
Bel istirahat pertama berbunyi. Tetapi kali ini renata masih dikelas dia memutuskan untuk tidak kekantin karena badannya masih lemas.
Raya dengan setia menemani sahabatnya itu didalam kelas. Meski mereka tidak mengobrol satu sama lain.
Tiba-tiba ada seseorang menghampiri bangku mereka. Mau tak mau mereka menoleh.
"re lo gapapa kan? Masih sakit?" ucap devan cemas.
Raya dan Renata menahan tawanya. Karena muka devan saat ini sangat lucu.
"apaan si lo lebay deh dev. Gue gapapa kali" ucap Renata.
Tiba-tiba ponselnya yang sedang digenggam bergetar menandakan pesan masuk.
Matanya membulat melihat si pengirim pesan dan isinya.
08128494xxxx
Kata bunda pulang fiting baju
Renata sudah tau siapa yang mengirim pesan seperti itu. Dia tidak akan salah.
Renata Adriana
Ya lo share loc aja
08128494xxxx
Kata bunda kita suruh bareng. Mobil lo tinggal aja ntr ada yang ambil!
Read
Renata hanya membaca pesan itu. Mood nya mendadak hancur. Tiba-tiba Renata gelagapan saat bahu nya di tepuk.
"weh cunguk itu si devan ngajak lo ngobrol dari tadi, malah asik ama hp gimana si lo" ucap raya ketus.
"eee iya dev kenapa? Sorry2" ucap renata terbata-bata.
__ADS_1
"lo masih sakit gak? Kalo masih nanti kita ke dokter aja ya pulang sekolah" ucap devan.
"ah engga dev, gue baik-baik aja gausah lebay ah gue gak suka" ucap renata sambil tertawa hambar.
"yaudah ntr pulang gue yang anter ya"
"gausah gue bawa mobil dev" tolak renata.
"mobil lo gampang gue bakal suruh orang buat anterin mobil lo kerumah" ucap devan santai.
Mampus gimana ini! Batin renata.
"hm iya deh serah lo" jawab renata pasrah.
Renata bingung harus bagaimana. Jika tidak datang pasti Diana akan menceramahi nya 7hari 7malam. Astaga dia dilema.
Jari Renata mulai mengetik sesuatu diponselnya.
Renata Adriana
Ntr ketemu dirumah aja, gue balik dulu ganti baju
Ah gapapalah kan nanti juga pergi kesana bareng. Batin renata.
Tetapi perilaku Renata yang mendadak aneh menjadi perhatian raya dan devan yang masih ada disana.
"lo kenapa re? Pusing?" tanya raya.
"kalo pusing ayo ke uks dulu deh gue takut lo kenapa-napa" lanjut devan.
Renata berdecak "gue gapapa lo berdua gausah lebay" ucap Renata sambil berdiri meninggalkan keduanya.
"Toilet" lanjut Renata.
Raya dengan setengah berlari mengejar renata meninggalkan devan yang masih menatap punggung Renata.
Lo masih belom bisa cinta sama gue re? Batin devan.
__ADS_1
****
Dikantin. Ketiga most wanted sedang menikmati makanannya. Saat sedang fokus makan tiba-tiba ponsel marcel berdering menampilkan nama sang bunda.
Kebetulan ponselnya ada diatas meja jadi riki dan farhan bisa melihat juga.
"noh bunda nelpon nanya kakak udah makan belom" cibir riki
"bukan ege ki, nanya kakak udah dapat pacar belom" goda farhan. Membuat keduanya tertawa ngakak.
Marcel tidak peduli dengan ocehan kedua temannya itu. Ia segera mengangkat telfon itu.
Halo bun
Kak nanti kamu sama Renata pulang sekolah fiting baju ya
Iya bun
Bunda udah kirim kontak Renata ke kamu. Kamu hubungi dia juga ya
Baik bun
Marcel melihat isi pesan bunda nya dan langsung mengetik sesuatu di ponsel itu.
Marcel Wijaya
Kata bunda pulang fiting baju
Tak berapa lama pesanannya dibalas oleh penerima.
Renata☺️
Ya lo share loc aja
Marcel mengetik balasan selanjutnya. Tetapi naas nya pesan yang terakhir tidak dibalas oleh si penerima.
Marcel menghela nafas. Lalu duduk kembali dikursi yang tadi. Tiba-tiba ponselnya bergetar lagi dengan cepat dia membuka pesan itu.
__ADS_1
Ketemu dirumah? Mungkin dia mau dandan yang lebih cantik karena mau ketemu calon suami nya. Batin marcel.