
Sudah dua hari sejak kedatangannya kembali ke Indonesia, semua pegawai Raina dibuat terkejut saat Dimitry mengatakan jika dia merupakan kakak dari Raina. Teriakan histeris datang dari para wanita yang sudah dari lama mengagumi sosok Dimitry. Dan membuat beberapa pegawai laki-laki menatapnya tidak suka, karena beberapa gadis incarannya kini beralih menatap kearah Dimitry.
"Kak, mana janji yang kau ucapkan saat dipesawat?" Kali ini Raina menagih janji Dimitry yang mengatakan akan memberikannya bodyguard wanita.
"Janji... " Ucap Dimitry sedikit heran.
"Lihatlah, semua pegawai ku tidak nyaman karena keberadaan lima orang pengawal didepan."
"Mulai saat ini mereka akan terbiasa Rain."
"Itu bisa saja membuat semua pelanggan ku takut. Dan tidak lagi berlangganan pada ku kak."
"Lalu apa mau mu?"
"Setidaknya dia tidak harus berpakaian formal seperti itu, dan cukup menggunakan seragam security, jadi semua pelanggan ku tidak ketakutan, seperti melihat preman." Ucap ketus Raina pada Dimitry.
"Baiklah, kau boleh menyuruh pegawai mu untuk membuatkannya seragam security, dan mereka akan berjaga didepan dan dibelakang."
"Oke,,,," Jawab Raina senang. Ternyata memiliki saudara laki-laki semenyenangkan ini. Membuatnya sedikit melupakan hatinya yang resah, karena sampai saat ini perasaannya tidak bisa berpaling dari Aksa.
..........
__ADS_1
Empat bulan sudah berlalu sejak dia bertemu keluarganya, rutinitas yang dilakukan Raina masih seperti biasa, tetapi bedanya kehidupannya lebih berwarna sejak keberadaan keluarganya. Setiap tiga hari sekali Ana selalu melakukan panggilan vidio call, ada saja yang menjadi bahan topik pembicaraan antara ibu dan anak itu.
Daddy-nya sesekali ikut bergabung dalam panggilan group yang dibuat oleh Ana, dengan kebiasaan Dimitry yang selalu menggoda adik perempuannya.
Dimitry sudah kembali ke Rusia untuk mengurus beberapa cabang anak perusahaan yang dikelola Avram, tetapi kelima bodyguard sang ayah masih tetap berada di sana, bedanya saat ini Raina memiliki satu bodyguard wanita yang selalu mengikutinya kemana pun.
Cika, merupakan bodyguard yang telah memenuhi protokol keamanan keluarga Alexander, gadis yang menguasai beberapa ketrampilan beladiri itu memiliki tubuh yang tinggi dan tegap, tetapi Raina selalu menyamarkannya seolah dia merupakan asisten pribadinya. Meskipun sudah ada Lita disana.
Musim liburan telah tiba, Ana terus saja merengek pada Raina untuk bisa datang ke kediaman orang tuanya, meskipun sebenarnya job Raina masih sangat banyak, dan dia berjanji jika nanti akhir bulan pekerjaannya sudah tidak menumpuk, dia akan datang kembali Rusia.
Raina juga sudah sangat merindukan pelukan sang ibu, karena sejak hari itu dia masih belum pernah kembali lagi ke mansion keluarga Alexander. Hari-harinya selalu dihangatkan oleh perhatian sang mommy yang menurutnya terlalu over, meskipun terkadang sedikit membuatnya bimbang karena dia dilarang mengambil job malam, tetapi hal itu membuat perasaan Raina menjadi hangat.
Meskipun Raina selalu tidak ingin irang tuanya ikut campur, tetapi nyatanya dia membutuhkan sang daddy dan kakaknya untuk bisa ikut mempromosikan semua produk yang dia ciptakan.
"Bulan depan daddy akan meresmikannya di sini, dan kau sebagai penanggungjawab sekaligus owner, harus berada disini saat acara itu diresmikan." Begitulah ucapan Avram via telepon, dia sangat antusias menciptakan perusahaan untuk sang putri.
"Datanglah besok, Dimitry akan mengirimkan jet pribadinya untuk mu, maaf jet pribadi untuk mu belum selesai di modifikasi." Ucap Avram dengan nada datarnya. Tetapi mampu membuat Raina membulatkan kedua matanya.
"Dad, aku tidak suka terlalu berlebihan." Jawab Raina tidak begitu menyukai hal yang berlebihan.
"Semua itu tidak berlebihan, terlebih kau merupakan putri ku, putri seorang Alexander Avram."
__ADS_1
Karena malas berdebat, Raina memilih bungkam, sudahlah toh dia tidak pernah meminta apa pun pada kedua orang tuannya.
Dua hari lagi dia akan berkunjung ke Rusia, dengan sang bodyguard, sebenarnya Raina ingin mengajak Lita ikut serta, tetapi tugasnya sebagai asisten Raina membuatnya tidak mempunyai pilihan lain kecuali harus menetap di Indonesia.
Avram dan Ana mempersiapkan acara peresmian itu semewah mungkin, karena itu sekaligus dia jadikan sebagai ajang promosi pada para tamu yang datang. Tak segan-segan bahkan kali ini semua desain gaun Raina dibuatkan accesories perhiasan langsung oleh Avram.
Mulai dari mahkota, anting, gelang, kalung serta cincin yang sesuai, membuat set yang diluncurkan Raina terlihat mewah dan elegant.
Raina sudah tiba di bandara, diantar oleh sang driver, dia bersama satu bodyguard wanita dan dua bodyguard pria yang mengikutinya, membuat semua mata tertuju padanya.
Gadis manis dengan hijab pasmina yang berkibar itu, terlihat berjalan anggun membelah kerumunan dibandara yang terlihat sangat sibuk.
Tanpa dia sadari ada sepasang mata yang menetapnya tidak suka, sejak dia berada di ruang tunggu, hingga dia menaiki pesawat, tatapan itu seolah menghunusnya.
Terlebih saat Raina menaiki tangga pesawat yang pada bagian tengahnya bertuliskan huruf A & D, membuat tatapan wanita itu semakin terlihat tidak suka.
"Mengapa hidup mu harus sesempurna ini sekarang?" Dia meremas botol air mineral yang telah kosong dalam genggaman tangannya.
........ Bersambung .........
Malem All,,,, maaf ya kemarin libur.. hari ini Up lagi kok βΊβΊβΊβΊπππ jan lupa komennya, ππ makasih banyak.... βΊβΊβΊ
__ADS_1