Silver Untuk Grey

Silver Untuk Grey
Vlogger Mukbang


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Silver mulai membiasakan status barunya yang menjadi seorang istri. Pertama yang dia lakukan adalah belajar tutorial memasang dasi dari video youtube karena Grey akan mulai bekerja lagi ke kantor setelah hampir empat bulan lebih lamanya dia tidak menjalankan perusahaan.


"Honey....," panggil Grey dari walk in closet.


Silver segera mendatangi suaminya yang masih memakai handuk yang melilit pinggangnya setelah mandi.


"Pilihkan aku setelan jas yang akan aku gunakan," pinta Grey.


Dan Silver memilih salah satu koleksi jas mahal Grey untuk dikenakan suaminya.


"Apa kau menyukai pilihanku, Grey?" tanya Silver sambil memperlihatkan jas yang dia ambil.


"Aku menyukai pilihanmu, Honey," sahut Grey dengan mengecup bibir Silver dan segera memakai jasnya.


Selesai memakai jasnya, Silver dengan sigap mengambil salah satu dasi yang dirasa cocok dengan baju Grey lalu berusaha memakaikannya.


Grey menatap wajah cantik istrinya yang semakin berisi karena usia kandungan Silver yang memasuki bulan keempat otomatis perut istrinya mulai membuncit.


Tangannya mengusap perut itu dan untuk pertama kalinya bayi mereka menendang di dalam sana.


Mereka saling menatap dengan tawa bahagia. Lalu Grey menunduk dan mengecup perut istrinya. "I love you, baby Ocean!"

__ADS_1


"Ocean?" tanya Silver.


"Ya, aku memberinya nama Ocean yang artinya laut supaya mengingat perjuanganku disana!"


Silver terkekeh dan langsung memeluk suaminya. "Aku bahagia, Grey!"


Silver mengingat bagaimana setelah sampai di London, Grey mengajarinya banyak hal dan membawanya berkeliling kota itu untuk mengenalkan apapun yang selama ini tidak dia ketahui. Grey begitu sabar menghadapinya bahkan dia dengan lantang memperkenalkannya pada khalayak umum jika dia istrinya. Silver yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah tentu merasa beruntung memiliki suami seperti Grey.


Grey mengecup puncak kepala istrinya. "Ayo kita turun ke bawah pasti mommy dan daddy menunggu kita. Bukankah hari ini jadwal kontrol kandungan?"


Akhirnya mereka turun yang mana Nick dan Kate sudah menunggu mereka.


"Baby kita sudah menendang, Mom," ucap Grey pada sang mommy.


"Jadi Silver akan sendirian?" tanya Grey cemas bagaimana jika dia meninggalkan istrinya ke kantor nanti.


Silver langsung menggenggam tangan suaminya. "Tidak apa-apa, Grey. Ada banyak pelayan di mansion jadi aku tidak akan sendirian!"


"Kami tidak akan lama, Grey! Bukankah jika tidak ada kami kalian lebih leluasa bermain bisbol," goda Nick.


Grey langsung berdehem karena selama ini dirinya dan Silver hampir setiap hari bermain bisbol. Bukannya apa semenjak hamil, Silver terus ingin disentuh mungkin pengaruh hormon kehamilan dan Grey tentu senang-senang saja melakukannya.


Selesai mereka sarapan, Grey segera berangkat ke kantor sementara Silver ditemani oleh Kate pergi ke rumah sakit untuk kontrol kandungan.

__ADS_1


"Selamat bayinya berjenis kelamin perempuan," ucap Dokter kandungan setelah melihat pemeriksaan dari monitor USG.


Kate tersenyum kesenangan. "Cucu pertamaku yang di New York laki-laki dan sekarang cucu keduaku perempuan! Ya ampun langsung dapat sepasang, aku akan mendadani mereka supaya menjadi baby sultan!"


Setelah pemeriksaan itu selesai dan Silver dinyatakan sehat bersama bayinya, mereka segera menebus resep vitamin. Kemudian Kate membawa Silver untuk menemui perkumpulan sosialitanya karena dia belum sempat memperkenalkan menantu keduanya pada mereka.


Di salah satu restaurant mewah yang letaknya di kota, Kate mentraktir perkumpulannya sebagai perayaan akan memiliki dua cucu.


"Jadi, ini yang namanya Silver?"


"Wah, dia sangat wangi! Parfum apa yang kau pakai?"


Dan Kate menjawab. "Itulah menantu keduaku, sangat unik! Aromanya bahkan mengalahkan parfum sultanku yang aku beli dengan harga hampir 1M!"


"Apa pekerjaanmu selama ini, Silver?"


Mendapat pertanyaan itu, Silver langsung terkesiap. Karena tidak ingin membuat Kate malu dia menjawab. "Vlogger mukbang!"


Lalu Silver meraih ponselnya dan mencontohkan dirinya saat menyantap makanan.


"Ya mau bagaimana lagi pusing makan, galau makan, capek kerja makan, pagi siang malam makan! Ya mau bagaimana semua ada disini, dimakanan enak! Kalian juga harus kaya aku, apa-apa harus makan, makan lagi, makan terus, yang penting itu kita makan, makan, makan....."


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน

__ADS_1


__ADS_2