Selepas Kata Talak

Selepas Kata Talak
BAB 05. Denial Adam Dirgantara


__ADS_3

Orang lain mungkin tidak akan tahu kapan kamu dalam kondisi baik-baik saja, tapi, ingat! Allah selalu tahu kapan kamu akan baik-baik saja.


Tidak ada ujian melebihi batas kemampuan dan tidak ada cobaan yang memberatkan, percayalah Allah sudah menyiapkan satu takdir yang tidak pernah kita sangka-sangka, mungkin skenariomu sudah bagus, tapi skenario Allah jauh diluar ekspestasimu.



Dikta berjalan melewati trotoar jalan dalam kondisi menangis, ia memilih menghabiskan sepersekian waktunya kini untuk menangis, sebelum dia mempersiapkan senyum yang akan dia tebar sebagai bentuk kesabaran.


Kring!


Suara ponsel Dikta yang berdering membuat Dikta merogoh tas-nya dan mengangkat si pemilik nama pemanggil tersebut yang ternyata adalah Aurel.


"Halo, Rel?" ujar Dikta mendekatkan ponsel itu ke telinganya sembari terus berjalan dengan langkah gontai.


"Tadi kamu nelepon aku, aku gak sempet angkat soalnya tadi lagi mandi, ada apa Ta?" tanya Aurel mempertanyakan kondisi sahabatnya itu.


"Aku udah ditalak sama Bang Robby," jawab Dikta dengan suara hilang timbul bernada pilu.


"Hah?"


Aurel di seberang sana, menautkan alisnya tidak habis pikir dengan apa yang terjadi kepada sahabatnya Dikta, Aurel benar-benar dibuat naik pitam oleh Robby, karena bisa-bisanya pria yang sudah menghancurkan hidup sahabatnya itu semakin menghancurkan sahabatnya lagi.


"Kamu tunggu aku, di halte jalan depan komplek perumahan kamu yah, aku bakal jemput," ujar Aurel yang membuat Dikta mengangguk walaupun tidak bisa di lihat oleh Aurel.

__ADS_1


Sambungan telepon mereka kemudian terputus, Dikta yang sudah tiba di halte langsung duduk di kursi yang ada disana, air matanya jatuh menggenang melewati pipi mulus dan wajah berseri yang tidak pernah meninggalkan lima waktunya bahkan tidak pernah melupakan Tuhannya.


Disaat Dikta sibuk menangis sedih, tiba-tiba sebuah mobil berwarna hitam terparkir dihadapannya sampai tak lama kemudian sosok pria turun dari sana dengan jas kedokteran miliknya.


"Dikta?" tanya pria tersebut yang membuat Dikta mengangkat kepalanya.


"Mas Adam?"


Pria yang bernama Adam itu, langsung menghampiri Dikta, dia juga adalah mantan kekasih Dikta dulu, setelah putus dari Dikta, Adam tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita lagi dan memilih menyendiri saja.


"Kamu kenapa nangis?" tanya Adam yang membuat Dikta menghapus air matanya.


"Gapapa, kok Mas," jawab Dikta tersenyum dihadapan Adam. "Mas Adam, baru pulang dari rumah sakit?"


"Udah Mas, jangan bawa-bawa Mas Robby lagi, seburuk apapun dia, dia masih suamiku, dan sebagai seorang istri, ketika keburukan suaminya diceritakan tentunya akan menusuk hati istrinya," jelas Dikta yang membuat Adam terdiam.


"Tapi jawab dulu, kamu kenapa?"


Dikta tersenyum. "Ini adalah aibku Mas, tidak sepantasnya aku menceritakan aibku sendiri kepada orang lain, karena barang siapa yang menutup aib seorang Muslim bahkan aib-nya sendiri, maka Allah akan menutupi aib-nya didunia dan akhirat."


Jleb.


"Biarkanlah aku menutup rapat aib dan ceritaku, sebagaimana Allah menutup rapat aib-ku bahkan dari mata malaikat sedikitpun," lanjut Dikta. "Mas Adam, ga perlu khawatir, aku baik-baik aja kok."

__ADS_1


Serasa diberi sebuah tamparan dahsyat oleh kalimat Dikta, Adam terdiam, sampai akhirnya sebuah mobil lain nya yang merupakan mobil Aurel datang dan membuat Dikta bangkit.


"Aku duluan yah Mas, Assalamualaikum."





TBC


Betewe Dikta dan Robby dimata hukum masih sah Suami Istri yah walaupun kata Talak itu terucap mereka baru pisah secara Agama.


Kenapa Dikta Mengatakan bahwa Robby masih suaminya dia gamau Adam tahu kalau sebenarnya dia udah ditalak.


MAMPIR KE NOVEL AUTHOR YANG LAIN


DIJUAL SUAMIKU DIBELI PAMANKU


DIKHIANATI DAN DIJUAL OLEH SUAMINYA MEMBUAT DIRINYA MERENCANAKAN BALAS DENDAM TERBAIK DENGAN STATUS PELAKOR SPESIAL!


Almaira Alshad, seorang wanita yatim piatu yang dinikahi oleh Arlan Megantara seorang pengusaha ritel harus menelan pil pahit saat suaminya menjual dirinya kepada seorang pria dewasa yang ternyata adalah sosok yang Alma anggap paman sendiri.

__ADS_1


Dirga Afdarianto, seorang pria beristri yang pernikahannya juga buruk mengetahui bahwa istrinya berselingkuh dengan sosok Arlan sehingga ia menawarkan Arlan untuk membeli Alma sebagai bahan untuk Dirga melakukan lomba selingkuh dan balas dendam kepada istrinya selama ini sehingga membuat Alma harus menjadi istri kedua Dirga yang secara tidak langsung mendapat pandangan pelakor oleh banyak orang.


__ADS_2