
๐น๐น๐น
Di dalam mansion suasana begitu panas, dimana Bianca tidak pernah berhenti menatap Nick yang menurutnya semakin tua semakin gagah.
Setelah sampai ke London, keluarga Arse ingin menginap di hotel tapi Nick lebih dulu menyuruh supir pribadinya untuk menjemput keluarga itu dan menyuruh mereka menginap di mansion mereka.
Tentu saja Arse menolak mengingat aroma Silver yang akan mengganggu mereka tapi Nick berusaha meyakinkan jika itu bukan masalah.
Sebelumnya memang Nick dan Kate sudah tahu tentang keadaan Silver tapi mereka menutup rapat mulut mereka karena tahu jika itu adalah aib keluarga, mereka juga tidak mau banyak orang yang tahu mengenai keadaan Silver.
"Bee sayang! Kau sudah berjanji tidak akan tergoda kan," ucap Arse memberi peringatan.
"Iya aku hanya kagum saja," elak Bianca.
Kate yang mendengar itu berdehem. "Ayo, Bee ke kamarku! Kau sepertinya butuh perawatan, kulitmu begitu kusam pasti karena kau banyak diterpa sinar matahari di lautan!" ajak Kate dengan menarik Bianca di kamarnya.
Kini tinggal Nick dan Arse berduaan yang mana Nick menatap penampilan Arse yang berubah drastis.
"Kau memang seorang Kapten!" tegur Nick yang melihat Arse seperti seorang perompak.
"Hidupku memang penuh petualangan setelah melawan mafia sekarang harus jadi bajak laut. Aku rindu menjadi manusia, bagaimana kalau kita ke klab malam ini?" ajak Arse.
Nick tampak menimang-nimang ajakan Arse itu tapi tidak ada salahnya juga, dia juga tidak pernah ke klab semenjak menikah dengan Kate.
"Baiklah," jawab Nick.
"Buat istri kita kelelahan dulu setelah itu kita pergi diam-diam!" saran Arse.
Yang mana membuat Nick mendesah. "Semoga istriku tidak minum jamu kuat lagi!"
Bersamaan dengan itu, Silver berlari masuk ke dalam untuk mencari Bianca.
Arse yang melihat itu segera menyuruh Nick untuk memakai masker.
"Mommy, dimana Dad?" tanya Silver dengan nafas terengah.
"Mommy ada di kamar Aunty Kate dan Sweety jangan berlarian begitu," sahut Arse khawatir bau Silver akan mengganggu penghuni mansion Nick.
"Kamarnya dimana? Ini penting Dad!" tanya Silver dengan tidak sabar.
__ADS_1
Setelah mengetahui dimana kamar Kate, Silver segera mendatangi mommy-nya dan akan menceritakan jika Grey tidak bisa mencium aroma busuknya.
"Mom...," panggil Silver dengan membuka pintu kamar Kate. Disana Kate dan Bianca tengah melakukan maskeran menggunakan masker Sultan Kate.
"Ada apa Sweety? mommy sedang menikmati jadi Sultan," ucap Bianca dengan berbaring santai bersama Kate.
Silver menjaga jarak dari keduanya karena bau tubuhnya sudah mulai tercium.
"Grey bilang aromaku harum, Mom!"
"Apa?" Bianca dan Kate kaget bersamaan.
"Apa indera penciuman putraku yang tampan bermasalah," gumam Kate kemudian.
"Aku harus bagaimana, Mom? Ini pertama kalinya ada seseorang yang memujiku begitu sampai membuat jantungku serasa mau lepas," ucap Silver merona mengingat pujian Grey padanya.
Bianca yang melihat putrinya seperti itu terkejut bukan main. Selama ini Silver selalu menutup diri tapi hari ini dia melihat putrinya begitu bahagia.
Lalu dia mendelik kearah Kate. "Sepertinya Silver menyukai Grey!"
"Apa? Silver menyukai putraku? Oh my God, Bee! Kita harus jadi mak comblang untuk mereka, ini akan memperbaiki club bisbolku yang datar!" ucap Kate dengan menggebu.
Kate lalu menatap Silver dengan lekat. "Silver, aku merestui hubunganmu dengan anakku. Sekarang cepat ungkapkan perasaanmu dan buat Grey jatuh cinta padamu!"
๐น๐น๐น
Sementara Grey sudah bergabung dengan Arse dan Nick di ruang santai dengan Grey yang memejamkan matanya karena kelelahan.
"Menginaplah malam ini," tegur Nick melihat putranya seperti itu.
Grey menggeleng. "Malam ini pasti di mansion ini udaranya akan panas lebih baik aku pulang saja!"
Yang mana membuat Arse dan Nick terkekeh mendengarnya.
"Makanya cepatlah menikah," ucap Arse kemudian.
"Apa Pandawa juga mempunyai rencana untuk menikah?" tanya Grey membalikkan keadaan.
"Mereka menunggu Silver," ucap Arse singkat.
__ADS_1
Grey langsung mengernyit tidak mengerti, Lagi-lagi Grey teringat gadis aneh itu. Sebelum dia bertemu dengan Silver lagi buru-buru Grey berpamitan pulang.
Dengan tergesa Grey keluar dari mansion menuju mobil kesayangannya berada.
Saat sudah masuk ke mobilnya dan mesin sudah menyala tiba-tiba kaca mobilnya diketuk seseorang.
Dengan malas Grey menurunkan kaca mobilnya dan melihat Silver sudah berdiri dengan senyum manisnya.
"Apa lagi?" ketus Grey.
Silver yang mendapat wejangan dari Bianca dan Kate akhirnya memutuskan untuk menyatakan perasaannya pada Grey. Saat mendapati Grey akan pergi dari mansion dengan cepat Silver mengejar pria itu dengan membawa Cimot bersamanya.
"Grey, aku menyukaimu!" ucap Silver dengan memberikan pria itu ikan kerapu ditangannya.
"What?" pekik Grey tidak percaya ada seorang gadis yang menyatakan cintanya dengan memberinya ikan kerapu.
"Namanya Cimot! Dia tanda cintaku padamu!"
"Kau gila ya! Kita bahkan baru bertemu beberapa jam yang lalu, bagaimana mungkin kau langsung cinta padaku!" bentak Grey.
"Aku merasakan Zing saat bersamamu Grey dan kau satu-satunya orang yang tidak bisa mencium aroma busukku! Jadi, ayo kita menikah!" ajak Silver spontan.
"Ternyata kau itu paket komplit selain aneh kau juga gila! Bagaimana mungkin kau bisa mengajakku menikah begitu saja?"
"Aku sudah mempunyai calon istri," tambah Grey.
"Tapi masih calon istri kan? Kata orang Jawa kalau janur kuning belum melengkung apapun bisa terjadi!"
"Jawa? janur kuning?" tanya Grey keheranan yang tidak mengerti budaya Indonesia.
Lalu Silver berdehem. "Intinya aku mau jadi selingkuhanmu Grey atau istilahnya pacar gelapmu!"
"Jadi, terimalah ikan kerapu kesayanganku!"
๐น๐น๐น
Teori cerita ini :
Lotus laut itu bisa menyembuhkan Silver secara permanen.
__ADS_1
Grey itu semacam mendapat ikatan dengan Silver karena mereka mengalami Zing jadi Grey itu gak bisa mencium aroma busuk Silver dan juga saat bersentuhan dengan Grey aroma busuk itu menghilang. Tapi jika tidak bersentuhan aroma busuk itu muncul lagi.
Maaf ya haluku kebangetan, mau bikin cerita yang beda aja๐