
Daren itu sudah dekat hari pertunangan masih saja kerja " kesal Dila
"sudahlah ma biarkan saja habis ini dia akan cuti untuk harinya "ucap bram
"iya sih pa tapi kan pasti banyak hal yang harus dikerjakan dan saat ini mereka diluar kota ucap Dila
"pasti Daren bisa atasin ma "ucap Bram
papa selalu membela Daren kesal Dila berlalu meninggalkan suaminya
"ma..maa..bukan gitu maksud papa "seru Bram
tetapi Dila tidak menghiraukan panggilan suaminya
"salah lagi "ucap bram
"habis ini kemana "ucap Daren
"langsung kembali ke hotel aja by besok kita kan ada pertemuan "ucap Dasha
"gak mau jalan-jalan lagi "ucap Daren
"nanti aja by kita kan baru sampai juga jadi masih ada waktu ucap Dasha
"yaudah kita langsung putar balik ya" ucap Daren
"iya by" ucap Dasha tersenyum
ke esok harinya
saat ini Dekha berada di dalam kamar tuan mudanya" ini berkas yang harus kita bawa. tuan "ucap Dekha
"baik lah kha,sekarang kamu panggil Dasha dari tadi ia belum juga membalas pesan ku" ucap nya
"baik tuan kalau begitu saya permisi"ucapnya
tok tok..
"hai kak "ucap Dasha ketika membukakan pintu kamarnya
"haii" ucap Dekha ia cukup terpesona dengan kecantikan Dasha tetapi wajah Sisil tebayang dibenaknya
ia menggeleng kan kepalanya .
"kenapa kak" ucap Dasha heran melihat Dekha menggeleng kepala nya
"ah enggak sha itu tuan muda sudah siap" ucapnya
"yaudah sha ambil tas dulu" ucapnya
Dekha mengangguk
"dimana Dasha "ucapnya setelah tiba didepan pintu kamar Dasha
"masih ambil tas tuan" ucap Dekha
saat Dasha keluar dari kamar Daren menatap nya tidak berkedip
__ADS_1
Dasha memandang Daren lalu ia kembali memperhatikan pakaian nya apakah ada Yang salah
"kenapa by "ucap Dasha
tetapi Daren masih saja memandang Dasha dengan pandangan yang sulit di artikan Dasha
"tuan muda aja terpesona, hati-hati tuan muda akan banyak pria yang mendekati Dasha batin dekha
"tuan muda" teriak Dekha
Daren meringis memegang telinga nya
"ada apa kha kenapa teriak begitu saya tidak tuliii" ucapnya
"dari tadi Dasha memanggil anda" ucap nya
Daren langsung saja memandang Dasha "ahh maaf by kamu terlalu cantik hari ini "ucap Daren
"gombal gumam Dekha masih terdengar Daren dan mendapatkan tatapan tajam Daren
"biasa aja by,udah ah yuk nanti klien nya nunggu "ucap Dasha
"ingat ya kha kamu jangan curi-curi pandang sama Dasha" ucap Daren
"baik tuan muda" ucap Nya
Dasha hanya menggeleng kepala melihat sikap posesif dari kekasihnya itu
mereka pun keluar meninggalkan hotel untuk menemui klien
saat ini mereka bertiga berada didalam mobil
"by kamu kenapa si cemberut terus "ucapnya
Daren masih saja diam
"by kenapa si orang juga nanya" ucap Dasha lagi
Dekha melirik pasangan itu lewat kaca spion depan
"kamu gak tau aja sha bahwa dia itu lagi cemburu" batin Dekha
flashback on
"cantik "sapa para pria yang melihat Dasha dan ada juga tersenyum Dasha menanggapi nya dengan santai toh mereka juga gak kenal
sesampainya di tempat pertemuan bersama klien Daren harus ekstra sabar untuk menjaga imege ya
selama pembicaraan tentang perusahaan seseorang itu terus saja menatap Dasha tetapi Dasha acuh saja tetapi pandangan Andri bisa di tangkap oleh Daren ia sangat kesal andai saja ia tidak profesional pasti ia akan memarahi pria itu
selesai sudah pembahasan soal kerjasama
"nona apakah nanti malam anda punya waktu" ucap Andri
Dasha menoleh pada Daren
__ADS_1
" maaf pak nanti malam saya sudah ada acara "ucapnya
"jangan panggil pak ,panggil saja Andri ucapnya
besok berarti anda punya waktu "ucap Andri lagi tersenyum manis
"tidak Dasha sibuk karena kami akan kembali ke kota kami" jawab Daren ketus
"ayoo "tarik nya pada Dasha
Dekha pun mengikuti tuan mudanya
"gadis yang cantik jarang sekali ada gadis menolak ajakan ku" gumam Andri
"tuan kita mau kemana lagi "ucap asisten nya
"langsung balik ke kantor" ucapnya dan berlalu menuju mobilnya
flashback off
"kamu cemburu ya by" ucap Dasha mengulum senyumnya
"engga "sanggah Daren
"oo yaudah nanti malam gak papa dong kalau aku pergi dengan pak Andri ucap Dasha
Daren langsung menatap Dasha
"berani kamu pergi dengannya ,aku akan berbuat lebih dari pada kemarin "bisik Daren
dasha melotot kan matanya terbayang kegiatan panas mereka kemarin
sontak pipi Dasha memerah membayangkan hal itu
Dekha yang memandang ekspresi Dasha dari kaca spion menjadi heran kira-kira apa yang dibisikkan tuan mudahnya itu
"pokoknya kamu gak boleh cantik-cantik didepan laki-laki lagi hanya boleh depan aku "ucap Daren
Dekha tertawa mendengar penuturan Daren
Daren meninju jok sandaran Dekha
mau mati kamu kha ucap nya
"engga tuan muda" ucap Dekha
"aku kan juga gak mau by "sahut Dasha
"langsung balik hotel aja ya kak sha mau istirahat soalnya" ucap Dasha
"iya sha "balas Dekha
"capek sandaran sini "ucap Daren
dasha pun menyandarkan kepalanya pada bahu daren
bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote ya teman-teman 😊
buat yang nunggu masalah untuk Daren dan Dasha sabar ya nanti akan ada datang masalah dari masalalu Daren jadi stay tune terus ...☺️☺️☺️☺️