
tok tok
" sha......"
"iya mom masuk"ucapnya
"gak bisa sayang,tangan mommy penuh"teriak mamanya
"bentar mom"ucap Dasha tergesa-gesa membuka pintu
ceklek suara pintu terbuka
mommy gena tersenyum melihat sang anak masih menggunakan bathrobe sangat jelas sekali bahwa anaknya baru menyelesaikan ritual mandinya
"hmmm pantes gak bisa buka pintu"ucap Dasha
"masuk mom"sambungnya
gena meletakan nampan yang ia bawa di atas nakas lalu ia mendekati sang anak didekat lemari baju.
"sha,kamu gak perlu bingung pilih baju"
"terus apa dong mom"ucap Dasha melihat baju dresnya satu persatu
"nihhh"ucap gena
Dasha membalikan tubuhnya
lalu mengambil paperbag yang di tangan mamanya
"apaan mom"tanya nya
"udahh buka aja dari pada nanya terus"ucap gena
ia segera membuka isi dalam paperbag itu ternyata sebuah gaun berwarna putih
kira-kira seperti ini lah dres nya heheh
"waww mom bagus banget gaun nya,makasih yaaa"ucap Dasha memeluk mommy nya ia menyangka sang mama yang membeli gaun tersebut
"terimakasih nya nanti aja"ucap gena membawa sang anak didepan cermin
"kok nanti mom"tanyanya memandang mamanya dari cermin
"iya nanti setelah kamu ketemu sama orang yang beliin gaun ini"ucap mommy gena mengeringkan rambut anaknya menggunakan hydrayer
ia membalikan badannya dan itu sontak membuat mommy gena segera mematikan alat tersebut
"bukan mommy yang beliin,siapa yang beliin mom"tanya ya beruntun pada sang mama
"kamu ini hadap sana dulu,ini rambut kamu harus segera di keringin"ucap mommy gena yang tidak menjawab pertanyaan anaknya
Dasha membalikan tubuhnya lagi lalu berkata
"dari siapa mom"
"dari Daren lah terus dari siapa lagi,kamu kan mau dinner sama dia"ucap gena
__ADS_1
"hmm ternyata dari dia, bagus juga sih seleranya"puji Dasha spontan
"cie yang lagi muji calon suami"goda gena
"ih apaan si mom"kesal Dasha padahal hatinya dah Dig duh banget entah senang atau apa ia sendiri pun tidak paham
"nah selesai,oleh karena bajunya putih jadi kamu pakai make up dulu,habis itu mom bantu pasang bajunya"ucap gena
"terserah mommy aja"ucapnya
20 menit kemudian
"kepalanya tunduk dikit sha mommy susah ni"
"ihh mommy makannya jangan pendek"ledeknya
"kamu ini ya,mommy itu gak pendek tapi kamu ketinggian aja"bela sang mama
"terserah mommy aja"
"pelan-pelan tariknya sha ,nah gitu selesai deh"ucap mommy gena
"rambut kamu mau diapain"tanya mommynya
"dijepit aja mom"jawabnya simple
jepitnya dimana"
"itu dilaci kecil"
mommy gena mengambil jepit itu dan memakaikan pada rambut anaknya
"no mom"
"kenapa"
"sha mau makan cemilan dulu biarin habis makan cemilan baru kasih lipstik lagian ini baru pukul 7 Daren jemputnya pukul 8 jadi masih banyak waktu "jelasnya
"ohh begitu yaudah sini duduk disofa kamu aja, hati-hati ya makannya nanti kena baju"oceh mommy gena
"iya iya bawel bangettt"cubit Dasha pada pipi mommy nya
mereka duduk berdua dan memakan cemilan buatan sang mama
"enak ya mom"pujinya
"iya dong, mommy siapa dulu" ucapnya
mereka bergurau melupakan sejenak masalah yang sedang menimpa mereka
"sha sudah pukul 7. 40,kamu belum di lipstik "ucap mommy gena
walaupun bibir Dasha sudah merah muda tetapi memakai lipstik sedikit akan menambah kecantikan nya
"iya ya...."
__ADS_1
ia mengelap bibirnya dan berjalan menuju meja rias nya,ia mengambil lipstik merah bata dan dan berwarna merah cerah tak lupa lipglos yang menyempurnakan bibir.
"sudah selesai,aku selalu cantik "gumamnya memandang dirinya lewat pantulan kaca
"ayo sha turun,tunggu dibawah aja"ajak mommynya
"ya mom"..
mereka telah sampai di bawah ketika dasha ingin duduk terdengar suara klakson mobil
tinnn.....
"pasti Daren sha"ucap gena
"hmm ya siapa lagi coba "ucap Dasha yang tak jadi duduk
mereka berdua keluar menuju teras,terlihat seorang pria dengan yang sedang berjalan menuju mereka dengan gaya coolnya
"malam Tante"ucap Daren mencium tangan gena
"malam ren,mau berangkat sekarang"tanya gena
"iya tan"
"yaudah kalian hati-hati ya,Daren jagain anak Tante yang cantik ini"ucap mommy nya Dasha
"tenang aja Tante,aman kok"ucapnya tersenyum
"ni orang ramah banget sama mommy gue,apa sebenarnya dia itu dua orang"batin Dasha yang melihat gaya bicara dan sikap Daren berbicara berbeda ketika bersama orang lain
"berangkat"ucap Daren
"ayo"ucap Dasha
"mom sha berangkat dulu,mommy langsung istirahat ya"ucapnya mengecup tangan mommynya
"iya sayang,kamu juga hati-hati"
"siap"ucap Dasha dengan tangan berada di pelipis menandakan hormat
"yaudah gih..."
mereka berjalan menuju mobil
"cantikk"bisik Daren
entah kenapa setiap didekat Dasha ia merasa nyaman padahal selama ini tidak sedikit wanita yang ingin bersama Daren
"makasih pujiannya"ucap Dasha mempercepat langkahnya karena ia tidak mau Daren mendengar detak jantungnya Yang seakan mau lompat
"hei jangan cepat-cepat nanti jatuh"ucap Daren.
Dasha sedikit melambat mendengar perkataan Daren barusan
..
"silahkan"Daren membukakan pintu untuk Dasha
Dasha tidak menjawab ia segera masuk kedalam mobil Daren mengitari mobil lalu masuk juga kedalam mobil..
__ADS_1
terimakasih yang sudah membaca novel ini, jangan lupa like komen dan vote ya teman-teman..
supaya semangat update hehe😁 yang punya saran cerita,atau judul nanti boleh rekomendasi jadi kalau karya ini udah tamat boleh di jadiin cerita novel