
perum Dertasari blok H.11...aku melihat alamat yang dikirim Rizky kepadaku pastinya dia mendapatkan dari Santi pacarnya. karna hari sudah malam akupun memutuskan untuk kembali ke hotel dan mencarinya besok pagi...
KRIiiinnngggg.....krrriiinnngggg....kkrriinnggggbunyi alarm membangunkanku tepat jam 5 pagi, aku langsung mandi dan belanjut sholat subuh. Setelah itu aku beristirahat di tempat tidur dan memainkan hpku ada 5 panggilan dan 2 pesan dari Airin yang mengingatkan aku untuk Sholat subuh dan aku tak menanggapinya.
pukul 7.00 setelah rapi aku turun kebawah untuk sarapan, dan langsung menuju alamat rumah fanda yang diberikan Rizky padaku.
aku berdiri didepan lobby hotel untuk menunggu taksi yang sudah kupesan melalui resepsionis, tak lama kemudian taksi yang kupesan berhenti didepanku dan aku langsung masuk kekursi penumpang.
"ke perum dertasari ya pak" perintahku pada sopir taksi "siap pak"diapun langsung menyalakan argo dan melajukan taksinya kealamat yang aku bilang tadi, sekitar 1jam perjalanan yang kutempuh dan akhirnya aku sampai kealamat yang dimaksud.
"Dertasari blok H no.11....ah benar ini rumahnya, pak saya turun sebentar ya bapak tunggu saya disini"perintahku pada sopir taksi tersebut.
aku turun dan dia memarkirkan taksinya didepan rumah tersebut.
aku memencet bel rumah yang ada diujung pagar namun tak terdengar suara bel tersebut dan tiba tiba seorang laki laki berpakaian sekurity menghampiriku dari dalam pagar.
__ADS_1
"Assalamualaikum...pak apa benar ini rumah nona Fanda?"tanyaku dan pria itu terlihat agak bingung ,tak lama keluarlah seorang lelaki paruh baya yang sedari tadi berdiri didepan pintu rumahnya menghampiriku dan bertanya padaku "Adek cari nak fanda ya?saya Ahmad pemilik rumah ini...silahkan masuk dulu" ucapnya sambil memperkenalkan diri dan mempersilahkan aku masuk kedalam. dengan sigap sekurity tersebut langsung membuka pagar
"saya Nadhif pak " akupun menjabat tangannya memperkenalkan diri dan langsung masuk mengikutinya kedalam rumah
" Silahkan duduk, mau minum apa,?" ucapnya sambil mengambil posisi duduk disofa ruang tamunya mempersilahkan aku duduk.
" Terima kasih pak, g usah repot repot saya tidak lama disini..."jawabku pada pria itu
" Adek cari nak Fanda ya, memang adek siapanya? kok kenal nak Fanda" tanyanya padaku
" Saya teman SMAnya pak Kebetulan kami ingin mengadakan acara reuni akbar Sma kami dan kebetulan hanya fanda yang tidak bisa kami hubungi untuk itu saya berinisiatif untuk langsung datang kemari" alasan yang aku buat untuk menerangkan siapa aku dan tujuanku kesini...karena tidak mungkin aku mengatakan kalo aku mencarinya hanya untuk mengungkapkan perasaanku pada fanda sedangkan statusku sudah beristri.
"Nak Fanda sebenarnya sudah tidak tinggal disini lagi, memang rumah ini dulu rumah orang tua nak fanda saya membelinya karena kebetulan saat itu mereka sedang mengalami kesulitan...saya adalah teman dekat papanya, setau saya mereka pindah kejakarta, itupun demi nak Fanda karena kejadian yang menimpanya..bla..bla...bla....."cerita pak Ahmad tentang keluarga Fanda dan ternyata apa yang sudah Rizky ceritakan kemaren adalah benar aku hanya termangu diam mendengarkan dan ada perasaan trenyuh dan kesal karena disaat susah aku tidak ada disampingnya ingin rasanya aku menangis menyesali diri tp semua itu aku tahan dihadapan pak Ahmad
dan pak ahmad pun menyampaikan kabar terakhir dari Fanda
__ADS_1
" Terakhir yang saya tau pak Bayu menjodohkan Fanda dengan anak sahabatnya dan sepertinya mereka sudah menikah 2 hari yang lalu, kebetulan saya ada tugas keluar kota jadi saya tidak bisa menghadiri acara tersebut" diapun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju kamar yang ada disamping ruang tamu..tak lama pak Ahmad kembali kesofa yang dia duduki tadi "Maaf ya tadi saya tinggal kedalam sebentar, saya cari undangan dari pak bayu tapi g ketemu mungkin terselip, tapi seingat saya rumah mereka sekarang ada di jakarta pusat.." "klo saya lihat nak Nadhif punya perhatian yang lebih buat nak Fanda ya" goda pak Ahmad sambil tersenyum padaku aku hanya menjawab dengan senyuman lebar.
" Baiklah kalo gitu pak, terima kasih atas informasi dan bantuannya, dan saya pamit dulu ya pak"akupun menjabat tangannya dan langsung berjalan keluar rumah disana masih terlihat taksi yng menungguku. aku melihat jam tangan ternyata aku berada didalam cukup lama hampir satu jam, ya perbincangan kami tentang keluarga fanda memang membuat aku antusias dan rasanya aku ingin terus mengetahui lebih dalam. aku membuka pintu kursi penumpang taksi dan laangsung duduk didalam.
" langsung balik kehotel ya pak" sejenak aku berfikir dan aku memutuskan sore ini langsung pulang ke jakarta.
didalam taksi aku menghubungi Andi supaya memesankan tiket pulang siang ini dan tentunya dia kaget karena aku pulang diluar rencana, tanpa bertanya panjang diapun akhirnya memesankan tiket pesawat untukku
sesampainya dihotel aku segera mengemas baju kedalam koper dan siap siap untuk berangkat kebandara.
15 menit kemudian aku sudah sampai dimeja resepsionis untuk membatalkan pemesanan kamar yang sebelumnya aku pesan untuk 3 hari dan memesan taksi yang mengantarkanku ke bandara.
jam keberangkatanku kejakarta adalah 14.30 dengan pesawat Bantik Air
dan saat sampai dibandara tepat 1 jam sebelum take off, jadi aku masih mempunyai cukup waktu untuk istirahat diruang tunggu sebelum masuk kedalam pesawat.
__ADS_1
45 menit kemudian petugas menginformasikan untuk masuk kedalam pesawat...pramugari cantik menyambutku dipintu masuk dan menuntunku kekursi yang sudah terdaftar namaku tak lama para pramugari menginstruksikan para penumpang untuk duduk dan memasang savebelt dan merekapun memperagakan safety demo sebelum pesawat tinggal landas.
dan akhirnya pesawat yang kami tumpangipun terbang menuju Jakarta.