
๐น๐น๐น
Dikamar lain, Bima mengisi bahan bakar rudalnya dengan cara pusp up agar libidonya bertambah. Dan Bima juga menyuruh istrinya untuk berlari agar berkeringat karena bagi Bima saat Sasa berkeringat akan terlihat semakin seksi.
"Kan habis mandi, A," protes Sasa.
"Ya udah, Aa buat berkeringat diatas ranjang ya!" ucap Bima yang langsung menggendong istrinya keatas ranjang dan membantingnya disana.
"Aa, mentang-mentang jadi atlet istrinya dibanting kaya karung beras!" protes Sasa lagi.
Bima terkekeh tanpa merasa bersalah, dia segera mengambil topeng kura-kura ninjanya supaya Sasa tidak gugup melihatnya yang tampan.
"Kalau pakai topeng gak bisa ciuman, Cin!" ucap Bima saat akan mulai mencium istrinya.
"Ya udah gak apa-apa, A. Buka aja topengnya, biar aku pejamkan mata!" sahut Sasa kemudian.
Akhirnya Bima membuka topengnya dan Sasa memejamkan matanya.
Tapi saat suaminya mulai menyentuh apalagi meremas dadanya, Sasa memekik kaget dan refleks membuka matanya.
"A...," rengek Sasa saat Bima mulai melucuti bajunya.
__ADS_1
"Tahan ya," ucap Bima mulai menunduk untuk menjadi bayi besar.
tit tit tit tit tit
Jam tangan Sasa mulai berbunyi, jam tangan itu berfungsi hanya untuk mengontrol aliran listrik ditubuh Sasa bukan menghilangkannya jadi saat daya listrik yang dihasilkan terlalu tinggi, jam tangan itu akan berbunyi memberi peringatan.
Sasa langsung memundurkan badannya menjauhi suaminya karena takut Bima akan terkena aliran listrik dari tubuhnya.
Yang mana membuat Bima mengusap wajahnya kasar, dia akan melakukan apapun demi malam unboxingnya berjalan lancar.
"Dimana alat makeupmu, Cin?" tanya Bima.
Sasa mengambil alat makeupnya didalam tasnya dan Bima segera bermakeup menor agar istrinya tertawa melihatnya.
"Makanya jangan keluarkan listrikmu, Cin! Nah, sekarang tertawalah dalam hati saat Aa menyentuhmu!"
Sasa mengangguk dan mulai menikmati sentuhan suaminya yang terlihat seperti waria dan membayangkan dalam hatinya.
Mereka berciuman dengan saling membalas satu sama lain.
Bima sudah tidak tahan, dia mulai mengeluarkan rudalnya membuat Sasa memalingkan wajahnya malu.
__ADS_1
"Awalnya sakit tapi lama-lama nanti enak kok Cin, itu yang Aa baca!" bujuk Bima supaya istrinya itu rileks.
"Iya A, tapi pelan-pelan!"
Bima mulai membuka kaki istrinya dan memasukkan rudal yang bahan bakarnya sudah terisi penuh.
Tapi saat baru akan masuk, Sasa memekik kaget sampai jantungnya berdebar hebat.
tit tit tit tit tit........
Jam tangan Sasa kelebihan daya listrik dan...
CRASH!
Bima langsung terpental karena terkena aliran listrik dari tubuh istrinya.
BRUK!
Bima jatuh di bawah ranjang dengan tubuh mengejang hebat.
"Aa....," pekik Sasa.
__ADS_1
๐น๐น๐น