Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
setan merasuki


__ADS_3

"by bolehkan kali ini sha makan bareng Sisil "ucapnya


Daren menghentikan langkahnya ia menatap Dasha


"apakah kamu tidak ingin makan sama aku yang" ucap Daren


"bukan begitu by hanya saja sha ingin makan bareng sama Sisil sudah lama juga tidak makan berdua dengan nya ,boleh ya byyy" bujuk Dasha


"yaudah kalau kamu maunya gitu gak papa tapi ingat kali ini aja ya" ucapnya


"iya by makasih udah ijinin" ucapnya


Daren tersenyum dan melanjutkan kan langkah kaki mereka


"sayang ingat ya lusa kita berangkat keluar kota "ucap Daren saat mereka ingin berpisah keruangan masing-masing


"iya by" sahutnya lalu masuk kedalam ruangan


"pulang ini gue harus minta ijin sama mommy nih,tapii siapa yang jagain mommy ya walaupun mommy udah bisa gerak sendiri cuma........duhhh pusing mikirnya" gumam Dasha


ia duduk dan segera menyelesaikan pekerjaan nya


"kha tolong pesankan makanan seafood untuk saya"ucap Daren di telpon


"Nona Dasha tidak tuan"


"tidak dia ingin makan bersama sahabat nya" ucap Daren


"bai..."


Tut..tutt..


"astaga untung saja dia bosnya bisa-bisa aku belum selesai bicara main di matiin saja"gerutu Dekha


dengan cepat ia menelpon resepsionis untuk memesan kan makanan untuk bosnya itu


"sil makan di restoran biasa ya"ucapnya lewat telepon


"Lo gak bareng pak Daren"


"hmm engga gue lagi pengen makan sama Lo"


"yaudah nanti gue tunggu di lobi "ucap Sisil


panggilan pun berakhir


tiba lah saat makan siang dan kali ini Dasha juga Sisil sudah menuju restoran tempat mereka makan


"steak Wagyu sama air mineral,kamu sil" ucap Dasha


"samain deh sha bingung gue kalau disuruh milih"


"yaudah steak sama air mineral dua ya mbak"


"baiklah nona di tunggu pesanan nya "ucap pelayan dan berlalu


kemaren Daren bilang sil kalau nanti kami keluar kota kamu yang dipilih untuk menghandle disini


"itu tu yang gue bingung sha,takutnya gue gak bisa dan nanti yang lain pada mikir nya enggak-enggak "ucap sisil

__ADS_1


"ya elah santai aja kali bilang aja lo.lewat jalur orang dalem ,Lo kan teman gue dan gue kan calon istri nya CEO jadi yaa gitu" ucap Dasha tertawa


"ada-ada aja lo sha " Sisil menggeleng kan kepalanya


"silahkan di nikmati nona" ucap si pelayan


"terimakasih"ucap Dasha


"jadi gimana "ucap Dasha


"apanya" jawab Sisil yang lagi memotong daging


"ya itu kerjaan dari Daren Lo terima gak "ucapnya


"gak tau sha liat aja nanti kek mana "ucap Sisil memasukan daging kedalam mulutnya


"berarti Lo bakal sering kontak nih sama kak Dekha soalnya kan Lo akan jadi sekretaris asisten CEO keren gak tuh" ucap Dasha


"iya keren cuma berat juga...Lo mau tau yang lebih keren"


"apa tuh" ucap Dasha menatap Sisil


"jadi istri pak CEO kayak lo contoh nya" ucap Sisil


"mana ada biasa aja "ucap Dasha menyedot minuman nya


"sha sebenarnya perasaan lo sama Pak daren"


"hmm" Dasha memandang Sisil


"gue gak tau "ucapnya


"loh kok gak tau.."


"cinta itu mah "ucap Sisil


"sok tau kamu "ucap Dasha mengelap mulutnya dengan tissue


"udah Lo makan",ucap Sisil


"udah lah makanan nya udah habis juga "ucap Dasha


Sisil terkekeh benar juga ucap Sisil cepat-cepat menyuapkan makanan kedalam mulutnya


tiba lah pada hari ini Dasha Daren dan juga Dekha harus pergi keluar kota untuk menyelesaikan pekerjaan


saat ini mereka sudah didalam pesawat menuju kota N perlu waktu 3 jam untuk sampai disana


"kalau kamu mau tidur,tidur aja nanti kalau udah sampai aku bangunin" ucap Daren mengelus kepala Dasha Yang saat ini di pundak nya


"iya by karena malam Tadi gak bisa tidur" ucapnya


"kenapa" balas Daren


"takut aja ninggalin mommy "ucap Dasha menatap Daren


"sayang kita gak lama kok cuma 3 hari dan mommy kamu ada Valen yang jaga" ucap Daren lembut


"iya sha tau mommy juga udah bisa gerak-gerak sendiri cuman ...... "Dasha menghentikan ucapannya

__ADS_1


"udah gak usah mikirin yang macam-macam sekarang kamu tidur ya "ucap Daren


dasha mengangguk dan merebahkan kepalanya pada bahu Daren


tak terasa 3 jam perjalan mereka sudah di lalui saat ini mereka bertiga sedang melakukan cek in pada sebuah hotel dengan kamar VIP


Daren mengantarkan Dasha menuju ruang kamar nya


"Sekarang kamu istirahat nanti malam aku jemput kita jalan-jalan kalau kamu gak capek "ucap Daren


"beneran by "ucap Dasha


"iya makanya sekarang istirahat ya cantik ucap Daren lagi


dasha mengangguk tersenyum ia pun masuk kedalam kamar dan menutup pintu Daren pun begitu ia masuk ke dalam kamar,kamar Daren bersebelahan dengan Dasha sedangkan kamar Dekha berada didepan kamar Daren


Dasha melakukan rutinitas seperti membersihkan diri dan merendam dirinya didalam bathtub tak lupa aroma terapi vanila yang selalu ia bawa untuk mewangikan tubuhnya


tepat pukul 6.40 Daren mengetuk pintu Dasha terdengar teriakan Dasha dari dalam kamar


"sebentar"serunya


tak lama Dasha pun membuka pintu


"kamu by ,ayo masuk" ucap Dasha


Daren tersenyum dan masuk Dasha pun menutup pintu


Daren memeluk Dasha dari belakang" sayang kenapa kamu tidak pakai baju" ucap daren karena pada saat ini Dasha hanya menggunakan bathrobe


dasha merinding saat deru nafas Daren menyapu lehernya


"tadi habis mandi sore langsung tidur jadi gak pakai baju by "ucap Dasha gugup


Daren membalikan badan Dasha ia memandang wajah dasha yang putih bak kulit bayi halussss....


"kamu begitu cantik sayang "ucapnya


"aku tau" ucap Dasha mengalungkan tangannya pada Daren


Daren mengecup bibir Dasha sekilas dan mengulangi sampai ketiga kali tepat kecupan yang ketiga Daren memagut bibir Dasha yang sangat menggoda


"manis" ucap Daren


pipi dasha merona


"by sha mau ganti baju dulu "ucap nya


pandangan Daren turun pada belahan dua buah dada dasha yang sangat kelihatan Dasha langsung saja mengikuti pandangan Daren saat ia sadar langsung menutup dadanya Daren menyingkirkan tangan Dasha


"apa boleh" ucap Daren


entah setan apa yang merasuki pikiran Dasha langsung saja ia mengangguk kan kepalanya tak menunggu lama Daren pun sontak menggendong Dasha menuju sofa ia.membuka bathrobe Dasha terlihat buah dada dasha terpampang nyata langsung saja Daren meraup buah dada dasha sebelah tangannya memainkan


Dasha merasakan geleyar aneh tubuhnya seperti tersengat listrik ia melenguh saat Daren menggigit pelan


Dasha meremas rambut Daren seraya mendongakan kepalanya


bersambung

__ADS_1


terimakasih yang sudah baca jangan lupa tinggalkan jejak...


HARI SENIN KASIH VOTE DONG HEHEH


__ADS_2