
๐น๐น๐น
"A-apa?" tanya Nick dengan nafas terengah setelah melakukan kegiatan panasnya bersama istrinya.
Dia tampak kaget karena Kate memintanya untuk mendatangi Grey yang entah sekarang lokasinya dimana.
"Kitty, kita bahkan tidak tahu Grey sekarang dimana!" ucap Nick lagi.
Sementara Kate sudah mulai mengeluarkan air matanya karena tak henti-hentinya memikirkan anaknya itu.
"Grey, pasti baik-baik saja jadi jangan terlalu berfikir negative, aku tahu instingmu kuat sebagai seorang ibu tapi lebih baik kita berdoa untuk keselamatan putra kita," bujuk Nick dengan membelai punggung telanjang istrinya.
"Tapi Nick..."
"Kitty, kalau kita menyusul Grey itu akan membuang waktu kita. Lebih baik kita menunggu kabar jika Grey sudah kembali ke daratan nanti. Dia pasti akan kembali ke Jerman, dan setelah itu pasti akan ke Indonesia. Lebih baik kita rencanakan perjalanan ke Indonesia untuk menunggu mereka dan selama menunggu kau bisa menyiapkan pesta pernikahan!" bujuk Nick lagi agar istrinya itu tenang.
Mendengar itu, Kate mulai berfikir jernih lagi. Benar kata suaminya lebih baik dia menyiapkan pesta pernikahan untuk mereka apalagi pernikahan mereka akan menjadi pernikahan masal dengan Pandawa nanti.
__ADS_1
Sementara Grey saat ini sudah mulai menyelam bersama Arse di Zona Abisal yang gelap. Cahaya dari helm selam mereka yang menjadi penerangan mereka.
Arse memberi kode untuk berpencar dan akhirnya mereka berpisah agar cepat menemukan trisula Poseidon disana.
Dan Naku terus mengawasi mereka, selang yang ada di tabung oksigen terus terulur semakin panjang.
"Come on Dad, Come on Grey!" gumam Naku sambil melihat titik lokasi mereka di layar komputer di kapal selam.
Grey berteriak histeris dalam hatinya saat melihat trisula Poseidon itu ada di depan matanya dan dia melihat Lotus laut itu menancap di pangkal trisula itu. Grey mendekat dan mencoba menarik trisula itu tapi gagal karena trisula itu menancap dengan kokoh disana. Untuk itu dia segera mencari dimana Arse berada.
Akhirnya Grey menemukan daddy mertuanya dan segera menariknya kearah trisula Poseidon itu berada.
Dengan sisa tenaga yang ada keduanya mencoba menarik trisula itu tapi saat trisula mulai bergerak ada gelombang muncul dari bawah trisula itu berada yang mana membuat mereka terpental.
Mereka mulai panik jika mereka terus berusaha mencabut trisula itu berarti gelombang akan muncul dan menghantam keduanya.
__ADS_1
Waktu semakin menipis, Grey memejamkan matanya sejenak lalu meraih papan yang bergelantung di lehernya. Dia menuliskan sesuatu disana dan menyuruh Arse membacanya.
Dad, biar aku yang mencabut trisula itu! Daddy hanya perlu mengambil Lotus laut dan menunggu Naku menarik selangnya!
Arse terbelalak membaca tulisan Grey dan langsung membalasnya.
Kau sadar dengan apa yang kau lakukan?
Grey membalas lagi dengan meneteskan airmatanya.
Aku sadar, tolong jaga Silver dan bayi kami. Katakan jika aku sangat mencintai mereka!
Setelah menulis itu, Grey kembali berenang mendekati trisula berada dan bersiap mencabutnya dengan melihat jam di pergelangan tangannya yang tersisa 5 menit lagi yang mana dengan sisa waktu itu Naku akan menarik mereka masuk ke kapal selam kembali.
Arse juga ikut berenang mendekati trisula itu dengan terus menatap Grey disana yang sudah bersiap menarik trisula dengan tenaganya. Grey menganggukkan kepalanya memberi kode pada mertuanya agar bersiap.
"Kita berhasil, Honey," batin Grey.
__ADS_1
๐น๐น๐น