
mereka telah sampai pada cafe yang di tuju saat ini mereka berempat telah duduk di ruangan VIP
tak lama kemudian pelayan membawakan buku menu dan menyerahkan nya pada Daren
"permisi tuan anda mau pesan apa"?ujar si pelayan cafe
"hmm saya pesan Solyanka,kamu pesan apa" ucap pada Dasha
"steak Wagyu aja deh minumnya jus alpukat" ucap
Dasha
" kakak dan Sisil pesan apa" tanya nya seraya memberikan buku menu
"irisan daging pozharsky "ucap singkat Dekha lalu memberikan buku menu pada Sisil
"Salad Olivier dan lemon tea "ucap Sisil menyerahkan buku menu
"hmm kalian gak pesan minum "ucap Dasha pada Daren dan Dekha
"minumnya samain sama kamu aja "ucap Daren
Dasha memandang Dekha
"lalu kakak minum apa"
"samain aja sha" ucap Dekha
"ohh kalau begitu jus alpukat nya 3 ya mbak" ujar Dasha
"iya nona pesanan nya sudah saya catat semua saya permisi dulu"ujar si pelayan cafe
Dasha memandang mereka semua bergantian
"ko pada diam"ucap Dasha memecahkan keheningan
males ngomong sha,bawel banget"ucap Sisil
"ih kok gitu"ucap sha cemberut menyilang kedua tangannya didepan dada
"lucu banget"ucap Dekha
"siapa kak"jawab Dasha
"kamu lah siapa lagi coba,gak mungkin dia"ucap Dekha seraya menunjuk Sisil
__ADS_1
Sisil melihat ia di tunjuk membuka suara
"heh pria tua lagian siapa juga mau di bilang lucu sama loo"tunjuknya
Dekha melotot mendengar perkataan Sisil
"ihh udah kalian bertengkar terus nanti jodoh looo"ucap Dasha tertawa
"gak"ucap mereka bersamaan
"tu kan"sambung Dasha
"sha"teriak mereka bersamaan lagi.
ah kalian lucu ucap Dasha
kalian ini bisa diam gak dari tadi ribut terus pusing "ujar Daren berbicara
"dan kamu kha sejak kapan kamu suka bertengkar kayak cewek,muji-muji Dasha juga sejak kapan"tanya Daren
"maafkan saya tuan muda"ucap Dekha yang hanya bisa meminta maaf.
tidak ada lagi keributan seperti tadi dan tidak lama makanan yang mereka pesan sampai juga
pelayan itu meletakkan makan-makan an yang dipesan mereka lalu berkata
"makasih"hanya Dasha yang menjawab sedangkan Sisil diam karena kesal akan Dekha
mereka segera melahap makanan masing-masing
"hmm steak nya enak ,mau coba kak"tawar sha kepada Dekha,sha menyurung kan garpu berisi steak itu ke mulut Dekha, Daren yang melihat itu sontak berdehem
"ehmmm........"
Dekha melihat ke arah tuan mudanya yang sedang menatap nya dengan tajam
"tidak sha saya makan ini aja"tolaknya pada sha
"ah kakak ayo dikit aja"ucapnya
"gak sha"ucap Dekha masih menolak Sisil melihat drama didepan nya menyenggol lengan Dasha , Dasha reflek memandang Sisil
"apa"ucap Dasha yang tangan kanannya masih menggantung mau menyuapi Dekha
"itu pak Daren sha liat deh dari tadi mukanya kayak kesal sama kamu,"ucap Sisil berbisik
__ADS_1
Dasha mengalihkan pandangan kepada Daren yang menatap nya tajam
lalu memandang Sisil lagi
"makanya dari pada suapi tu orang mending suapi calon suami lu sendiri"ujar Sisil masih berbisik
Dasha mengangguk lalu berkata
"bapak mau ini"ucapnya tersenyum
"hmm" jawab Daren
"yaudah ni makan"Dasha menyurungkan steaknya kepada Daren
"enak gak"ucap Dasha setelah makanan yang ia beri telah di kunyah Daren
"enak"ucap Daren singkat
"tu kan benar lain kali kita makan disini ya sil berdua aja"ucapnya melanjutkan makan
"terserah lu ah"ucap Sisil melahap makanan nya
mereka telah menyelesaikan makanan nya .
"bapak yang bayar kan"tanya Dasha
"iya"jawab Daren
setelah membayar bil tagihan mereka semua menuju perusahaan lagi karena jam makan telah selesai
mereka melanjutkan aktifitas nya masing-masing
tepat pukul 16.30 sudah jam pulang kantor
akhirnya selesai ucap Dasha membereskan dokumen dan tas nya
tring tring
"ya pak"
"maaf pak hari ini saya mau pulang sama Sisil lagian dia gak bawa mobil jadi sekalian sama saya"
"iya terserah bapak saja tapi untuk hari ini saya mau pulang sama teman saya udah dulu pak bye "ucap Dasha mematikan Telpon dan beranjak keluar dari ruangannya Karena Sisil mengirimkan pesan sudah menunggu nya di lobi
"berani-beraninya dia matikan sebelah pihak"geram Daren
__ADS_1
bersambung
terimakasih sudah membaca novel ini terus dukung karya saya dengan cara like komen dan vote ya teman-teman