
๐น๐น๐น
Disisi lain, Kate semakin gelisah. Dia terus memikirkan keadaan anak laki-lakinya hasil kerja kerasnya dengan Nick. Kate ingin menghubungi dan tahu kabar dari anaknya itu tapi tidak bisa karena terhalang sinyal.
"Anakku," gumam Kate.
Lalu dia mencoba menghubungi anaknya yang satunya lagi yang berada di New York.
"Mich?"
"Yes, Mom!"
"Apa kabar mama mertua? Dan bagaimana kehamilan Sienna?"
"Grandma Lusy sedang menjalani terapi tulang bersama Grandpa. Dan Sienna kehamilannya sudah memasuki 16 minggu, baby sudah menendang, Mom!"
"Oh Astaga, aku akan jadi nenek sultan! Mommy akan mulai memesan keperluan cucuku dengan kualitas terbaik!"
Setelah menutup panggilan itu, Kate kembali terngiang Grey dan pikirannya mengarah pada Silver.
"Apa Silver sudah hamil?" gumam Kate.
Sementara yang dipikirkan Kate saat ini tengah memeluk istrinya karena badan Silver yang lemah setelah muntah-muntah melandanya.
"Grey, pakailah bajumu! Udara sangat dingin," lirih Silver.
"Bukankah kau suka aku yang bertelanjang dada?"
"Iya tapi udara sangat dingin, kau bisa kena angin ngumpul!"
"Angin ngumpul? Maksudnya masuk angin?"
"Hm, aku bodoh Grey! Dan aku tidak bisa melakukan apapun, bagaimana kita menjalani rumah tangga yang sesungguhnya nanti?"
__ADS_1
Grey semakin mengeratkan pelukannya. "Kita akan menjalaninya bersama dan belajar bersama!"
"Sekuat-kuatnya laki-laki wanita yang dicintainya adalah kelemahannya, tapi selemah-lemahnya perempuan laki-laki yang dicintainya adalah sumber kekuatannya!"
"Jadi, maukah kau menjadikan aku sumber kekuatanmu, Honey?"
Silver tersenyum mendengarnya. "Tentu saja, kau adalah kekuatanku Grey!"
"Dan kau adalah kelemahanku Silver, berjanjilah kau akan selalu baik-baik saja!" ucap Grey dengan mengecup puncak kepala istrinya lembut.
Bersamaan dengan itu, pintu kamar mereka diketuk. Grey segera memakai bajunya dan membuka pintu ternyata Bianca datang membawa susu untuk Silver dengan membawa berita mengejutkan.
"Bintang di langit mulai kelihatan," ucapnya.
"Benarkah? Aku titip Silver dulu, Mom. Aku akan mendatangi daddy!" sahut Grey senang bukan main.
Grey dengan langkah cepat mendatangi Arse berada dan disana Arse tengah mengamati bintang di langit dengan seksama. Dan ada bintang paling terang di tengah gugusan bintang dan Arse yakin itulah Carina.
"Bukankah jaraknya tidak jauh? jadi kita tidak perlu menyalakan mesin kapal untuk menghemat bakar bakar! Kita akan langsung memakai kapal selam kesana!" ucapnya kemudian.
"Tidak ada kehidupan dan keadaan gelap, jadi kita perlu pencahayaan yang memadahi. Aku akan mengecek kapal selam kita dulu," tambah Naku.
Dan Grey tak lama ikut bergabung. "Jadi kapan kita akan mulai penyelaman?"
"Kita harus memperhitungkan segala sesuatu biar tidak salah langkah," sahut Arse disana.
"Tapi keadaan Silver tidak bisa menunggu lagi, dia semakin lemah!"
Arse langsung menatap tajam pada menantu dadakannya itu. "Siapa yang membawanya kawin lari dan menghamilinya, hah!"
"Ma-maafkan aku! Untuk itu biar aku menebus kesalahanku!"
Setelah memperhitungkan segala kemungkinan akhirnya hari penyelaman itu tiba. Mereka bertiga bersiap melakukan penyelaman dan turun ke Zona Abisal. Sebelum itu, Arse berpamitan dengan istrinya agar tidak cemas.
"Aku hanya pergi tuk sementara bukan tuk meninggalkanmu selamanya. Aku pasti kan kembali pada dirimu tapi kau jangan nakal.... Aku pasti kembali... " ucap Arse dengan bernyanyi didepan istrinya.
__ADS_1
Bianca langsung memeluk dan mencium suaminya itu dengan mesra.
Melihat itu Grey juga tidak mau kalah, dia meraih tangan Silver dan ikut bernyanyi. "So kiss me and smile for me
Tell me that you'll wait for me
Hold me like you'll never let me go
'Cause I'm leavin' on a jet plane
Don't know when I'll be back again
Oh babe, I hate to go"
Jadi cium aku dan tersenyumlah untukku
Katakan padaku bahwa kamu akan menungguku
Pegang aku seperti kamu tidak akan pernah membiarkanku pergi
Karena aku pergi dengan pesawat jet
Tidak tahu kapan saya akan kembali
Oh sayang, aku benci pergi
Dan mereka berdua berciuman setelah itu. "Tunggulah aku, aku akan kembali dengan membawa tanda cinta untukmu! Lotus laut itu tanda cintaku padamu!" ucap Grey setelah ciuman mereka terlepas.
"Aku akan menunggumu," sahut Silver dengan kembali mencium suaminya.
Yang mana membuat Naku yang melihat orangtua dan adiknya seperti itu hanya bisa menghela nafasnya panjang kali lebar. "Mereka membuatku gegana!" gumamnya.
๐น๐น๐น
Gegana \= gelisah galau merana
__ADS_1