
Setelah kejadian tadi dan berakhir mereka tidur saling berpelukan. Posisi sangat nyaman bagi keduanya. Sampai mereka bangun sore hari menuju magrib. Renata lebih dulu membuka mata dan melihat marcel masih terlelap disebelahnya. Renata melihat pakaian yang ia pakai tadi sudah berserakan dilantai begitu juga pakaian milik marcel.
Renata kembali menangis. Renata memikirkan apa yang sudah terjadi. Bagaimana masa depannya? Bagaimana sekolahnya? Astaga mengapa mereka melakukan itu sekarang. Dengan kondisi rumah tangganya yang bisa dibilang sedang kurang baik.
Marcel yang mendengar suara tangisan langsung membuka matanya dan dilihatlah Renata yang sedang menangis. Lalu dengan cepat marcel mendekap tubuh Renata.
"kamu kenapa?" tanya marcel dengan suara serak khas bangun tidur.
"lo masih tanya gue kenapa? Lo itu jahat! Lo itu egois! Udah cukup masa remaja gue tersita karena pernikahan ini. Eh sekarang lo malah hilangin masa depan gue! Gue masih mau sekolah cel, gue masih mau kejar cita-cita gue" ucap Renata.
"lo pernah janji sama gue bakal nunggu gue sampe gue siap ngasih hak lo! Tapi apa? Lo udah lakuin itu sekarang! Cel lo bener-bener ya. Mau lo apa sih? Hah? Gak cukup udah buat gue sakit selama ini?"
"re denger aku dulu. Oke terserah kamu mau bilang aku egois atau jahat atau apalah gpp itu hak kamu menilai aku. Tapi aku ngelakuin ini sekarang ada alasannya re. Aku cuma mau buktiin ke kamu kalo aku beneran cinta sama kamu" jelas marcel.
"cinta? Lo bilang lo cinta? Haha gue sangat bahagia denger kata itu dari mulut lo! Tapi sorry gue udah gak mau ketipu lagi sama kata itu yang keluar dari sini. Semua cuma omong kosong!" ucap Renata sambil memegang bibir marcel.
"engga re ini bukan omong kosong. Aku benaran cinta sama kamu. Makanya aku ngelakuin ini sama kamu. Ini salah satu bukti aku beneran cinta sama kamu. Tolong kamu percaya"
"cel,gue gak bodoh! Mana ada istri yang gak sakit hati ngeliat suami sendiri lebih peduli sama SAHABATNYA bahkan istri sendiri gak dianggap disana. Sekarang lo bilang cinta sama gue? Trus kalo lo cinta sama gue lalu sahabat kesayangan lo itu gimana? Hah?"
"re aku minta maaf karena kejadian kemarin. Sangat minta maaf. Tapi semua ini cuma salah paham. Dan satu yang harus kamu tau bella ngelakuin itu karena dia diancam sama riana. Dan dia sekarang masuk rumah sakit karena riana juga"
Renata kaget dengan ucapan marcel. Jadi bella seperti itu karena ada dalangnya. Tapi kan renata bisa tau kalau bella itu memang mencintai marcel. Astaga rumit sekali.
__ADS_1
"aku mohon sama kamu tolong maafin aku. Dan kita mulai dari awal lagi ya. Aku yakin bella akan ngerti sama hubungan kita. Karena sampai kapanpun aku tetap mencintai kamu bukan yang lain" jelas marcel.
"tapi cel,aku masih sekolah. Kalo aku hamil sekarang gimana? Gimana sama sekolah aku? Gimana sama oranglain yang gatau kalo aku udah nikah? Pasti mereka akan mengira bahwa aku hamil diluar nikah cel" ucap Renata mulai melunak.
"kamu tenang aja masalah itu. Mulai besok kamu gausah sekolah lagi. Kamu home schooling aja. Dan tentang pernikahan aku bakal minta ayah buat bikinin kita pesta dan ngundang seluruh orang yang kita kenal. Gimana?" usul marcel.
Renata mengangguk setuju. Mungkin itu lebih baik dan memang mungkin ini jalannya. Mau gimana lagi semua udah takdir.
Dan akhirnya mereka melakukan 'itu' kembali tetapi berbeda dengan yang tadi karena kali ini renata ikut partisipasi. Anjay wkwk.
...****...
Dirumah sakit.
Farhan,Riki dan bella sedang bercanda. Bella yang dari tadi disuruh istirahat tidak mau katanya mau nunggu marcel datang. Bella belum bener-bener bisa mengikhlaskan marcel tapi ia harus mencoba tak mungkin ia terus mengharapkan seseorang yang sudah berstatus menjadi suami orang.
"tau lo bell. Jangan keras kepala deh ya. Lo harus istirahat biar cepet sembuh. Sekarang lo tidur kita bakal disini jagain lo" ucap riki.
"tapi ki,kan tadi marcel bilang bakal kesini lagi,masa nanti kalo dia kesini gue udah tidur" ucap bella.
"bell ini udah malem. Lo harus istirahat,marcel gak akan kesini. Gini aja deh gue videocall marcel ya gimana?" tanya riki.
Bella mengangguk antusias.
Lalu riki segera menghubungi marcel lewat Line dan melakukan panggilan video.
Tak lama panggilan itu diangkat oleh marcel.
__ADS_1
"halo cel lo dimana?"
"gue dirumah ki. Kenapa?"
"ini si bella gak mau tidur. Dia bilang katanya mau nunggu lu sampe dateng"
"lah ini udah malem. Mana orang nya gue mau ngomong sama dia"
Riki memberikan ponselnya pada bella.
"bell ini udah malem. Kamu tidur ya,aku gak bisa kesana paling besok ya aku ajak Renata sekalian. Sekarang kamu istirahat jangan keras kepala. Oke?"
"yah kok gitu? Yaudah deh tapi besok beneran kesini ya? Harus banget sama Renata?"
"iya sama Renata. Emang kenapa? Diakan istri aku bell. Kamu juga harus bisa terima dia sebagai sahabat ya, dan besok kamu juga harus minta maaf sama dia ya"
"hm iya deh cel. Yaudah aku tutup ya telfonnya. Selamat malam"
Bella langsung memutuskan sambungan itu tanpa menunggu jawaban dari marcel. Mood nya langsung rusak. Dan akhirnya bella mulai memejamkan matanya.
Begitu juga Farhan dan riki mereka mulai merebahkan tubuhnya disofa ruangan bella.
Selamat malam.
__ADS_1