
๐น๐น๐น
Keesokan paginya di restaurant hotel, suara tawa Arse dan Nick menggema disana. Mereka menertawakan lima pria yang gagal melakukan malam pertama.
"Ck, aku pasti akan menuntut orang yang telah membuat artikel yang dibaca istriku, artikel sesat harus dimusnahkan!" decak Tira kesal mengingat Timmy yang mempunyai 1000 persyaratan tidak masuk akal saat bercinta.
Dia mengingat saat akan mulai lagi setelah rudalnya kembali menegang, kamar hotelnya justru digedor oleh Sasa yang meminta bantuan Timmy untuk menolongnya karena Bima yang terkena serangan listriknya disusul oleh Juna yang meminta bantuan Cicil yang pingsan, dan juga Zoya yang panik karena Dewa overdosis obat anti diare.
Akhirnya Timmy sibuk membantu mereka sampai melupakan suaminya. Karena kode etiknya sebagai dokter tentu saja Timmy lebih mementingkan pasien daripada urusan pribadi.
Bima juga merasakan hal yang sama, kalau Sasa terus-terusan mengeluarkan listriknya tentu saja dia tidak akan pernah bisa bercinta yang ada dia jadi cicak gosong. Dan yang bisa membantunya adalah Naku.
"Kau harus memperbaiki jam tangan Sasa, naikkan daya tampung listriknya," ucap Bima pada Naku yang membuat jam tangan itu.
Naku mendengus kesal. "Aku tidak mau! Jika Blue masih menstruasi tidak ada yang boleh lepas perjaka duluan!"
"Anying emang ini anak, jadi aku harus menunggu istrimu selesai menstruasi?"
__ADS_1
Juna yang mendengar itu juga ikut menimpali. "Kau juga harus membuat serum jerawat untukku, Naku! Tidak apa-apa jika tampanku berkurang asal bisa bercinta dengan Cicil. Istriku itu sangat menggilai ketampananku!"
Dewa yang tampak lesu juga ikut berkata. "Buatkan aku alat untuk mengontrol boker dan kentutku, Bang!"
"Iuhhh.... dasar Dewa pup!"
Arse dan Nick semakin tertawa terbahak-bahak mendengar perdebatan mereka sampai Nick membuka suara karena penasaran akan suatu hal.
"Kalian kan kembar pasti punya ikatan batin yang kuat kan? bagaimana jika salah satu diantara kalian bercinta apa keempat lainnya juga merasakannya?"
"NO WAY!!!" pekik mereka kompak.
"Nah, bahkan isi kepala kalian sama!" ucap Nick lagi.
"Itu tidak akan terjadi, aku akan membawa Blue bulan madu di Kanada karena disana suhunya dingin pasti menstruasinya akan cepat selesai," ucap Naku kemudian.
"Ilmu dari mana itu?"
__ADS_1
Dan tak lama Grey ikut bergabung bersama mereka dan dia heran kenapa kelima kakak iparnya tampak lesu. Bukankah seharusnya mereka kegirangan karena bisa lepas keperjakaan.
"What happen?" tanya Grey kemudian.
"Son, apa kau tadi malam bercinta dengan istrimu?" tanya Nick memanasi Pandawa.
Grey berdehem. "Kenapa bertanya seperti itu, Dad? Tentu saja aku melakukannya, Silver semakin lincah dan membuatku selalu ingin menyentuhnya!"
"Ehem!" Arse yang mendengar itu langsung berdehem kuat. "Jangan sampai kau membuat putriku kelelahan, ingat bayi kalian! Kalau kau memberinya sampo putih terus nanti rambutnya ketebalan!"
Pandawa semakin frustasi mendengar perdebatan sampo putih karena mereka belum berhasil mengeluarkan sampo putih mereka.
"Baiklah kita harus bulan madu di tempat terpisah tapi sebelum itu, Naku harus membantu Bima untuk memperbaiki jam tangan Sasa dan Juna harus berjerawat komedo kalau bisa bisulan sekalian itu wajahnya! Dan Dewa harus mengontrol bokernya," ucap Tira berusaha bijak.
"Pokoknya misi kita harus lepas perjaka!!!"
๐น๐น๐น
__ADS_1