
Renata dan Raya sedang menonton drakor dikamar Raya. Tak terasa waktu sudah sore. Renata segera mengecek ponselnya dan melihat ada beberapa pesan yang masuk. Karena dari baru datang dirumah Raya,Renata tak membuka ponselnya.
MyHero❤️
Kamu masih dirumah raya? Aku bentar lagi pulang. Kamu tunggu yaa aku jemput kesana.
Renata Adriana
Siap komandan. Take care baby❤️
Renata menutup chat dari Marcel. Dan membuka chat yang masuk juga diponselnya tetapi wajah Renata berubah melihat chat dari nomer tak dikenal.
0812xxxxxxx
Hai re. Apa kabar? Gue arga,sorry gue minta kontak lo lewat Raya. Lo ada waktu gak ketemuan yu?
Renata Adriana
Gak bisa. Next ya
Setelah membalas pesan itu Renata segera menghapusnya. Dan menaruh ponselnya disamping lengannya. Raya yang memperhatiin Renata dari tadi bingung. Karena pas awal Renata pegang ponselnya tampak tersenyum tetapi setelah selesai wajahnya berubah menjadi seperti orang takut atau khawatir gitu.
"weh jablay lu ngapa? Tadi senyum sekarang kusut?" tanya Raya.
"gara-gara lo anjir, ini si arga chat gue babi. Arggghh" frustrasi Renata.
"yaelah tinggal lo block sa amat. Eh tapi jangan deh ntr dia malah neror gue lagi"
"ide yang bagus tuh. Bodoamat biarin lo yang diteror dia haha"
"jangan dong re. Gue sayang banget sama Riki serius dah. Masa lo tega"
"gue juga anjir sayang Marcel. Hubungan gue kan udah ada yang ganggu si mba mba itu. Kan hubungan lo belom ada orang ketiganya"
"amit-amit jauh-jauh deh pho dari hubungan gue"
"hahaha, trus jadi gue gimana anjir ntr tiba-tiba Arga chat gue pas gue lagi sama Marcel gimana?"
"emang selama ini Marcel cek hp lo? Kan bukannya lo masih sering kontek sama cowok-cowok diluar sana?hah?"
"iya juga sih. Yaudah deh ntr paling kalo udah ada waktu gue cerita aja ke Marcel. Soalnya kalo Arga kan lo tau sendiri dia orangnya nekad"
"itu sih urusan LO, haha"
Pas ucapan terakhir Raya terdengar ketukan pintu. Renata segera bangun dan membukakan pintu kamar. Jangan tanya kenapa Renata yang bangun bukan tuan rumahnya. Karena manusia laknat itu mendorong Raya agar Renata yang membukanya.
"kenapa bi?" tanya Renata pada bi Minah.
"itu neng, ada mas Marcel dibawah katanya mau jemput neng" ucap bi Minah.
__ADS_1
"oh iya bi. Makasih yaa"
"sama-sama neng. Kalo gitu bibi balik ke bawah lagi ya"
Renata mengangguk. Lalu masuk kembali ke kamar Raya untuk mengambil tas nya dan mengabarin Raya bahwa dirinya akan segera pulang.
"beb gue cabut dulu ya suami gue udah dibawah anjay haha" ucap Renata sambil tertawa.
"jijik anjir suami suami an wkwk" balas Raya.
"biarin emang begitu kenyataannya wlee"
"yaudah ayo gue anter kebawah. Siapa tau dia sama Riki wkwk"
"ngarep lo! Orang tadi bi Minah bilang cuma Marcel doang gak ada Riki haha"
"bodoamat! Ayo cepet deh turun biar lo cepet pulang gue eneg liat lo dari tadi"
"si asuu!"
Raya dan Renata turun kebawah bersama. Saat diruang tamu nampak Marcel sedang duduk sambil memainkan ponselnya. Saking fokusnya ia tak sadar bahwa Renata dan Raya sudah berdiri di hadapannya.
"ekhmm sibuk amat mas sama hp nya" dehem Renata.
"eh kamu,sejak kapan berdiri disitu?" tanya Marcel.
"sejak kamu deket sama Bella! Mau apa?hah?"
"lo ngapa dah re. Kaya orang cemburu wkwk" ucap Raya sambil tertawa.
Pipi Renata merona. Ia bingung mengapa melakukan itu. Padahal dirinya tak tau Marcel sedang apa dengan ponselnya. Kenapa ia menyimpulkan bahwa Marcel sedang chat dengan Bella. Renata tidak tau bahwa Marcel sudah memblokir semua akun Bella demi menjaga perasaan Renata.
"apaansi ray. Gue gak cemburu kali! Udah yuk pulang aja cel. Aku eneg liat dia terus" ucap Renata sambil menunjuk Raya.
"tamu gak tau diri nih begini. Pantes aja temen lo cuma gue doang"
"enak aja ya lo! Temen gue banyak kali,lo aja beruntung temanan sama gue. Secara gitu gue cantik, populer pula"
"hahah mana ada beruntung,buntung iye gue wkwk" tawa Raya pecah.
"cel,Raya jahat masa ngatain aku begitu, bantuin dong cel" rengek Renata.
"najis alay" cibir Raya.
__ADS_1
Marcel hanya tersenyum melihat tingkah laku 2wanita didepannya ini. Menurutnya persahabatan mereka sangat unik. Jadi kangen persahabatan dirinya dengan yang lain. Namun sayang persahabatannya retak hanya karena CINTA! Marcel berharap suatu saat nanti Bella sadar dan semuanya kembali normal lagi seperti dulu mereka bersama.
"udah yuk pulang. Nanti keburu sore" ucap Marcel.
"yuk ah" ucap Renata sambil menarik lengan Marcel.
"pamit dulu sama Raya dong re" ucap Marcel.
Renata berbalik ke arah Raya. Lalu berjalan kembali ke arah sahabatnya dan langsung berhambur memeluknya.
"makasih yaa baby udah tampung gue disini. Jangan galau karena Riki gak ikut wkwk" ucap Renata sambil mencium pipi raya.
"ish nyebelin lo! Gue sono cepet pulang gue bete sama lo!" teriak raya.
"hahahah ayo cel kita pergi. Manusia itu lagi galau karena pacarnya gak kesini"
"Renataaaaaaaa" teriak raya.
Renata berlari kearah mobil sambil menarik tangan Marcel. Dan langsung masuk kedalam mobil sebelum telinganya dijewer oleh raya. Marcel masih diluar mobil. Tetapi nampak sedang berbicara pada raya.
"ray kita pamit dulu ya. Maaf kalo Renata ngerepotin lo" ucap Marcel.
"iya cel hati-hati. Sudah biasa itu mah cel"
"yaudah jangan galau ya karena Riki gak datang" ucap Marcel menahan tawa dan langsung masuk ke mobil.
"marceeelll lo sama aja sama si babi!" teriak raya.
Tanpa sadar ada seseorang membekap mulutnya dari belakang. Renata nampak tercengang melihat orang itu. Kapan dia ada disini? Pikirnya.
Renata melihat raya sedang berontak untuk melepaskan diri. Renata tertawa melihat kejadian itu. Tak lama bekapan itu terbuka dan raya langsung membalikkan tubuhnya. Ternyata Riki yang membekap.
"ish kamu sakit tau! Jahat banget aku dibekap begitu! Mau buat aku mati? Ha?" kesal raya.
"haha lagian kamu teriak-teriakan mulu" ucap riki sambil tertawa.
Renata membuka kaca mobilnya dan menyundulkan kepalanya keluar.
"bagus bekap aja terus kak gausah dilepasin sekalian. Pusing akutu denger suara dia haha" ucap Renata.
"eh monyet pulang lo sono ngapain masih disini. Lo sama laki lo sama! Gue kesel!" rajuk raya.
"haha tau deh yang udah gak galau karena pacarnya datang. Yaudah gue balik yaa makasih sayang"
__ADS_1
Akhirnya Renata dan marcel pergi meninggalkan rumah raya. Sedangkan raya dan riki masuk kedalam rumah. Kalian jangan berpikiran aneh-aneh yaa sama mereka!