mu tuan...tapi ingat ucap Dasha mengacungkan telunjuknya...kalau sampai kamu kembali pada mantan mu itu aku akan memecahkan telor rudal mu itu dan aku akan pergi dengan ketiga anak ku sampai-sampai kau takkan bisa menemukan ku lagi "ucap Dasha mengancam
glekkkk Daren susah payah menelan ludahnya mendengar ucapan Dasha
"jangan begitu sayang aku tidak bisa hidup kalau kamu tinggal kan ...dan kalau telur ku pecah bagaimana aku bisa memu...
"sudahh aku ingin mandi dan cepat pergi dari sini dari pagi triplet belum menerima asupan "ucap Dasha memotong ucapan daren dan berlalu dari hadapan Daren...
"ya ampun bagaimana aku bisa melupakan itu ",gumam Daren menepuk keningnya
brakkk.....pintu kamar mandi tertutup dengan kasar sehingga membuat Daren terkejut...
"sialan gara-gara Jesi Dasha merajuk... bagaimana bisa dia memiliki nomor ku "kesal Daren...
"awas saja kalau dia macam-macam dengan "Dasha dan juga anak-anak ku gumam nya...
"tenang sayang kita berantas si pelakor yang ingin merebut papa" gumam Dasha mengelus perut nya
Sisil mengerjapkan matanya pandangan yang pertama ia lihat adalah wajah tampan dari Dekha....sontak Sisil ingin menjerit ...
"aaaaaa......."
Dekha yang terganggu akibat teriakan dari Sisil sontak langsung membungkam bibir Sisil dengan bibirnya....
"kak..."ucap Sisil sontak langsung bangun...
"ngapain disini" ucapnya tanpa sadar...
__ADS_1
Dekha memijit pelipisnya dikiranya apa yang membuat Sisil teriak ternyata ini...
"gak ingat kita semalam...."Sisil langsung tersadar ...
"astaga semalam "gumamnya...
Dekha menatap sang istri yang polos tanpa sadar ...
"apa kamu ingin menggoda ku pagi-pagi begini "ucap Dekha...
"siapa yang menggoda "ucap Sisil
"ini "ucap Daren menyentuh pucuk susu Sisil ..
"aaaa....."Sisil sontak menutup seluruh tubuhnya dengan selimut..".astaga Sisil bodo banget looo "gumamnya mengrutuki dirinya sendiri
"gak usah di tutup sayang aku sudah lihat semuanya ucap Dekha tersenyum memandang Sisil dengan satu tangan menyangga kepala nya..."mau di lanjutin" ucapnya lagi
Sisil melotot mendengar penuturan suaminya...
"kak lihat tidak sekarang sudah pukul 11" ucap Sisil memelas..
"owhh shitt...kukira masih "pagi ucap nya...
"aku ingin makan "ucap Sisil mengelus perutnya yang sudah kelaparan apalagi energi nya sudah terkuras habis karena malam tadi
cup Dekha mencium bibir Dasha sekilas... mari kita bersih-bersih dulu...ucap Dekha...
""aku bisa sendiri kak "ucap Sisil ingin bangun...
"akhhhh "desisnya...
Dekha menyibakkan selimut mereka terpampang jelas Meraka tidak memakai apa pun sepeti bayi baru lahir....
dengan cepat dekha menggendong Sisil menuju kamar mandi terlihat Sisil menutup matanya karena malu
"sudah ku bilang biar aku yang bantu..".ucap Dekha
bersambung
terimakasih yang sudah baca novel ini jangan lupa like komen dan vote ya....
maaf ya reader hari ini kemungkinan author update hanya 1 bab....
__ADS_1
tapi kalau sore ada waktu ...sempetin untuk lanjutin update nya.. terimakasih...
stay tune terusss🙏☺️