Silver Untuk Grey

Silver Untuk Grey
Bonchap - Dua Anak


__ADS_3

5 TAHUN KEMUDIAN



Grey membangun sebuah mansion untuk keluarga kecilnya. Karena dia mempunyai istri yang amat receh dan tidak pernah menuntutnya untuk membelikan ini itu jadi uang Grey semakin menumpuk di rekening. Sebagai bentuk pengurangan uang itu, Grey membangun sebuah mansion yang dekat dengan mansion orangtuanya.


Kini Flo sudah berusia 5 tahun dan saat Flo masih berumur setahun lebih, Silver hamil lagi karena kebobolan dan melahirkan anak laki-laki yang sekarang berumur 3 tahun yang bernama Keenan.


Flo ( campuran Asia )



Keenan ( bule banget )



"Aaaa.... buka mulutnya Kee," ucap Silver saat menyuapi anak laki-lakinya.


Keenan menggelengkan kepalanya. "Au cucu aja, mumy!"

__ADS_1


Silver menghela nafasnya karena Keenan yang susah makan dan terus ingin minum susu dari sumbernya. Keenan belum bisa lepas dari ASI walau usianya sudah 3 tahun dan juga bocah itu lambat bicara membuat Silver merasa jadi mumi ketika Keenan memanggilnya.


Akhirnya Silver menggendong Keenan dan membawanya ke kamar untuk menyusuinya.


Dan Grey yang melihat itu menjadi jengah sendiri karena Keenan begitu menguasai sang mommy. Semenjak mempunyai anak, waktu berdua bersama istrinya berkurang apalagi Silver kebobolan yang akhirnya mengandung dan melahirkan Keenan si anak mommy yang tidak bisa lepas dari Silver. Bahkan saat tidur pun Keenan hanya mau bersama mommynya.


Hari ini, Grey meliburkan diri karena ingin merayakan hari valentine dengan istrinya.


"Kee, nanti main sama Grandma ya," bujuk Grey saat melihat Keenan sudah selesai menyusu.


Keenan menggeleng. "Ndak au, au cama mumy!"


"Ayolah, hari ini saja! Daddy nanti belikan pesawat drone. Bagaimana?"


"Kee, pelgi duyu ya Nyonyok!" ucap Keenan yang memberi nama Nyonyok pada dua benda bulat sang mommy.


Yang mana membuat Silver terkekeh melihat tingkah anak keduanya. Grey segera menggendong Keenan dan memberikannya pada pengasuhnya.


"Nanny, bawa Kee ke mansion grandmanya!" ucap Grey pada pengasuh yang membantu Silver mengurus anaknya.

__ADS_1


"Baik Tuan!"


Dan Grey langsung mendatangi istrinya yang masih di kamar. Grey mengunci pintu supaya tidak ada yang mengganggunya untuk melakukan penjelajahan hutan rimba yang sudah lama dia tidak lakukan.


"Aku merindukanmu, Honey," bisik Grey dengan memeluk Silver dari belakang.


Silver melenguh saat Grey meremas Nyonyok yang baru diisap habis isinya oleh Keenan.


"Happy Valentine, Silver Queen. Hari ini pasti banyak orang yang memakanmu termasuk suamimu yang sudah kelaparan ini," ucap Grey yang mulai membuka baju istrinya.


"Flo, sebentar lagi pulang sekolah, Grey. Jangan buka semua bajuku," tolak Silver.


Grey menulikan telinganya, dia tetap membuka baju istrinya hingga tubuh Silver polos tanpa sehelai benang pun. Grey menatap nanar sumber makanan Keenan yang tampak lebih besar dari saat Silver gadis dulu. Sementara tubuh Silver masih kelihatan bagus seperti masih gadis karena Kate selalu mengajak menantunya itu untuk melakukan perawatan Sultan.


"Daddy pinjam Nyonyokmu dulu, Kee," ucap Grey seolah berbicara pada anak laki-lakinya.


"Oh my God! Bayi besar juga....," ucapan Silver terputus karena bibirnya langsung dibungkam suaminya.


Mereka saling membalas ciuman sampai mereka merasakan hawa panas menjalar ke tubuh mereka. Tapi saat panas-panasnya pintu kamar mereka di ketuk tanpa jeda oleh Flo yang baru pulang sekolah.

__ADS_1


"Mommy... Mommy...," panggil Flo.


Yang mana membuat keduanya mendengus bersama. "Gagal hareudang lagi!"


__ADS_2