Silver Untuk Grey

Silver Untuk Grey
Dewa - Zoya


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


"Saya mau beli obat anti diare pokoknya obat diare yang paling manjur," ucap Dewa saat membeli obat di apotik 24 jam.


Dewa yang gugup terus saja mulas, dia takut saat melakukan ritual malam pertamanya bidadari cantiknya akan illfeel padanya.


Setelah mendapatkan obat anti diare, Dewa segera meminum 4 kapsul sekaligus.


"Pokoknya malam ini harus bisa bercinta dengan buncitku sayang," gumam Dewa.


Dia segera melajukan mobilnya menuju hotel lagi, dimana disana Zoya tengah melakukan perawatan yang diberikan oleh Kate dan Bianca.


Kate memberikan masker Sultannya dan Bianca menggosok badan Zoya dengan lulur yang ada taburan emasnya. Dan Zoya juga berendam di air susu yang telah disediakan keduanya.


"Apa ini tidak terlalu berlebihan, Mom?" tanya Zoya.


"Kalau Dewa tidak suka melihatmu bermake-up jadi kami akan membuatmu cantik natural," sahut Bianca.


"Sebelum Silver yang sekarang, dia juga mendapat permak dariku jadi aku pastikan Dewa akan semakin tergila-gila padamu," timpal Kate.


Setelah selesai, Kate memberikan Zoya sebuah lingerie seksi yang mana membuatnya enggan memakainya karena badannya yang gendut.

__ADS_1


"Lingerie ini tidak cocok untukku," lirih Zoya.


"Siapa bilang tidak cocok!" ucap Kate dengan memasangkan lingerie itu pada tubuh Zoya.


BRET!


Akhirnya lingerie itu robek karena memang tidak muat.


Kate langsung berdehem. "Iya sepertinya tidak cocok jadi sebaiknya langsung telanjang saja!"


"Kate, sudahlah! Tugas kita sudah selesai, ayo kita datangi suami kita!" ajak Bianca.


Saat keduanya sudah keluar dari kamarnya, Zoya merasa berdebar sambil menunggu suaminya.


Hingga beberapa menit kemudian, pintu kamar hotel itu terbuka dan Dewa masuk disana.


Dewa melihat istrinya sudah menunggunya diatas ranjang membuatnya semakin gugup. Dewa menambah obat anti diarenya lagi sebelum menyusul istrinya.


"Please, untuk malam ini jangan boker dan kentut! Kau bisa Dewa, Hobah!" batin Dewa.


Lalu dia melucuti bajunya hingga tanpa sehelai benangpun membuat Zoya merona malu.

__ADS_1


"Istriku sebenarnya kau turun dari kayangan mana? Kau semakin cantik," puji Dewa dengan membuka selimut yang menutupi tubuh istrinya.


"Jangan! Aku malu, tubuhku sangat buruk!" tolak Zoya yang malu.


Dewa menulikan telinganya, dia menarik selimut dan matanya membulat melihat pemandangan indah istrinya tanpa busana.


"Astaga istriku, ini sangat sempurna! Tubuhmu bagaikan sebuah mahakarya yang dipahat secara hati-hati setiap incinya," ucap Dewa kagum.


Yang mana membuat Zoya semakin malu dan bertanya-tanya apa suaminya punya kelainan?


Dengan gugup Dewa mendekati istrinya dan memagut bibirnya. Tangannya juga sibuk meremas benda bulat istrinya sampai cangkupan tangannya tidak muat. Apalagi saat Dewa mengusap perut Zoya, dia merasakan gelambir-gelambir di perut istrinya.


"Wanita cantik itu ternyata perutnya begini ya," batin Dewa yang gemas merasakan gelambir-gelambir perut itu.


Dan saat rudalnya sudah menegang hebat, Dewa dengan pelan memposisikan rudal itu kedalam landasan istrinya.


Tapi baru saja akan masuk tiba-tiba tubuh Dewa mengejang sampai mengeluarkan busa di mulutnya.


"Suamiku....," pekik Zoya panik.


Ternyata Dewa overdosis obat anti diare.

__ADS_1


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2