
satu Minggu kemudian
hari ini tepat dimana hari yang bersejarah buat Dasha dan juga Daren
"kok geter gitu Nona "ucap MUA.
"iya nih mbak gugup aja" ucapnya tersenyum
"rileks jangan tegang" ucap MUA itu seraya memberikan oleskan-olesan pada wajah dasha
"rasanya begitu cepat aja" ucap Dasha
"memang begitu yang dirasakan seorang pengantin" ucap MUA tertawa
"sekarang sudah cantik pasti mempelai lelakinya terpesona melihat kecantikan kamu "ucapnya
"mbak bisa aja ,makasih ya" ucap Dasha tersenyum melihat dirinya di pantulan cermin
"gimana hasilnya suka tidak "ucap MUA
"suka,make up-nya tidak mencolok untuk acara akad" ucap Dasha tersenyum
"bagus lah saya senang kalau customer puas dengan hasil saya..itu suatu kebanggaan apalagi untuk menantu dari Aryabatta" ucap MUA
dasha hanya tersenyum menanggapi omongan MUA tersebut,ia tak menyangka akan menjadi menantu dari keluarga terkenal nomor satu kekayaan nya .
"sayang "...seru gena tersenyum melihat Putri nya
gena menatap lekat anaknya matanya mulai berkaca-kaca
"mom "gumam Dasha
"bentar lagi kamu bakal jadi istri seseorang nak "ucapnya
dasha mengangguk tersenyum tipis
"ingat pesan yang selalu mommy sampaikan sama kamu" ucapnya
Dasha tak menanggapi ucapan mommynya ia terfokus melihat wajah pucat sang mama
"mom,you okay"ucapnya
"yes i'am fine" ucap gena
"tapi kenapa aku merasa mommy..."
"sutt sekarang kita keluar suami kamu udah nunggu"
"calon mom" ucap nya
"bentar lagi kan jadi suami "ucap gena
"sudah selesai kan mbak "ucap gena pada MUA
"sudah nyonya ..nona Dasha sangat perfect "ucapnya mengacungkan jempol
"baiklah kami keluar dulu "ucapnya
deg deg...
jantung Daren berpacu cepat ketika melihat calon istrinya yang anggun menggunakan kebaya pernikahan
"cantik ya Dasha tuan "ucap Dekha yang di belakang Daren
"diam kamu "ucap Daren kesal Dekha memuji wanitanya
Dekha tersenyum melihat kekesalan bosnya itu
"wahh Dasha cantik banget "ucapnya
"kamu mau juga" ucap Dekha
"enghhh...heheh" Sisil tertawa sumbang
"wah menantunya jeng Dila cantik ya"
"iya moga anak saya Nemu satu kayak gitu"
begitulah ucapan para tamu undangan dan masih banyak pujian lainnya
saat ini Sisil dan Dekha sudah jadian tetapi hubungan mereka sama saja belum ada panggilan sayang seperti Daren dan Dasha....
"kedip ren" ucap sang papa
Daren mendengus kesal papanya benar-benar merusak fokusnya memandang calon istrimu yaitu
"silakan duduk mempelai wanita "ucap penghulu
Dasha duduk di sebelah Daren Dasha tersenyum menatap Darren begitu pun sebaliknya ia bisa menatap kecantikan dasha dari dekat
"baiklah Tuan Bram tuan daren apakah sudah bisa dimulai "Ucap penghulu
__ADS_1
mereka mengangguk setuju
"baiklah tuan daren mari jabat tangan saya" ucap penghulu
"Darren Prayoga Arya bata saya nikahkan engkau dengan dahsyat Lili dirgantara binti Ario dirgantara dengan mas kawin 1 miliar uang dan sebentuk cincin berlian dibayar tunai"
dengan sigap dan lugas Daren menghentakkan tangannya yang berjabat dengan penghulu lalu mengucapkan
"saya terima nikahnya dari dirgantara binti Ario dirgantara dengan mas kawin 1 miliar uang dan sebentuk cincin berlian dibayar tunai "
bagaimana para saksi.....
"sahhhh"
"sahhh..."
teriak mereka
"Alhamdulillah sekarang kalian berdua sudah resmi menjadi sepasang suami istri "ucap penghulu
dasha tersenyum ia mencium punggung tangan dan daren mencium kening Dasha begitu dalam
"hai istriku" ucap daren memandang Dasha
dasha tersenyum sipu mendengar ucapan suaminya itu
"selamat ya sayang akhirnya kamu sudah menjadi seorang istri "ucap gena
"iya mom" ucapnya
Daren dan Dasha meminta doa kepada orang tua dan juga keluarga
" menjelang acara resepsi nya masih ada waktu 3 jam lagi "ucap Dila
"iya jadi kalau kamu mau istirahat yaudah istirahat aja dulu" ucap gena
"mom gak mau istirahat "ucap Dasha bertanya
"iya gena,kamu istirahat aja kayaknya kamu capek deh" ucap Dila
gena mengangguk
"yuk mommy sha antar" ucap Dasha
"sayang "seru Daren..
"sebentar doang by "ucapnya
"gak papa sha kamu temenin suami kamu aja biar Valen yang antar mommy" ucap gena
"ya kak "ucapnya segera mendekat pada Dasha
"tolong bawa mommy kekamar nomor 201" ucap Dasha
"oke kak" ucap Valen
"yuk sayang kita kekamar" ucapnya
"yuk "ucap Dasha
"ma pa kami kekamar dulu "ucap Dasha
"iya sayang istirahat sana ..dan kamu jangan ngapa-ngapain dulu acara ini masih panjang "peringat Dila pada Daren
"ni mama tau aja apa yang dipikirkan ku "ucapnya
"ya tau lah "ucap nya
"sudah sana ren ..ingat apa yang di katakan oleh Mama mu benar acara ini masih panjang nanti Dasha akan cape "ucapnya
"iya pa "ucap Daren mengandeng tangann Dasha
dasha merebahkan tubuhnya pada ranjang yang sudah di beri taburan bunga mawar
"segini aja udah capek gimana nanti malam" ucap Daren yang baru saja keluar kamar mandi
"pasti nanti malam juga capek apalagi acaranya keluarga Aryabatta pasti banyak tamu" ucap Dasha
"bukan itu tapiiii..."Daren menggantung ucapan
Dasha bangun dan menatap Daren
"tapii..."ucap Dasha bingung
"tapi olahraga di ranjang "ucap Daren
blushh..pipi Dasha tiba-tiba memerah membayangkan hal itu
"hmm aku mau ganti baju dan mandi lengket soalnya "ucapnya menuju kamar mandi
"etss.....Daren menarik tangan Dasha sehingga tubuh Dasha terbentur dada bidang Daren
__ADS_1
"by,Aku gerah "ucapnya gugup
"hei kenapa kamu gugup seperti ini ,disini ber AC masa gerah"ucap Daren menggoda Dasha
"ha siapa yang gugup sangkal Dasha
"memang ber AC tapi lengket nih" ucap Dasha berusaha tidak gugup
"aku cuma gerah jadi lepaskan dulu "ucap mendorong dada bidang Daren
"baiklah kalau begitu" ucap Daren
Dasha pun segera memasuki kamar mandi
"huh.huh.huh..."nafas Dasha ngos-ngosan seperti habis lari meraton
ia cepat-cepat melepaskan pakaian nya dan beredam di dalam bathtub.. menggunakan kebaya walaupun harga mahal oleh karna ia baru pertama kali memakai jadi tidak terbiasa
lama banget dasha didalam gumam Daren
ia mengetuk pintu tapi tidak ada sahutan,saat dia memutar hendel pintu ..terbuka,ternyata pintu kamar mandi tidak di kunci Dasha
Daren pun segera masuk terlihat Dasha yang sedang beredam di dalam bathtub tampan menggunakan sehelai benang pun dan memejamkan mata
gluk...
"se**.."...ucap Daren
ia mendekat pada Dasha dan membelai wajah dasha..
Dasha merasa terusik pun membuka matanya..
ia langsung melotot melihat Daren berada di dekatnya
"aaaaa...".teriak Dasha
sontak Daren membekap mulut Dasha tak lama di lepaskannya
"kenapa teriak sih" ucap Daren yang kaget mendengar teriakan Dasha
"seharunya aku yang tanya kamu kenapa disini dan.."ia melihat dirinya.
"byyyy..keluar" teriak Dasha
"tidak mau "ucap Daren ia melepaskan pakaian nya dasha melihat itu sontak memejamkan matanya
"by apa-apaan kamu "ucapnya
Daren langsung memasuki bathub yang sama ..
"by kamu mau ngapain "ucap Dasha
"engga ngapa-ngapain sayang "ucap Daren mengerling matanya
"kamu sangat se**" bisik Daren
dasha sontak memejamkan matanya
tangan Daren saat ini sudah tidak terkondisi kan lagi ia meraba lengan Dasha dan tiba saat ini memegang dua buah kenyal Dasha
"engh..".lenguh Dasha saat Daren memainkan buah dadanya
saat Daren ingin lebih .... tiba-tiba
tok tok...
"sha kamu di dalam kamar mandi "ucap Dila
"mama" ucap Daren dan Dasha
"ya ma Dasha dikamar mandi" ucapnya
"sayang cepat keluar sebentar lagi make up untuk acara resepsi mu nak "teriak Dila
"iya ma sebentar ya" ucapnya
"yaudah mama keluar dulu memanggil periasnya "ucap Dila
"iya ma" sahut Dasha
"by ayo cepat keluar"
"sayang..".ucap Daren memelas
"by udah nanti aja "ucap Dasha
dengan malas-malasan Daren berdiri dan mengambil handuk tak lupa ia memasang handuk kepada Dasha
pipi Dasha memerah saat Daren melihatnya tanpa menggunakan sehelai benang pun.,ia cepat-cepat keluar dari kamar mandi.
'"ini semua gara-gara mama "ucap Daren
__ADS_1
"terpaksa solo dulu "ucapnya
bersambung