SUAMI PENGGANTI ICHA

SUAMI PENGGANTI ICHA
Mendebarkan


__ADS_3

Aku membelalakkan mataku mendengar ucapan yang di lontarkan oleh Adit bagaimana bisa Ia begitu enteng mengajak ku tidur bareng padahal kita belum saling mengenal dan bukankah ini terlalu cepat bukan?


"Kamu gila ya? ya gak mungkin lah kita tidur bareng! (Tegas ku padanya!)


" Emang kamu berani tidur sendiri? kayak nya bakal ada banyak petir malam ini!" godanya padaku.


Pucuk di cinta ulam pun tiba !


suara petir menggelegar 2kali lebih keras dari sebelumnya.


"Allahu Akbar" Teriak ku


"Ya udah aku ke atas dulu ya, ngantuk."


Adit berdiri dan berjalan meninggalkan ku.


"Adit kamu tega ninggalin aku sendiri disini? tunggu aku mau ikut!." berlari kecil mengejar ketertinggalan ku.


"Cha emang harus banget, jalannya mepet gini? gerah tau!" ( Omel Adit yang mulai kurang nyaman dengan jarak diantara kita berdua).


"Ya ini kan salah mu ngapain gak nyediain lilin atau apa gitu! sambil manyun ke arah Adit!


Sampailah kita di depan kamar masing-masing,


Adit mengantar ku hingga ke dalam kamar, dan segera Ia bergegas meninggalkanku setelah di pastikan aku sudah di atas ranjang.


"Jangan lupa Baca Doa, biar gak di ganggu, (Pesannya pada ku) yang bukan menenangkan justru membuat bulu kuduk ku berdiri!


" Adit jangan nakutin dong! "


\=

__ADS_1


\=


\=


Entah kenapa setalah kepergian Adit, Icha sama sekali belum bisa memejamkan matanya padahal sudah hampir pukul 23.30 WIB.


Sementara hujan di luar sana belum juga mereda. menambah ketakutan Icha.


Dan hal yang tak di harapkan datang, tiba-tiba Icha merasa ingin buang air kecil.


Ia mencoba menahan hingga pukul 00.00 WIB tapi tak kunjung hilang rasa ingin buang air kecil..


lalu Ia coba keluar kamar menuju kamar Adit berharap Ia mau menemaninya pergi ke kamar mandi.


Tok Tok Tok


"Adit Adit ini Icha


kamu sudah tidur belum?


Adit temenin aku ke bawah sebentar yuk


Darurat ini... "


Ucap Icha berulang kali menyebabkan si empunya kamar mau gak mau harus beranjak dari kasur empuknya.


"Apa sih Cha?


Tanyanya setengah sadar


" Dit aku pingin ke kamar mandi, temenin yuk.

__ADS_1


Ajak ku padanya sembari menahan pipis.


"Ya Allah ya udah sih, masuk sini! "


Ia menunjuk ke sebuah pintu 🚪 di dalam kamarnya.


Icha berjalan mengekor pada Adit menuju ke kamar mandi dalam kegelapan.


Karena rasa kantuk yang menyerang Adit meninggalkan Icha di dalam kamar mandi lalu mengunci pintu yang terbuka dan kembali merebahkan tubuh nya ke kasur empuk nya.


Ia Benar-benar lupa apda Icha!


Akhirnya Icha menyelesaikan hajat nya. Ia kira Adit masih menunggu di depan pintu tapi nyatanya Ia sendirian.


Samar-samar Ia melihat jika Adit sudah tidur 😴 di kasur empuknya.


"Dasar es batu, bisa bisanya dia gak nganterin aku keluar kamar kek, kan serem keluar sendiri. " Omel Icha


Dengan langkah perlahan Icha mencoba mencari pintu di tengah kegelapan. Tapi sialnya si Adit justru mengunci 🔒 pintunya, dan parahnya Icha tidak tahu dimana Adit menaruhnya.


"Dit, kunci kamu taruh di mana? Dit bangun dong, Ya kali aku musti tidur disini." Icha mencoba membangunkan tapi usaha sia-sia Adit tertidur sangat pulas.


Waktu sudah hampir 01.00 WIB tapi Icha masih berusaha mencari cara agar bisa keluar dari kamar ini secepatnya, tapi rasa kantuk mulai menyerang.


"Ya udah sih, kita kan cuma tidur seranjang doang, gak ngapa-ngapain juga jadi gak akan berdosa kan? Pikir Icha


Icha perlahan naik ke kasur, dan terlelap bersama suaminya.


Apa yang terjadi selanjutnya...?


\=\=\=\=

__ADS_1


Happy Reading 🥰


Semoga kalian bahagia selalu 🥳


__ADS_2