
Didalam ruangan bu Desi, aku dan Amalia duduk bersebelahan didepan meja yang diseberangnya sudah ada bu Desi, wanita setengah paruh baya namun masih terlihat cantik, anggun, rapi dan elegan...lalu bu Desipun memperkenalkan diri pada kami.
"Selamat pagi saya Desi kepala bagian HRD disini" ucapnya sambil menjabatkan tangannya kepada kami diikuti senyuman hangat seorang ibu.
"Saya Khairin biasa dipanggil Airin" ucapku memperkenalkan diri dilanjutkan dengan Amalia "Saya Amalia biasa dipanggil Lia"
"Baik, sebelumnya saya ucapkan selamat kepada kalian berdua, dari sekian ratus orang kalianlah yang akhirnya berhasil menjadi orang orang terpilih oleh perusahaan kami" Aku dan Lia hanya tersenyum dan saling memandang kemudian kembali fokus ke bu Desi dan beliau melanjutkan dengan penjelasanny mengenai jam kerja, sistem kontrak dan tugas atau pekerjaan yang akan kami lakukan lalu yang terakhir adalah salary yang kami terima.
" Jadi kalian akan menjalani masa kontrak 6 bulan, jika kinerja kalian sesuai dengan ekspektasi kami maka status kalian berubah menjadi karyawan tetap, bagaimana?" tanya bu Desi kepada kami berdua.
"Baik kami setuju bu" serentak aku dan Lia menjawab secara bersamaan lalu kami saling memandang dan tertawa kecil.
"klo gitu silahkan kalian tanda tangan surat kontrak ini, baca terlebih dahulu jangan sampai ada yg tidak sesuai dengan apa yang sudah disepakati dikemudian hari" ucap bu Desi mengingatkan kami.
Aku membaca perlahan tentang perjanjian kontrak yang diberikan, semua sudah sesuai karena dalam kontrak ini tidak ada yang dirugikan dari kedua belah pihak yang ada malah menguntungkan buat karyawan.. khususnya, dengan bismillah dan yakin akupun menandatangani kontrak tersebut dan meyakinkan diri juga bahwa ini adalah pekerjaan pertama dan terakhir setelah menikah, kulihat Liapun dengan mantap menandatangani kontrak tersebut.
"Baik...terima kasih atas kepercayaan kalian, dan saya harap kerjasama kita bisa berjalan lancar dan berlangsung dalam waktu yang sangat lama" kemudian bu Desi tersenyum dan menjabat tangan kami berdua lalu mengarahkan kami berkeliling perusahaan sebagai perkenalan kami kesemua bagian, termasuk toilet dan kantin perusahaan dan yang terakhir adalah ruangan Accounting dilantai 2 dimana tempat ini akan menjadi tempat yang akan kami jadikan tempat untuk menghabiskan waktu seharian berkutat dengan pekerjaan.
Bu Desi memasuki ruangan tersebut diikuti aku dan Lia kami berjalan dan masuk kedalam ruangan kaca yang tidak terlalu besar yaitu ruangan kepala, beliau adalah bu Irene .
tok..tok..tok.. lalu bu Desi membuka pintu kaca itu dan masuk.
__ADS_1
"Pagi bu Irene...." sapanya pada sosok wanita yang ada didalam.
wanita yang seumuran dengan bu Desi sama sama cantik anggun dan elegan namun tersisip sebuah kacamata dihidung mancungnya yang membuatnya terlihat berwibawa.
"Pagi bu Desi,..." balasnya dengan senyuman
"ini ya kedua pegawai baruku"
bu Desi membalikkan badan dan melambaikan tangan kearah kami berdua, menyuruh kami masuk.
"tau aj bu Irene, kenalkan ini Airin, dan Lia" bu Desi memperkenalkanku padanya.
kami berdua hanya tersenyum dan mengangguk.
"Perkenalkan saya Irene, saya kepala disini, saya sangat senang akhirnya mendapatkan personil baru disini...,ok... kalian sudah siap bekerja hari ini?" MNucapnya dengan senyuman tegas.
"Kami siap bu" jawab kami yang tak kalah tegasnya dengan bu Irene.
bu Irene mengantarkan kami ke meja masing masing dan mempersilahkan duduk, kulihat sudah ada setumpuk berkas di meja kami, lalu bu Irene menjelaskan tugas kami dan diawali dengan merekap laporan dari berkas yang sudah ada dimeja kami dan tak segan segan kami hanya diberikan waktu tenggat 2 hari saja .
"Silahkan bekerja dan saya tunggu hasil kerja kalian besok , jam 15.00 pastikan laporan kalian sudah ada dimeja saya, OK" berbeda dengan bu Desi yang lembut, bu Irene lebih tegas dan to the point.
__ADS_1
"O ya ..klo ada yang tidak kalian mengerti tanyakan saja langsung pada saya" kamipun menjawab dengan anggukan dan bi Irene kembali keruangannya
aku dan Lia saling beradu tatap sebentar dan kembali mengalihkan perhatian kami pada tumpukan berkas yang ada dimeja kami.
***
Setelah sarapan aku merapikan meja makan dan piring kotorpun dicucinya lalu diletakkan ketempat yang seharusnya, kemudian dia naik keatas menuju kamarnya lalu mandi dan bersiap siap untuk berangkat kerja.
Setelah siap aku langsung turun kebawah saat ditangga aku melihat kanan dan kiri mencari seseorang tapi yang dicari tak kunjung ditemukan.
"Hheemmm...mungkin, Airin masih dikamarnya"ucapku lirih dan melanjutkan langkahku menuju garasi, aku memajukan mobil sedikit kedepan dan memanaskan mesin mobil terlebih dahulu, sebelum ku pakai, sambil menunggu aku berdiri bersandar disamping mobil sambil memainkan gadgetku, tiba tiba aku dikagetkan oleh Airin yang berpamitan dan mencium tanganku, sebenarnya aku ingin mengajaknya berangkat bersama tapi Airin berjalan dengan cepat keluar rumah dan yang bisa aku lakukan hanya diam sambil melihat punggungnya hingga menghilang.
Tak lama kemudian akupun berangkat kerja, pagi ini jalanan lebih lenggang dari biasanya...didepan lampu lalulintas beralih kewarna merah akupun menghentikan mobilku, tiba tiba terlintas dipikiranku tentang perubahan sikapku kepada Airin
"Kenapa aku saat ini lebih senang melihat Airin rasanya aku ingin berada didekatnya ingin melihatnya tersenyum lagi seperti kemaren" gumamku dengan penuh pertanyaan
"Benar semua itu karna senyuman Airin, senyuman hangatnya membuat hatiku menjadi sejuk, tapi aku merasa tidak asing dengan senyuman itu dimana aku pernah melihatnya, rasanya aku sangat merindukannya...tapi dimana?"
tinn...tinnnn
suara klakson mobil menyadarku ternyata lampu lalulintas sudah beralih ke warna hijau, dengan cepat kulajukan mobilku hingga didepan lobby gedung kantorku.
__ADS_1
Seperti biasa selalu ada yang menyambutku saat aku datang Andi dan beberapa staf. Aku keluar dari mobilku dan berjalan menuju ruanganku.
jangan lupa dukungannya ya readers komen dan likenya bisa menambah Author. jangan lupa juga kritik dan sarannya 😘😍😍😍