Senior Cold

Senior Cold
Bab 9


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 7 malam. Sedangkan renata masih setia diatas kasurnya sambil bermain laptop. Entah apa yang dia cari dilaptop itu.


Suara teriakan diana menghentikan aktivitasnya dan mulai bangkit dengan langkah gontai menuruni anak tangga.


"de makan dulu,abis itu mami sama papi mau ngomong" ucap diana.


"jangan bilang kalo mami hamil!" tegas renata.


Arsen hanya tertawa melihat ekspresi adik nya itu. Pasalnya ia sudah tau apa yang akan diana bilang ke renata.


"udah de kamu makan dulu aja gausah kebanyakan protes" ujar Rio.


Renata menekuk wajahnya. Ia makan sambil mengerutu dalam hati.


Setelah selesai makan mereka berkumpul diruang keluarga. Arsen yang duduk disamping renata sedangkan diana duduk berdampingan dengan Rio di sofa sebelah.


"hm jadi gini de,mami lagi ngi-" ucap diana terpotong.


Renata langsung menyambar omongan diana "tuhkan mami hamil! Arghh aku gak mau punya adik lagi mi" ucap renata histeris sambil mengacak rambutnya asal.


Semua yang ada disana menahan tawa masing-masing. Renata yang selalu menggemaskan bagi mereka. Meski sudah beranjak dewasa seperti sekarang mereka menganggap renata masih gadis kecil.


Arsen tidak bisa menahan tawanya alhasil dia ketawa ngakak diikuti oleh kedua orangtuanya. Renata yang melihat itu bingung.

__ADS_1


"haha engga de mami bohong, gue juga gak mau kalo punya adek lagi" ucap Arsen disela tertawanya.


"trus apa??" tanya Renata.


Diana mengambil nafasnya dan dibuang secara perlahan. Sebenarnya dia agak ragu mengatakan ini pada Renata.


"jadi gini de,mami sama papi berniat menjodohkan kamu dengan anak temen mami" ucap diana gugup.


"what?!!! Mami gausah bercanda ah aku males deh" ucap renata sambil menggelengkan kepalanya.


"ini gak bercanda sayang mami kamu serius" ujar rio.


"pi ini bukan jaman siti nurbaya yang dijodoh-jodohkan gini,ini udah jaman modern pi" rengek Renata.


Flashback On


Diana dan lara adalah teman satu SMA dan Kuliah. Mereka selalu bersama saat itu.


Diana yang menikah lebih dulu dibanding lara. Jadi Diana sudah mempunyai anak terlebih dahulu yaitu Arsen.


Lara yang saat itu masih sibuk dengan restoran miliknya jadi dia memilih karir terlebih dahulu baru menikah. Berbeda dengan diana. Dia memilih menikah lebih dulu dengan Rio baru merintis karirnya.


Setelah 2tahun diana menikah. Barulah lara menikah dengan febri. Hari pernikahannya sama dengan diana dan Rio.

__ADS_1


Tidak lama lara hamil anak pertamanya yaitu marcel. Baru tahun berikutnya diana hamil kedua yaitu Renata.


Tetapi sewaktu masa kuliah mereka mempunyai nazar jika mereka memiliki anak yang beda jenis kelamin dan umur tidak terpaut jauh akan menjodohkannya.


Flashback off


"kamu mau kan??" ucap diana.


"kenapa harus aku mi,kan ada bang Arsen masa aku loncatin dia!" ucap renata lirih.


"karena kamu yang umurnya gak beda jauh dengan anaknya tante lara yang pertama,lagian masa iya Arsen mami jodohin dengan anaknya tante lara yang kedua sedangkan anaknya yang kedua masih berumur 14tahun de" jelas Diana.


Renata hanya diam. Matanya mulai memanas. Dia menatap Arsen sedangkan yang di tatap hanya mengangguk sambil tersenyum.


"kamu tega de emang kalo mami di hantui terus sama nazar mami sendiri" ujar Diana pelan.


Renata tidak akan tega akan hal itu. Tetapi renata juga tidak mau dijodohkan. Seperti tidak laku saja padahal yang ngantri untuk jadi pacarnya bejibun.


Renata menghela nafas. Ia bingung keputusan apa yang akan dia ambil.


"kalo renata tolak mami juga akan tetap maksakan? Jadi jawaban pasti mami udah tau" ucap renata sambil berdiri meninggalkan semuanya.


Buat apa jadi playgirl selama ini kalo akhirnya bakal di jodohin batin renata.

__ADS_1


__ADS_2