Putri Carla

Putri Carla
Part 11


__ADS_3

Selesai mandi, aku duduk di ranjang ku dan memikirkan perkataan Putri Aura tadi. Jujur saja, aku masih terkejut dengan perkataannya entah dia menyesal mengatakan itu semua atau tidak.


Aku kenal Putri Aura dari Putri Serena dan saat dia tahu aku, dengan mudahnya dia mengatakan hal itu sambil mengancam ku. Aku semakin tertarik membuat ya selalu berpikir rencana berikutnya jika rencana yang dia susun selalu gagal nantinya.


"Aku benar benar menantikan saat itu" gumam ku dan tersenyum.


Saat ini telah pukul 14.30 yang berarti 30 menit lagi untuk pergi ke pertemuan rutin antar istana. Dan pertemuan ini diadakan di kerajaan Yellow Crysan karena Raja Vincent mengatakan alasan seluruh kerajaan memilih kerajaan Yellow Crysan adalah untuk merayakan kemenangan perang pertama juga.


Seketika aku memiliki akal untuk rencanamu kali ini, dan aku mencari pelayan diluar kamarku.


"Pelayan? Bisa bantu aku? Tidak usah banyak banyak cukup 2 orang saja" ucapku


"Baik tuan putri" jawab mereka, aku menutup pintu lalu menjelaskan pada mereka.


"Hari ini kalian tau kan aku akan pergi ke kerajaan Yellow Crysan dan tentunya acara ini dihadiri 8 kerajaan. Apa ada gaun terbaik yang kalian punya? Gaun yang sangat sangat bagus dan terbaik di kerajaan ini? Aku yakin pasti ada" tanyaku


"Ada tuan putri di ruang pakaian lantai 1" jawab pelayan 1


"Antar aku kesana, dan bantu aku memilih pakaian. Waktuku hanya 28 menit lagi" ucapku


"Silahkan ikuti kami putri" ucap pelayan 1


Aku berjalan menuju ke ruang pakaian dilantai 1 kerajaan. Dan disana aku bertemu bibi Aiv, aku langsung memeluknya dan tersenyum.


"Salam putri, kau mengagetkan aku" bibi Aiv


"Maaf bi ehehe" kekeh ku


"Ada apa kau disini putri? Bukankah nanti kau akan berangkat ke kerajaan Yellow Crysan?" bibi Aiv


"Justru aku kesini dengan tujuan itu bi, aku akan memilih gaun yang terbaik di kerajaan ini" jawabku


"Wah.. apa kau ingin menyaingi Ratu Ellena, Putri Carla?" bibi Aiv


"Hm.. tidak! Ibuku tetap yang pertama, aku yang kedua nantinya" jawabku dan tersenyum


"Ada apa denganmu putri? Kau tampak sangat gembira siang ini" bibi Aiv


"Hanya sebuah rencana kecil" jawabku


"Baiklah, kalau gitu jalankan rencana mu Putri Carla. Aku akan keluar dari sini ada keperluan saat ini, salam putri" bibi Aiv


"Salam bibi" jawabku


Bibi Aiv keluar dan aku bertanya pada pelayan.


"Kenapa bibi Aiv ada disini?" tanyaku


"Bibi Aiv, sudah 3 hari diserahkan tugas untuk mengecek pakaian dilantai 1 atas perintah Ratu Ellena tuan putri" jawab pelayan


"Baiklah, mari lanjutkan tujuan ku" ucapku dan memilih gaun yang bagus sore ini.


...-----...


>> At, Yellow Crysan Kingdom <<


Saat sudah sampai, aku turun dari kencana dan menggandeng lengan Pangeran Harris untuk berjalan memasuki aula kerajaan Yellow Crysan.


Aku sangat sangat percaya diri hari ini, aku yakin. Putri Aura akan kesal dan Pangeran Aiden akan mendekatiku, dengan cara seperti ini Putri Aura akan kehilangan 2% harapannya.


"Kau tampak sangat bahagia" Pangeran Harris


"Cukup katakan apakah aku hari ini sangat cantik atau tidak pangeran?" tanyaku


"Tentu kau cantik putri, kau adalah adikku" Pangeran Harris


"Anggap aku adalah seorang wanita bukan seorang adik. Bagaimana? Aku cantik?" tanyaku


"Iya kau cantik hari ini, hanya saja turunkan kesombongan mu ini. Semua putri pasti akan cantik" Pangeran Harris


"Wah, baiklah aku paham. Tak ada yang bisa menandingi kecantikan Putri Abella dimata mu. Maaf atas sikap sombong ku tadi, aku sombong karna sebuah tujuan yang baik, tenang saja kakak, dan aku akan merahasiakan kejadian kemarin antara kau dan Putri Abella di perpustakaan" ucapku dan terkekeh pelan.

__ADS_1


"Apa maksudmu putri?" Pangeran Harris kebingungan


Sejak tadi, aku dan Pangeran Harris berbicara dengan suara yang pelan. Sehingga raja dan ratu tak mendengarnya.


"Apa yang kau tau putri? Katakan padaku" pangeran Harris


"Tidak ada pangeran" jawabku lalu tersenyum lebar


Pintu aula dibuka dan menampilkan bendera kerajaan Corvus, Yellow Crysan, White Eagle, Blue Stone dan Black Cart. Semua orang tersenyum karna kedatangan keluarga kerajaan Rumpelstiltskin. Aku dan keluargaku duduk di kursi yang sudah disediakan.


"Semua orang menatap mu putri" Pangeran Harris


"Aku tak butuh perhatian semua orang, hanya 2 saja" jawabku


"2? Siapa saja?" Pangeran Harris


"Raja Ronan dan pengawalnya" jawabku asal.


"Sepertinya kau harus dirawat putri, kau tidak beres sore ini" jawab Pangeran Harris membuatku ingin tertawa.


Setelah semua telah datang, Raja Ronan dari kerajaan Yellow Crysan membuka acaranya.


"Salam semuanya, aku Raja Ronan dari kerajaan Yellow Crysan mengucapkan selamat datang kepada kalian semua. Terima kasih telah menerima tawaranku untuk mengadakan acara pertemuan ini di istana ku. Sekarang... silahkan nikmati jamuan nya" Raja Ronan.


Semua menikmati jamuannya dan saling bercengkrama. Aku menangkap 2 sasaran ku, puytri Aura terlihat sinis menatapku dan Pangeran Aiden menatapku dan aku selalu menangkap basah hal itu.


"Wah senangnya..." gumam ku


"Senang juga jika kau menikmati acara ini Putri Carla" jawab Ratu Ellena padaku


"Iya ratu" jawabku


"Baiklah, sekarang silahkan para pangeran dan putri bergabung. Raja dan ratu akan berbincang-bincang" ucap Raja Ronan


Seketika gaduh karena pangeran dan putri berjalan menuju tempat duduk yang mereka mau. Aku berjalan santai menuju meja makan panjang disana. Dan aku berpapasan dengan Pangeran Aiden, dia menarikan kursi untukku dan dia duduk di kursi sebelahku karena itu yang tersisa.


"Wah... Seperti sudah lama tak bertemu ya, aku senang putri dan pangeran dijadikan 1 seperti ini" Pangeran Sean


"Aku senang kau berkata seperti itu Putri Ivy" jawab Pangeran Lynx


"Aku juga berterima kasih kalian menerima aku dan Putri Hazel dengan baik sebagai teman" Putri Aura


"Sudah semestinya putri" jawabku langsung dan tersenyum, Putri Aura nampak tak suka saat aku menjawab itu dan dia tetap tersenyum.


"Kau cantik sekali Putri Carla" puji Pangeran Aiden tiba-tiba


"Terima kasih Pangeran Aiden, kau juga tampan sekali hari ini" jawabku


"Terima kasih atas pujiannya Putri Carla" jawab Pangeran Aiden.


"Terima kasih kembali Pangeran Aiden" jawabku


"Baiklah dengarkan! Mari kita anggap perayaan ini sebagai tanda kekeluargaan baru kita, perayaan kemenangan perang kerajaan Yellow Crysan dan perayaan pernikahan Pangeran Harris dan Putri Abella!" ucap Pangeran David


"Mari kita rayakan bersama" imbuh Pangeran Gavin


Semua memakan jamuan dan meminum minuman yang disediakan. Di samping kiri ku adalah Putri Karen.


"Wah cantiknya putri ini" pujinya


"Dengan gaun putih ini kau tampak lebih cantik putri, percaya atau tidak aku mengatakan yang sebenarnya" ucapku


"Terima kasih, jangan membuatku menjadi besar kepala putri" Putri Karen.


"Aku mengatakan yang sebenarnya" jelas ku kembali


"Oh iya, sementara raja dan ratu berbincang-bincang bagaimana jika sudah selesai acara jamuan kita pergi memanah dan melakukan hal lain pangeran dan putri? Aku hanya mengajak" Putri Hazel


"Dengan senang hati kami akan menerima ajakan tersebut putri" jawab Putri Abella


"Baiklah, kalau gitu sekarang saja" ajak Putri Karen

__ADS_1


"Baiklah, ayo!" Pangeran Gavin


Semua pangeran dan putri keluar aula dan berjalan menuju halaman belakang kerajaan ini. Aku berjalan menuju ke arah pacuan kuda, disana ada seseorang yang sedang memacu kudanya aku tertarik dan mendekati area itu.


"Huh... Aku rindu berkuda" gumam ku


"Kapan aku bisa keluar berkuda seperti dulu?" gumam ku kembali


"Bagaimana kalau besok?"


Aku menoleh dan melihat ada Pangeran Gavin mendatangi aku dan ikut berdiri di sampingku


"Salam Pangeran Gavin" sapaku


"Salam Putri Carla, aku tak sengaja mendengar gumaman mu tadi. Lalu aku menimbrung nya" Pangeran Gavin


"Apakah gumaman ku keras pangeran sampai kau bisa mendengar nya?" tanyaku dengan sedikit candaan


"Tidak hanya saja telingaku terlalu sensitif putri, maafkan lah.…" Pangeran Gavin terkekeh di akhir katanya.


"Tak apa, lebih bagus memiliki telinga seperti itu" jawabku


"Aku serius dengan ajakan ku tadi Putri Carla. Kau mau berkuda bersamaku besok?" Pangeran Gavin


"Hm… aku rasa bisa, besok aku tidak ada jadwal kerajaan" jawabku


"Baiklah, kita akan berkuda setelah acara pernikahan Pangeran Harris dan Putri Abella selesai" Pangeran Gavin


"Akan menyenangkan berkuda denganmu" jawabku


"Begitu pula denganmu Putri Carla" jawab Pangeran Gavin


Kesunyian datang pada kami berdua, kemudian Pangeran Gavin membuka suara kembali.


"Wah… enaknya jika sudah di jodohkan dan dipastikan menikah. Ya kan putri?" Pangeran Gavin


Aku melihat ke arahnya dan ternyata Pangeran Gavin menoleh ke belakang, aku mengikuti arah pandangnya. Ternyata, Pangeran Harris sedang bercanda dan bermesraan dengan Putri Abella di pinggir kolam ikan dan pancuran air.


Tapi, dari arah lain aku melihat Pangeran Aiden mendekat bersama dengan Putri Aura.


"Sepertinya akan ada yang datang diantara kita putri" Pangeran Gavin


"Sepertinya begitu" jawabku setelah sudah kembali menatap ke arah pacuan kuda


"Salam Putri Carla, Pangeran Gavin" ucap Putri Aura


Aku membalikkan badan dan menjawab salam itu begitu juga dengan Pangeran Gavin.


"Sepertinya asyik menatap pacuan kuda seperti ini pangeran" ucap Putri Aura dan berdiri di sampingku


"Aku hanya menemani Putri Carla" jawab Pangeran Gavin


"Sepertinya kau menarik banyak perhatian pangeran hari ini Putri Carla. Kau sangat cantik" Putri Aura


"Jika itu pujian, aku akan mengucapkan terima kasih Putri Aura" jawabku menatapnya sekilas dan kembali melihat pacuan kuda


"Wah, kalian berdua memang cantik. Tidak perlu saling memuji" Pangeran Gavin


"Pujian perlu dilakukan pangeran, agar orang itu menyadari betapa sempurna dirinya. Memuji dengan kebenaran bukan dengan kebohongan. Begitu caranya" jelas ku


"Benar juga itu Putri Carla" jawab Pangeran Gavin


"Baiklah, ku rasa aku akan bergabung dengan Putri Karen dan Hazel di area memanah saat ini. Salam" ucapku.


Aku pergi meninggalkan 3 orang itu dan berjalan menghampiri Putri Hazel dan Putri Karen di area memanah.


.... to be continued ....


Wah... udah sejauh ini terima kasih yang sudah membaca aku sangat berterima kasih kalian ada minat buat baca cerita ini.


Tapi, jangan lupa untuk tinggalin jejak ya seperti vote, komen dan share ke teman-teman kalian tentang cerita ini.

__ADS_1


__ADS_2