
Sebelumnya tentang mitologi Poseidon itu hanya fantasiku semata ya😅 jadi jangan dibandingin sama aslinya atau sama cerita lain. Jadi sebenarnya aku terinspirasi sama film Pirates of the Caribbean 5 yang mengisahkan Jack Sparrow and the genk yang mencari trisula Poseidon jadi ceritanya ku kembangin dengan versiku sendiri🤗
Dan cerita ini itu series terakhir dari Arse-Bee, Nick-Kate tapi fokus ke Silver-Grey dan nanti mereka tetep ada kok kan induk semangnya😂
Jadi bakal ada banyak ehem2nya tolong dimaklumi kalau aku khilaf nanti😅
Terimakasih sebelumnya yang udah support cerita receh ini sampai di part ini🥰
Pokoknya lope lope sekebon.... (isi sendiri)
🌹🌹🌹
Silver terus melirik Grey yang saat ini tengah fokus menyetir mobilnya pulang menuju apartemen.
Setelah kejadian ciuman sebelumnya mereka berdua diam tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.
Silver sebenarnya banyak pertanyaan pada Grey, apa benar tadi malam mereka melakukan hareudang? dan maksud cincin dijemarinya itu apa?
Tapi pertanyaan itu tak kunjung keluar dari mulutnya hingga mereka sampai di apartemen mereka masih diam. Tapi walaupun begitu Grey tetap setia menggandeng tangan Silver dengan erat sampai ke unit apartemennya.
"Istirahatlah!" ucap Grey saat mereka sudah masuk ke dalam apartemen.
__ADS_1
Silver ingin masuk ke dalam kamarnya tapi langkahnya terhenti saat bell apartemen berbunyi.
"Biar aku yang membukanya!" ucap Grey menuju pintu.
Saat pintu itu terbuka ternyata Jane sudah berdiri disana dengan tatapan tajam.
"Dimana wanita yang kau gandeng tadi, Grey?" tanyanya.
Mendengar suara itu, Silver buru-buru masuk dalam kamarnya dan sembunyi dalam lemari pakaiannya.
Jane yang tidak mendapat jawaban dari Grey langsung saja masuk saja ke dalam apartemen. Dia yang baru saja pulang dari lokasi syuting saat akan menuju unit apartemennya tak sengaja melihat sekilas jika Grey menggandeng wanita lain. Dia langsung saja menuju unit apartemen kekasihnya itu berada untuk mengecek yang dilihatnya tadi benar atau tidak.
"Darling, kau salah lihat," elak Grey yang melihat terus menyusuri setiap ruangan di apartemennya.
Saat didepan kamar Silver dengan segera Jane membukanya. Dia menyelusuri kamar itu saat berada di kamar mandi, Jane mengernyit ada ikan kerapu di dalam bathup.
"Grey, kau memelihara ikan?" tanyanya.
"I-iya, aku belum punya akuarium jadi aku taruh dalam bathup, darling! Ayo kita keluar dari kamar ini," ajak Grey yang dari tadi mengekori Jane dari belakang.
Tapi Jane tidak menyerah dia keluar dari kamar mandi dan ingin membuka lemari pakaian yang mana membuat Silver berdegup kencang didalam situ.
__ADS_1
"Darling, look!" ucap Grey tiba-tiba yang mana membuat Jane menoleh.
Dia melihat Grey sudah berlutut disana sambil memegang kotak cincin yang di dalamnya ada cincin berlian yang berkilau.
Jane menutup mulutnya dengan kedua tangannya tidak percaya Grey akan melamarnya.
"Jane Holster, will you marry me?" ucap Grey dengan terpaksa melamar Jane lebih awal karena ingin mengalihkan perhatian kekasihnya itu.
Tentu saja Jane menganggukkan kepalanya cepat menerima lamaran yang ditunggunya.
Grey menyematkan cincin berlian itu pada jari manis Jane dan mereka berpelukan.
"Thanks Grey, I love you!"
Sementara Silver yang melihat itu dari celah lemari yang sedikit terbuka hanya bisa menggigit bibir bawahnya. Dia melihat cincin yang di jemarinya dan meneteskan airmatanya pilu. Ternyata memang dirinya hanya kekasih gelap bahkan sekarang posisinya gelap-gelapan didalam lemari.
"Apa memang Grey tidak membalas cintaku? Tapi kenapa menciumku tadi? Aku kan jadi berharap lebih!"
"Lalu bagaimana keperawanan Grey yang aku ambil?"
"Apa aku tidak perlu tanggung jawab?"
__ADS_1
🌹🌹🌹
Inilah pentingnya sekolah biar mikirnya gak kebalik kaya Silver😂