SPECIAL AGENT JOKO

SPECIAL AGENT JOKO
032 - MENGEJAR SULISTYO.


__ADS_3

Dan benar saja, saat Joko melihat Sulistyo yang duduk di kursi mobil bagian belakang. Joko pun semakin yakin bahwa pria itulah Sulistyo, anak dari bos kartel yang telah dimusnahkan oleh Joko.


Dengan cepat, Joko harus kembali memutar mobilnya dan sekelompok geng itu sendirian.


Mobil Joko melaju dan mengejar mobil yang membawa Sulistyo.


Joko akhirnya dapat wajah wajah Sulistyo yang telah berhasil menipunya, saat mobilnya melaju tepat di sebelahnya.


Tanpa ragu-ragu, Joko membanting setirnya dan menabrak mobil Sulistro yang membuat Sulistyo pun terkejut, karena ia tak sadar bahwa Joko telah mengejarnya.


Mobil yang membawa Sulistyo pun hilang kendali karena ditabrak oleh Joko.


Sopir truk yang membawa segerombolan anak buahnya pun segera mempercepat laju truk untuk menyelamatkan Sulistyo.


Saat truk telah melaju kencang dan mengepung mobil Joko. Begitupun dengan mobil Box yang menyalip Joko dan berada di depan.


Kini Joko pun telah terkepung dengan 3 mobil dari setiap sisi depan, depan dan sisi bagian kanan.


Joko mengeluarkan pistolnya dan membuka kaca jendela mobilnya.


*DOR!!!

__ADS_1


*DOR!!!


*DOR!!!


Joko menembak sopir mobil yang mengepungnya dari sisi kanan dan sopir itu pun tewas seketika. Salah satu mobil pun telah hilang kendali dan menabrak trotoar di pinggir jalan.


Kini tersisa satu truk dan sebuah mobil Box yang masih mengejar Joko.


Saat Truk akan menyalip mobil Joko, Joko lebih dulu menabrak sisi depan bagian truk yang membuat Truk itu gagal menyalip mobilnya.


Joko memanfaatkan sebuah kesempatan besar saat melihat persimpangan dengan patung besar di tengahnya.


Truk itu terguling yang membuat semua anak buah Sulistyo yang berada di dalamnya ikut terjatuh di jalanan.


Joko pun dapat menghindari petung itu dan terus mengejar mobil yang membawa Sulistyo.


Saat mobil Joko sudah mendekati mobil Sulistyo,


*BRAKKKK!!!!


Satu mobil Box yang masih tersisa pun menabrak mobil Joko dari samping yang membuat mobil Joko hilang kendali.

__ADS_1


Mobil Joko pun berputar dan berhenti di pinggir jalan karena mobil box itu menabrak mobil Joko dengan kencang.


Di dalam mobil, terlihat Joko yang masih sadar dengan kondisi yang cukup buruk.


Jidatnya berdarah karena terkena serpihan kaca jendela mobilnya yang pecah, dan kepalanya terbentur dengan bagian mobil lainnya yang membuatnya merasa cukup pusing.


Mobil yang membawa Sulistyo pun juga berhenti dengan berjarak di depan mobil Joko yang telah mogok.


Mengetahui hal itu, Joko membuka mobilnya dan berusaha keluar dengan sekuat tenaga yang masih tersisa.


Joko berjalan dengan sempoyongan dan akhirnya pun harus tumbang membungkuk di aspal jalan dengan kedua lututnya yang masih menopang tubuhnya, karena kondisi fisiknya yang belum pulih secara sempurna.


Dan begitulah Joko. Dia adalah pria yang berkomitmen dan konsisten. Ia tetap mengejar satu kriminal tanpa memperdulikan kondisinya sendiri.


Mata Joko mulai berkunang-kunang dan kabur saat melihat Sulistyo yang mengeluarkan tangannya dan melambaikan kertas berisi nomor telepon Joko yang telah diberi oleh Joko sendiri.


*KRIING!!!


 Ponsel Joko berdering dengan nomor telepon yang disembunyikan. Ternyata itu adalah Sulistyo yang sengaja menelponnya.


“Hei, Joko! Hahahaha. Bagaimana kabarmu? Apa kau mengingatku? Astaga. Aku sudah mencarimu kemana-mana. Tunggu saja aku. Aku akan menemuimu sebentar lagi.”

__ADS_1


__ADS_2