Selepas Kata Talak

Selepas Kata Talak
BAB 88. Bapak Hamil


__ADS_3

Mendengar permintaan Sean membuat Aurel berdecak kesal, bagaimana bisa ada orang yang ingin membuat ketoprak untuk satu porsi padahal dia bisa bersih.


"Tapi-"


Sean menaruh telunjuknya didepan bibir Aurel yang membuat Aurel tidak bisa menyelesaikan kalimatnya.


"Rasulullah SAW bersabda bahwa istri yang menolak suami akan dimurkai yang ada di langit hingga suaminya memaafkan istrinya," jelas Sean tersenyum penuh kemenangan. "Kamu loh yang ngajarin Mas dalilnya."


"Itu mah cari pembenaran lewat agama," jawab Aurel yang membuat Sean tidak terlalu mengambil pusing. "Aku harus ke pasar dong, aku lagi hamil loh Kak, masa ke pasar."


Sean berpikir sejenak. "Tenang, aku ada ide."


Sean mengambil ponselnya kemudian menelepon salah satu kontak sahabatnya yang membuat Aurel hanya bisa menatapnya.


"Assalamualaikum, Ris! Bantuin aku dong, kamu kesini yah," Sean memulai obrolan.


"Buat apa?" tanya Aris yang membuat Sean sinis.


"Kamu mau ku suruh ke pasar," jawab Sean tanpa dosa, Aris ingin membalas tetapi Sean keburu memotong. "Yang dulu suruh aku beli Obat Perangsang sampai salah minum siapa? Anggap aja permintaan maaf kamu, aku tunggu yah."


"Iya deh, iya, Pakmil," Aris berdecak malas.


"Pakmil?"


"Iya, Bapak Hamil, yang hamil istrimu yang bertingkah kau," jawab Aris tertawa pelan.


Sean mendelik. "Ku tandain mukamu Ris."


Sean mematikan sambungan telepon tersebut dan langsung kembali menarik Aurel ke pelukannya.

__ADS_1


"Cocok tau Kak, julukan bapak hamilnya," Aurel ikut tertawa pasalnya dia juga mendengar obrolan mereka.


"Kakak ngambek loh," Sean melipat kedua tangannya dengan wajah ditekuk membuat Aurel menangkup wajah suaminya itu kemudian mencubit hidungnya.


"Sejak kapan suami aku, jadi manja begini?" tanya Aurel mengunyel-unyel pipi Sean yang di tumbuhi brewok.


"Sejak kakak bucin sama kamu," jawab Sean memilih menidurkan kepalanya di pangkuan Aurel.


Aurel tersenyum kemudian mengusap rambut Sean yang lumayan lebat.


Di rumah sakit sendiri Bianca dan Anjani tengah mengambil jam istirahat mereka dengan duduk di rest area untuk tenaga medis.


"Mau main tiktok?" tanya Anjani yang membuat Bianca berpikir sejenak kemudian mengangguk.


"Kita buat yang lagi trend aja, apa itu dj bon-bon, ahahaha aku kurang tahu, yang joget-joget itu loh," jawab Bianca yang membuat Anjani segera mencari soundnya.


"Ngapain?" tanya Gevanya yang juga mengambil istirahat. "Mau tiktokan. Joget-joget gitu? Gak takut dosa."


"Emang joget dosa?" tanya Bianca mengambil posisi duduk disamping Gevanya.


"Joget-joget gitu memang gak dosa, tapi akan menjadi haram jika hasilnya sudah tidak baik, mungkin menurut kalian biasa aja, tapi memperagakan gerakan joget seperti ini justru memperlihatkan lekuk tubuh kita, justru akan memancing hawa nafsu kaum adam dan dosanya dimana? Yah di kita, joget memang tidak dilarang tapi itu haram jika sudah mengakali syariat-syariat agama," jelas Gevanya.


"Tapi kalau soundnya itu sholawat nabi, tapi yang buat kontennya cuma senyum genit tapi di kolom komentar penuh banget sama kaum adam yang tergoda, itu dosa gak?" Anjani nimbrung.


"Akan jadi dosa kalau sudah memancing hawa nafsu, apalagi soundnya sholawat nabi, jangan menyatukan yang haq dengan yang bathil, di satu sisi kita menjunjung baginda dengan sholawat namun disisi lain kita jatuhkan baginda, nauzubillah," jelas Gevanya kembali.


"Kok kamu tahu banyak sih?"


"Habis nonton youtubenya ustad Derry Sulaiman," Gevanya terkekeh.

__ADS_1



"Nah ini ketoprak nya udah jadi," Aurel membawakan ketoprak tersebut kepada Sean.


Sean berbinar kemudian mengambil piring berisi ketoprak tersebut dimana-mana bahan-bahannya dibeli oleh Aris.


Namun baru satu suap Sean memakannya dia sudah merasakan mual dan lemas, dia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya.


"Capek, dek," Sean menatap lemas Aurel.


Aurel menarik tangan suaminya itu dan membawanya duduk diruang tamu. "Ututu, Bapak Hamil."


"Gak lucu,"


"Datang bulan, pak? Katanya hamil," Aurel menoel hidung suaminya itu.


Mendapat perlakuan seperti itu Sean hanya memilih tidur di dada istrinya karena masih lemas.





TBC


Assalamualaikum


Jangan Lupa Like

__ADS_1


__ADS_2