Senior Cold

Senior Cold
BAB 18


__ADS_3

Hari ini hari minggu. Dan hari ini adalah hari pernikahan marcel dengan renata. Dan disinilah mereka tengah berada. Di sebuah hotel mewah meski acara tidak diselenggarakan secara mewah dan hanya mengundang beberapa kolega saja.


Renata tersenyum. Lebih tepatnya senyum terpaksa karena sampai sekarang ia belum juga rela menikah dengan laki-laki disampingnya.


Sedangkan marcel memasang muka datar tanpa ada senyum sedikitpun.


Gila datar amat itu muka batin renata.


****


Acara sudah selesai sekitar 30menit yang lalu. Tetapi keluarga dua mempelai masih berada di room khusus yang sengaja mereka sewa.


"malam ini kalian berdua nginep dirumah mami dulu. Besok kalian bisa pindah kerumah yang udh kita siapin" ucap diana.


Renata dan marcel saling melirik. Mau gimana lagi mereka sudah sah menjadi suami istri gak baik jika mereka pisah rumah.


Akhirnya mereka menganggukkan kepala bersamaan. Dan itu membuat semua yang ada disitu tersenyum puas.


"yaudah yu kita pulang ini udah malem juga. Kasian kalian cape" ucap lara.


Mereka semua bangkit dan menuju keparkiran hotel. Sesampainya diparkiran hotel marcel dan Renata berpamitan kepada lara dan febri.


"bun aku pulang kerumah mami Diana ya,bunda langsung istirahat ya" ucap marcel sambil mencium pipi lara.

__ADS_1


"iya kak,kamu juga jaga Renata baik-baik ya. Besok bunda kerumah mami Diana bantuin kalian pindahan" ucap lara.


"bun aku pamit ya" ucap Renata dan mencium pipi lara.


"ayah jagain bunda ya,aku pamit" ucap marcel sama febri lalu memeluknya.


Dan diikuti oleh renata.


Mereka semua masuk ke mobil masing-masing. Marcel dan Renata ikut ke mobil Arsen karena marcel tidak membawa mobil.


Sekitar 25menit akhirnya mereka sampai di kediaman milik Diana. Renata yang berjalan lebih dulu ke kamarnya. Sedangkan marcel masih berbincang dengan Rio.


Renata masuk kekamar dan mulai melakukan ritual mandi nya. Badannya sudah terasa sangat lengket dan bau.


Ini adalah kebiasaannya. Tidak pernah membawa baju ganti kedalam kamar mandi.


Betapa kagetnya Renata saat membuka pintu kamar mandi. Dan dilihatnya marcel yang tengah duduk di pinggir kasur.


"aaaaaa" teriak renata.


Marcel yang sedang memainkan ponselnya jadi menoleh. Dilihatnya Renata yang hanya memakai handuk ditubuhnya. Dengan rambut masih bahas terurai begitu saja.


Astaga ini orang maksudnya menggoda gue apa gimana si? Batin marcel.

__ADS_1


Marcel menelan saliva nya susah payah. Ia masih menatap Renata tanpa kedip.


"lo ngapain disini? Keluar ini kamar gue" ucap Renata.


Renata menepuk jidatnya sendiri. Astaga dia lupa sekarangkan marcel sudah menjadi suaminya.


Renata secepat kilat mengambil baju ganti dengan asal dan langsung ngibrit menuju ke kamar mandi lagi.


Yaallah semoga dia gak tergoda yaallah ucap Renata.


Setelah selesai berganti pakaian dia membuka pintu kamar mandi. Dan marcel masih di posisi yang sama.


"sono mandi, gue tidur duluan" ucap Renata sambil menaiki kasurnya.


Marcel bangun dari duduknya. Dia tidak menjawab omongan Renata dan berjalan kearah kamar mandi.


"lo gak boleh macem-macem sama gue. Inget!!!" teriak renata.


Dan lagi lagi tidak digubris oleh marcel. Marcel menutup pintu kamar mandi.


Astagfirullah tahan ini belum waktunya. Tahan cel lo pasti bisa ucap marcel sambil mengelus dadanya.


Dadanya ya bukan anu nya. Hehe

__ADS_1


__ADS_2