Selepas Kata Talak

Selepas Kata Talak
BAB 78. Istilah Pernikahan


__ADS_3

Aurel dan Sean kini duduk di ruang tamu rumah Mama Reni, ini hari terakhir pengajian Robby.


Didepan Aurel dan Sean ada Ustad Zaky, Ma ma Reni, Dikta dan Adam yang menatap mereka berdua lekat.


"Setelah memikirkan ini dengan baik, aku dan Aurel akan menikah secara agama besok dan aku sudah mengurus semua surat pengurusan apalagi profesi aku sebagai abdi negara tidak butuh waktu cepat untuk menikah secara negara juga, jadi sembari menunggu aku mengurusnya, kami akan menikah untuk menghalalkan hubungan kami dan tidak menimbulkan fitnah," jelas Sean yang membuat Adam dan Dikta saling melempar tatapan.


"Kalau Mama sih kembali lagi kepada kamu nak, kan yang menjalani kamu. Kalau kamu dan Aurel sudah siap lebih cepat lebih baik," jawab Mama Reni yang membuat Adam dan Dikta mengangguk setuju.


"Kalau memang begitu kemauan, kakak. Aku sebagai adik juga setuju, apalagi Aurel juga cinta sama kakak daripada menimbulkan fitnah dan kejadian malam itu kembali terulang. Lebih cepat lebih baik," timpal Dikta.


"Bagaimana menurut Ustad selaku yang lebih paham agamanya," Sean beralih ke Ustad Zaky yang sedari tadi mengusap dagunya.


Ustad Zaky tersenyum kemudian menyesap cangkir tehnya seolah tidak ada apa-apa padahal yang lain sudah menunggu jawabannya.


"Lakukan saja, karena sesungguhnya pernikahan seperti ini dinamakan pernikahan Az Zawaj Al Multasab," jawab Ustad Zaky.

__ADS_1


Sean mengangkat alis yang membuat Ustad Zaky tersenyum apalagi Ustad Zaky dapat membaca ekspresi Mama Reni, Adam dan Dikta serta Aurel yang bingung dan asing dengan istilah pernikahan seperti ini.


"Maksudnya itu, Pernikahan Az Zawaj Al Mustahab adalah pernikahan yang dianjurkan kepada individu yang mampu untuk melakukan pernikahan dan memiliki nafsu biologis untuk menghindarkan pribadinya dari kemungkinan melakukan zina yang dosa. Seorang muslim yang memiliki kemampuan dalam bidang ekonomi, serta sehat jasmani dalam artian memiliki nafsu syahwat, maka dia tetap dianjurkan supaya melakukan pernikahan meskipun individu yang bersangkutan merasa mampu untuk memelihara kehormatan pribadinya."


"Karena Sean dan Aurel hampir saja melakukan dosa zina yang menhjariskan mereka lebih cepat lebih baik melakukan pernikahan karena takutnya kejadian yang sama bisa terulang kembali, tidak ada yang tahu apa yang terjadi," lanjut Ustad Zaky.


Sean dan Aurel mengangguk.


"Dalam suatu hadits, Rasulullah bersabda," Ustad Zaky memberi jeda "Dari Abdillah berkata : Rasulullah SAW bersabda kepada kami, "hai para pemuda barang siapa pribadi kalian mampu untuk melakukan pernikahan maka melakukan pernikahanlah, sesungguhnya pernikahan itu menundukkan pandangan dan menjaga farji (kehormatan). Dan barang siapa tidak mampu maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu baginya sebagai penahan)"."


"Selain itu pernikahan Aurel dan Sean juga bisa disebut Pernikahan Az Zawaj Al Wajib," lanjut Ustad Zaky. "Pernikahan Az Zawaj Al Wajib adalah pernikahan wajib yang harus dilakukan oleh individu yang memiliki kemampuan untuk melakukan pernikahan serta memiliki nafsu biologis (nafsu syahwat), dan khawatir pribadinya melakukan dosa paling berat dalam Islam yakni perbuatan zina yang dosa dan dilarang Allah manakala tidak melakukan pernikahan. Untuk menghindari perbuatan zina, maka melakukan pernikahan menjadi wajib bagi individu yang seperti ini."


"Kenapa? Dikarenakan disini ditakutkan Sean bisa saja kembali khilaf walaupun khilaf nya dia keterusan, iya kan Sean?"


Sean menggaruk tengkuknya malu yang membuat semuanya tertawa.

__ADS_1


"Menikahlah, Insya Allah, saya siap menjadi Wali Hakim untuk Aurel kalian besok," lanjut Ustad Zaky.


Mendengar itu Aurel dan Sean mengangguk dan tersenyum karena sebentar lagi mereka akan menikah.





TBC


Assalamualaikum


Jangan Lupa Like

__ADS_1


Siapa nih yang baru tahu istilah ini???


__ADS_2