
40 menit kemudian Dasha telah menyelesaikan ritual mandinya sekarang ia sedang merebahkan diri di ranjang tidur nya seraya memainkan handphone tidak lama kemudian ia terlelap
tepat pukul 19.40 terdengar ketukan dikamar Dasha
tok tok tok
"sha ,sha" panggil mommy gena
ceklek
suara pintu kamar terbuka
"ya ampun pantesan dipanggil gak ada respon tidur ternyata ni anak"gumam mommy gena seraya duduk di tepi ranjang tidur Dasha
"sha bangun sayang "mommy gena menepuk pelan pipi anaknya
eghh
"mom"gumam Dasha
"ayo bangun,sudah jam makan malam Lo, nyenyak banget tidurnya "ucap mommy gena
Dasha bangun bepindah di pangkuan mommy nya,mommy gena mengelus pucuk kepala Dasha
"mommy kapan datang" tanyanya kepada mommy gena
"mommy sampai rumah jam 7 nak"jawab mommy gena senantiasa mengelus pucuk kepala Dasha
"tadi mommy banyak kerjaan karena mommy udah 1 Minggu tidak datang ke toko kue "sambungnya kepada Dasha
"hmm mom ingat harus banyak istirahat nanti kita akan melakukan cek up keadaan mommy ya"
mommy gena hanya tersenyum
"ya sayang sekarang kamu cuci muka dulu mommy turun duluan ya kita makan malam "ucap mommy gena lembut seraya keluar kamar Dasha
Dasha bergegas mencuci wajahnya dan mengikat rambut Nya dengan asal meskipun bangun tidur dan rambut agak berantakan itu tiduk mengurangi kecantikannya
ia bergegas turun kebawah dari atas tangga ia melihat mommynya duduk dan bi Nunu menyimpan makanan di atas meja
"mom "panggilnya
"sini sayang kita makan malam"
Dasha menarik kursi dekat mommy nya
"yuk makan sayang"ajak mommynya
"bi ayo makan sini"ajak Dasha kepada bibi
"terimakasih non bibi makan di belakang aja"tolak bibi lembut
"mom"panggil manja nya
"gapapa bi makan sini aja"ajak mommy gena
"makasih nyonya non"ucap bibi Nunu
"nah gitu dong bi" ucapnya melihat bibi Nunu sudah duduk di depan nya
mereka makan dalam hening cuma terdengar dentingan sendok dan garpu
beberapa menit kemudian Dasha membuka suara setelah meneguk minumannya
"mom aku ada kabar gembira" ucapnya sambil tersenyum
"hmm benarkah "jawab mommy gena seraya meletakan sendoknya
"iya mom besok aku akan interview di kantor Aryabatta" ucapnya senang
"ohh jadi itu yang membuatmu senang,selamat sayang semoga interview mu berhasil dan lancar ya"doa mommy gena
"hmm terimakasih mom"ucap nya tersenyum dan memegang tangan mommynya
"selamat non "ucap bibi kepada Dasha
"makasih bi"jawabnya tersenyum
"iya non permisi bibi mau membereskan piring-piring kotor ini kebelakang"jawabnya
__ADS_1
"tunggu bi "
"mom apakah boleh bibi tinggal disini dan anaknya disini mom,boleh ya mom biar Dasha ada temen nya mom "mohonya pada mommy gena
"kalau bibi mau gak masalah sayang dirumah juga sepi "jawab mommy gena
"gimana bi mau ya"ajaknya
bibi mengangguk tersenyum ia bersyukur mempunyai majikan baik dan anak majikannya yang baik
bibi berlalu kebelakang membawa piring kotor
"mom sha naik dulu ya mau siapin buat besok "ia berdiri dan mencium pipi mommy gena
muach
"iya sayang semangat besok ya"ucap mommy gena
sha membulatkan jarinya membentuk O ke atas dan tersenyum
"semoga Dasha lulus interview" mommy gena naik kelantai atas memasuki kamarnya
berbeda di mansion mewah segala nya sudah siap jenis makan enak telah tersedia
"sudah siap semua bi"ucap mama Dila
"sudah nyah "jawab bibi Ainun menunduk
Ting tong
"kayaknya mereka udah datang de bi saya kedepan dulu ya bi "ucap mama dila
ceklek
"hai jeng mas Satrio mari masuk "ucap mama Dila
mama Dila beralih kepada gadis sebelah Satrio
"ini"??ucap mama Dila terjeda
"Bella Tante"ucapnya tersenyum
Bella tersenyum malu
"ayo masuk jeng,mas Satrio,bella" ucap mama dila
"oh ya mas bram dimana Dil"tanya Satrio
"mas bram lagi di atas Daren juga ,bentar ya" ucap mama dila
"bi tolong panggilkan mas bram dan Daren ya tamunya sudah datang gitu"ucap mama Dila
"baik nyah"
"mari kita langsung kemeja makan saja "ucap mama dila
mari"ucap mereka bersama an
setelah beberapa menit kemudian
muncul lah dua pria tampan yang beda generasi menuruni tangga dan menuju meja makan
"astaga apakah itu Daren dia sangat tampan lebih tampan dari Bima" batin bella tersenyum
"sudah datang rupanya selamat datang Satrio seraya memeluk sahabatnya itu selamat datang gina menjabat tangan gina dan ucapan papa Bram tegantung memandang Bella
"Bella om"jawab Bella tersenyum
"ah iya om lupa selamat datang Bella" ucap papa Bram tersenyum
"Daren kenalkan ini mas Satrio,ini Tante gina dan ini Bella"ucap mama dila
"hemm "jawab Daren seraya duduk di kursi makan
papa Bram dan mama Dila saling pandang
papa Bram bersuara
"sekarang mari kita makan "ucapnya
__ADS_1
setelah semua telah kebagian
papa Bram mengucapkan
"selamat makan semua"
"semuanya hanya tersenyum
Daren melirik gadis di depan nya ia merasa pernah melihatnya setelah mengingat ingat dan ternyata tidak lain tidak bukan itu adalah gadis yang merebut pacar dari saudaranya pikir Daren
sedangkan Bella yang di pandang Daren tersipu malu ia berpikir bahwa Daren menyukai nya.
setelah selesai acara makan mereka Duduk di ruang keluarga
bibi membawakan minuman dan cemilan
"terimakasih bi "ucap mama Dila
"iya nyah" ucap bibi
"ah iya silahkan diminum"ucap papa Bram
sedangkan Daren fokus pada handphone nya tidak tau apakah yang sedang dilihat nya sehingga tidak mengalihkan pandangannya dari benda pipih itu.
"Daren "panggil papa Bram
Daren mengalihkan pandangannya dan menyimpan handphone nya dalam saku
"begini kedatang Satrio dan gina kesini Karena kami mau menjodohkan kalian berdua "ucap papa bram sambil tersenyum
Bella tersenyum mendengar hal itu
Daren menghela nafas lalu berkata
"maaf pa ma tapi Daren sudah memiliki calon istri pilihan Daren "ia berdiri berlalu meninggalkan mereka semua
"Daren" teriak papa Bram
tapi Daren tidak menghiraukan terus berjalan menaiki tangga menuju lantai dua
"maaf Satrio,gina kami tidak tau bahwa respon Daren akan begini karena selama ini Daren tidak pernah membawa seorang gadis kerumah ini "ucap papa Bram
sedangkan Bella terisak mendengar penuturan Daren terang-terangan menolaknya ia berdiri dan meninggalkan mama dan papa nya
"Bella tunggu sayang"ucap gina mama Bella
"maaf mbak mas saya mau nyusul Bella dulu"ucapnya pada mama Dila dan papa bram,ia berdiri mengejar bella
"maaf mas bram saya juga mau pamit"ucapnya menjabat tangan papa Bram
"kami juga minta maaf Satrio"ucap papa bram
Satrio tersenyum
" tidak apa mas cinta itu tidak bisa dipaksakan "ucap Satrio sambil tersenyum
"saya pamit dulu"lanjutnya
mama dan papa Daren hanya mengangguk tidak enak atas kejadian barusan
papa Bram menghela nafas mendudukan bokongnya di sofa dan disusul mama Dila mengelus lengan suaminya
"ma apakah Daren benar sudah mempunyai calon istri seperti yang ia bilang"tanya papa Bram
"mama gak tau pa selama ini Daren tidak pernah bicara soal perempuan "ucap mama dila
"yaudah nanti mama akan bicara sama Daren ya pa"ucap mama Dila
"sekarang kita istirahat aja dikamar "ucap mama Dila
mereka menaiki tangga menuju lantai dua dan memasuki kamar mereka
hai pembaca novel di noveltoon
terimakasih yang sudah membaca karya baru saya terus dukung saya supaya semangat update dengan cara like,komen,vote dan jangan lupa di favorit supaya tidak ketinggalan ketika saya up date
yang mau kasih saran kritik komen dibawah
sekali lagi terima kasih😁😊
__ADS_1