
*****
Aku masuk kedalam mobil dan melajukan mobilku keluar rumah menuju kantor, sekilas aku melihat Airin masih berdiri didepan pintu dan melambaikan tangan kepadaku ...
" cihhh...apa yang dia lakukan berdiri dan melambaikan tangan padaku, jangan berharap banyak kamu Airin" gumamku kesal.
45 menit kemudian aku sampai dikantor
aku berhenti didepan Lobby dan Andi membukakan pintu untukku sambil mengucapkan salam kepadaku
" Selamat pagi pak presdir" dan saat masuk kedalam gedung semua orang tunduk dan hormat kepadaku ..
aku adalah Aqmar Nadhif Ramdhan putra tunggal dari Surya Permana Ramdhan salah satu pengusaha sukses yg cukup dikenal di asia dan beberapa patner bisnis perusahaan kami berasal dari Inggris dan Eropa. akupun jg cukup terkenal dan dikagumi banyak orang terutama di kaum hawa, selain aku pintar aku jg mempunyai wajah yang sangat tampan sehingga aku selalu dijadikan kriteria wanita masa kini.
Sebenarnya aku adalah anak yang penurut, baik, lembut dan ramah tapi aku sedikit berubah semenjak orangtuaku menjodohkan aku dengan Airin gadis yang tidak aku kenal dan yang aku tau orang tuanya mengalami kebangkrutan karna Airin, bagiku airin hanyalah wanita yang bisa membawa kesialan untukku, penilaianku tentang perjodohan ini adalah adanya keinginan untuk mengambil keuntungan dari kami, hanya karena kedua orang tua kami bersahabat aku tidak dengan mudah menerima itu dan tidak akan aku biarkan mereka mendapatkan keinginannya orang tuaku memang terlalu baik jadi tidak ada penilaian jelek terhadap keluarga Airin, untuk itu aku memberikan syarat kepada orang tuaku untuk tidak memberitahukan identitas kami yg sebenarnya aku berpura2 menjadi orang biasa dan sebagai karyawan biasa dan Airinpun tidak tau apa dan sebagai apa aku bekerja dan diapun juga tak pernah bertanya kepadaku.
__ADS_1
****
" Bagaimana jadwal meeting dengan pak Nizam, apakah sesuai jadwal yang ditentukan" aku bertanya pada Andi dia adalah orang kepercayaanku sekaligus sahabatku sambil berjalan menuju ruang kerjaku. Sesampainya Adit membukakan pintu untukku dan aku langsung masuk kedalam ruang kerjaku dan menuju kursi kebesaranku.
"Semua sesuai rencana awal, meeting dengan pak Nizam pukul 10.00,dan setelah itu anda tidak ada jadwal lagi" ucap adit menjelaskan jadwalku hari ini.
" Pesankan aku tiket ke Surabaya dan pesankan hotel Selama 2 hari 2 malam, setelah meeting aku akan pergi ke surabaya"
" Ada keperluan apakah anda kesurabaya karena tidak ada dijadwal anda pak Nadhif" tanya Adit bingung "apa saya jg ikut dengan anda pak?"
"Aku ingin mencari Fanda Cinta pertamaku yang belum bisa aku lupakan"
"Tapi anda sudah menikah pak Nadhif, jika anda menemukannya apa yang akan anda lakukan dan bagaimana dengan istri anda" Andi mencoba mengingatkanku tentang apa yang akan aku lakukan. akupun diam dan berpikir ulang tapi tetap saja, keinginanku mencari Fanda lebih besar daripada rasa kasihanku pada Airin.
Fanda adalah gadis yang aku kagumi dan diam diam aku mencintainya, kami sama sama bersekolah di SMA Swasta yang cukup terkenal dan bergengsi di Surabaya, aku jatuh cinta pada pandangan pertama pada fanda, saat itu aku ditahun akhir masa SMA ku, aku berlari masuk menuju pintu gerbang sekolah, tanpa sengaja aku bertabrakan dengan seseorang dan diapun terjatuh "Innalillahi...astaghfirullah" teriak gadis itu saat tubuhnya terjatuh karna bertabrakan denganku. akupun kaget dan langsung mengulurkan tanganku untuk membantu dia bangun " terima kasih atas pertolongannya" dan diapun berlari menjauh dariku, dari situlah aku terpesona dengan kecantikannya selain itu tutur kata yang lembut dan sopan dan diapun tidak marah karna ulahku yang menabraknya tadi..., walaupun hanya sekilas pertemuan itu selalu membayangiku setelah itu aku mencari ditiap kelas, bisa saja aku menanyakan keteman temanku yang lain tapi nama saja aku tak tau dan akhirnya aku menemukannya dia adalah anak kelas 3 IPA 2 kelasnya agak jauh dariku karena aku di kelas 3 IPS 1, tiap hari aku selalu sembunyi sembunyi untuk melihatnya banyak alasan yang kubuat agar aku bisa melihatnya walaupun sebentar itu sudah cukup bagiku... hingga suatu hari saat aku ke kelasnya dengan dalih aku bertemu denga Andi yang saat ini menjadi orang kepercayaanku (padahal saat SMA aku tidak terlalu dekat dan berkat fandan akhirnya kami dekat dan bersahabat hingga kini, karna andilah yang aku jadikan alasan untuk melihatnya) saat aku duduk dibangku sebelah Andi b aku mendengar seseorang memanggil namanya "Fanda...kekantin yuk...dah lapar nie" aku sangat senang bisa mendengar dan tau namanya ..." Cantik sekali namanya Fanda...akan aku ingat dan aku simpan dalam hati dan pikiranku, tidak akan aku lupakan nama itu"gumamku sambil meletakkan kedua telapak tanganku didada. dan matakupun mengikutinya hingga dia menghilang.
__ADS_1
Akupun ikut tersenyum mengingat tingkah lakuku konyolku mengikuti fanda namun tak berani mengungkapkan perasaanku hingga kini.
****
" Baiklah saya akan lakukan apa yang sudah anda perintahkan, dan saya harap anda tidak menyesal dengan apa yang anda lakukan." tegur Andi membuyarkan lamunanku dan
Andipun keluar ruangan dan aku langsung memfokuskan diri pada tumpukan berkas yang ada dimejaku.
****
Tok...tok...tok...dan Andipun masuk kedalam ruang kerjaku.
"Pak Nadhif, sudah waktunya anda berangkat ke Freshfood resto" Freshfood resto adalah tempat meetingku dengan pak Nizam. aku melihat jam tanganku tak terasa sudah jam 9.15 aku harus bergegas menuju ketempat itu, memang Freshfood resto lokasinya tak jauh dari kantorku tapi ini adalah jam jamny macet dan bisa 35 menit tiba dilokasi.
Aku menegakkan badanku dan dan langsung mengambil jas yang tadi aku lepaskan dan tasku akupun berjalan keluar ruangan dan Andi mengambil tas yang ku bawa.
__ADS_1
sesampainya dilobby sudah terparkir mobil yang ku bawa tadi dan akupun masuk dan duduk dikursi belakang sedangkan Andi duduk didepan kemudi, lalu kamipun melaju menuju Freshfood resto.