
๐น๐น๐น
"Huek!" Grey terus saja muntah setelah memakan cupcake buatan Bianca yang antimainstream. Bahkan mommy Kate saja tidak pernah membuat makanan mengerikan seperti itu. Kate memang lebih sibuk merawat diri karena menolak tua daripada harus sibuk memasak.
"Apa masih mual?" tanya Silver perhatian.
Grey langsung terduduk lemas rasanya bayangan cupcake Bianca masih terngiang dikepalanya.
"Honey, aku lebih baik ikut wajib militer daripada harus memakan masakan mommy mertua!" keluh Grey kemudian.
Kini keduanya menyewa sebuah kamar di salah satu hotel di Berlin karena Grey takut jika menginap di apartemen akan disuruh makan masakan Bianca yang begitu estetik.
"Tidak ada cara lain, Honey," ucap Grey sambil menanggalkan bajunya.
"Maksudmu apa Grey?" tanya Silver dengan gugup.
"Kita harus membuat cucu untuk daddy mertua!" jawab Grey dengan mencium bibir istrinya.
Grey menggendong Silver ala bridal keluar dari kamar mandi tanpa melepas ciumannya.
Silver melenguh merasakan empuknya ranjang saat Grey membaringkannya disana.
Sepasang manusia itu saling bertatapan dengan penuh cinta. "Grey, aku takut! Aku selalu bermimpi sama setiap malam!" ucap Silver sendu.
"Kau masih mengkhawatirkan mimpimu itu? Aku berjanji akan selalu disisimu, Honey. I love you... "
"I love you too, Grey!"
Mereka kembali berciuman, ciuman mereka semakin liar dan panas. Lidah mereka berdua sudah saling menaut dan nafas mereka sudah berat. Silver mendesah karena tangan Grey sudah naik keatas dan meremas dadanya.
Silver kembali mengerang dibalik ciuman mereka karena sentuhan tangan Grey. Dengan tidak sabar, Grey membuka baju yang dikenakan istrinya dan melemparnya begitu saja. Dia kembali mencium bibir Silver dan menjelajahi tubuh Silver menggunakan bibirnya.
"Akhh...," Silver mengerang karena Grey sedang menikmati dadanya dan menghisapnya dengan kuat. Sedangkan jarinya sedang memainkan ujung buah dadanya yang lain.
__ADS_1
"Grey, Akhh...," Grey menikmati dada Silver dan memenuhi mulutnya dengan dada Silver dan menghisapnya.
Tangan Grey mulai meraba turun dan mengusap perut Silver yang rata. Semoga Silver bisa cepat hamil dan dia harus bekerja keras untuk itu.
Sebelum Sean kembali ke London, Grey meminta tutorial dari cassanova itu karena dia tidak ingin menjadi pemain amatiran lagi, dia ingin memuaskan istrinya.
"Grey...," Silver mulai gelisah saat tangan Grey mengelus-ngelus pahanya.
"Hm?" bibir Grey turun kebawah dan mencium perutnya. Silver semakin gelisah bahkan jantungnya semakin berdebar hebat.
Kedua kakinya dibuka dan ketika Grey menunduk dan mencicipi tubuhnya, Silver mengerang dan tubuhnya bergetar hebat. Erangannya terus terdengar karena Grey tidak berhenti memainkan lidahnya dibawah sana.
Hingga Silver merasa sesuatu ingin keluar. Dia pikir ingin pipis untuk itu dia berusaha melepaskan diri dari terkaman suaminya. Tapi Grey masih bermain di hutan rimbanya membuatnya tidak tahan.
"Akhh...," ******* panjang keluar dari mulut Silver saat mendapat pelepasannya. Tubuhnya menggelinjang tatkala merasakan kenikmatan seperti itu untuk pertama kalinya.
"Apa itu tadi, Grey?" tanya Silver dengan terengah.
Grey terkekeh mendengarnya, dia mencium Silver kembali. Tidak mau menunggu lama, Grey membuka celana yang masih tersisa di tubuhnya karena dia ingin memberi kenikmatan yang Silver tidak bisa lupakan.
Silver memeluk leher suaminya dengan erat, dia merasa begitu dicintai.
"Siap menerima sotong lautku?" tanya Grey.
Silver mengangguk malu dan ketika Grey mulai memasukkan sotong laut yang besar itu, Silver memekik kesakitan.
"Sakit...," rintih Silver.
"Tahan, Honey. Setelah ini tidak akan sakit lagi!"
"Lepas, Grey! Sakit...," ronta Silver dengan meneteskan air matanya saat Grey terus mendorong sotong laut jumbonya itu masuk kedalam hutan rimbanya.
Grey mencium bibir Silver kembali supaya istrinya itu merasa tenang.
__ADS_1
Dengan perlahan, Grey menggerakkan tubuhnya. Awalnya Silver masih merintih kesakitan tapi lama kelamaan rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat tiada tara.
Setelah Silver mulai menikmatinya, Grey menggerakkan tubuhnya dengan cepat. Nafas mereka terdengar memburu dan erangan Silver terus mengalun dengan merdu. Grey mengangkat satu kaki Silver dan meletakkannya diatas bahunya.
Gerakan Grey semakin lama semakin cepat dan ranjang ikut bergoyang disana. Tidak saja mengerang tapi terkadang Silver memekik setiap kali tubuh Grey menghantam hutan rimbanya dan si sotong laut yang perkasa masuk semakin dalam.
Sensasi itu bisa membuat mereka gila dan tak hanya sampai disitu saja, Grey membalikkan tubuh Silver dan memukul bokongnya sebelum dia menyuntiknya dari belakang. Itu yang dia pelajari dari Sean.
"Grey...," protes Silver karena dua pukulan dia dapat di bokongnya.
"Kau begitu menggoda, Honey," Grey menunduk, mencium bahu Silver dan meremas dada Silver dari balik punggung istrinya setelah itu dia mulai menyuntik Silver dengan gerakan cepat.
"Akhh...," desah Silver menikmati permainan suaminya.
Deritan ranjang terdengar begitu juga suara benturan tubuh mereka. Erangan mereka juga memenuhi ruangan dan nafas mereka semakin memburu. Gerakan Grey semakin cepat karena dia sudah akan menyemprotkan bibit dari sotong lautnya.
Kedua tangannya memegangi bokong Silver dan hentakan tubuhnya semakin cepat. Tak lama kemudian mereka berdua mengerang saat mencapai puncaknya dan Grey menyemprotkan banyak bibit didalam sana.
Mereka terengah-engah, Silver sudah tampak lemas. Mereka mengatur nafas mereka berdua dan setelah itu Grey membaringkan diri disamping Silver dan memeluknya.
"I love you, Silver Queen," ucap Grey.
"Hm," jawab Silver dengan nafas yang masih berat.
Grey mencium dahi Silver dan merapikan rambutnya yang berantakan membuat mereka bertatapan dan tersenyum bersama karena sotong laut Grey akhirnya berhasil menjelajahi hutan rimba Silver.
"Grey, ambilkan ponselku di nakas," ucap Silver kemudian.
Grey menurut dan mengambilkan ponsel istrinya, dia pikir Silver ingin menghubungi keluarganya tapi ternyata dia salah. Silver sedang membaca artikel mengenai sistem reproduksi manusia.
Lalu Silver mengangguk-nganggukkan kepalanya membuat Grey tidak tahan untuk bertanya. "Ada apa, Honey?"
__ADS_1
"Aku pikir sekali bermain langsung hamil ternyata kita harus melakukannya berkali-kali, Grey! Jadi ayo lakukan lagi!" ajak Silver kemudian.
๐น๐น๐น