
Hari ini adalah hari pertama Icha mengajar di sekolah baru, jujur Ia sangat berharap hari ini akan baik-baik saja"
Meskipun Ia tahu betul itu tak akan terjadi pasalnya catatan kriminal* dari anak-anak yang bandel sudah menunggu untuk segera di eksekusi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tepatnya lima belas menit yang lalu, saat Icha akan memasuki ruang guru , dalam angannya Ia akan di sambut meriah para guru
Tapi.....
Justru Bu Dewi selaku kepala sekolah menghampiri Icha dengan setumpuk berkas peninggalan dari mantan guru BP yang sudah pindah entah kemana.
"Kenalin Bu saya Icha dari..." mencoba bersikap manis saat pertama berjumpa
Belum genap Icha memperkenalkan diri perkataannya langsung di sambar Bu Dewi
"Oh iya Bu, Soal kenalan nanti nyusul aja ya Bu, ini ada yang urgent bu, pusing di tinggal guru BP semua kocar-kacir Bu...
Ini Bu (Memberikan berkas)
dipahami dulu ya saya tinggal dulu...
Mari Bu....
" Wah wah... apa ini belum juga sehari sudah segini banyaknya!
"Ok Mari Icha Kita Selesaikan!" (Memberi semangat pada diri sendiri)
\=\=\=\=\=\=
Yups pasti kalian penasaran bagaimana bisa Icha menjadi guru BP??
Sebuah ketidaksengajaan adalah jawabannya.
Bagaimana tidak,
tanpa pikir panjang atau meminta pendapat terlebih dahulu dari keluarga tentang jurusan apa yang harus Ia pilih selepas SMA, Ia Justru dengan mudahnya hanya mengikuti ajakan dari temannya. Tidak salah memang tapi agak sedikit beresiko....
Dari pada menjelaskan tentang perjalanan panjang Icha mending kita lanjutin cerita kita ya....
FYI, Ada yang meyakini bahwa istilah Bimbingan Penyuluhan (BP) itu udah jadul alias ketinggalan jaman. Nama kerennya sekarang adalah Bimbingan Konseling. Bila mengacu pada Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN), maka nama resmi profesi yang mirip Psikolog di sekolah ini adalah Bimbingan Konseling (BK) .
So, sekarang kita nyebut nya guru BK aja ya.. 😎
\=\=\=\=\=
Menjadi Guru BK ibarat kata seperti pekerjaan bayangan, tidak semua orang mampu melihat keberadaannya , Ia hanya bisa dilihat oleh anak yang butuh di bimbing CATET!!!
Salah satu kebahagiaan Icha menjadi Guru BK adalah Ia tak perlu repot-repot memikirkan strategi atau tips agar murid mudah memahami pelajaran, Ia juga tak perlu banyak mengomel setiap saat, Ia juga tak perlu pusing memikirkan jawaban dari pertanyaan yang kadang suka tidak masuk akal! dan satu lagi Ia tak perlu begadang untuk memikirkan nilai yang pantas untuk para murid. Tugas Icha hanya mendisiplinkan murid yang istimewa saja!.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ruang BK
Ruangan yang letaknya terpisah dari ruang guru dan ruang kelas, tepatnya di lorong paling ujung sekolah ini. Hanya ada dua kursi dan satu meja, almari yang berukuran sedang serta, kipas angin yang bisa diperkirakan usianya sudah tidak muda lagi.
Bagi sebagian murid ruang BK terasa agak mengerikan pasalnya yang biasa keluar masuk pasti orang istimewa alias spesial.
*Di hari pertama kerja, Ia awali dengan membaca daftar anak-anak yang perlu di bimbing secara spesial.
"Wah, Gilaa ya kelakuan anak jaman sekarang, bisa-biasanya mereka berbuat seperti itu " Geleng Icha tak Habis pikir melihat catatan yang sedang Ia baca.
"Coba kita lihat siapa aja sih dedengkot sekolah ini
" Agung :
__ADS_1
• Suka banget Bolos sekolah,
• Baju tidak rapi,
• Rambut panjang,
• Jahilin guru,
• Suka ngumpetin sepatu Bu Dewi,
• Terlambat setiap hari,
• Rambut Pirang,
• Gak bawa helm,
• Suka ngempesin motor Pak Dion,
• dll"
"Waduh Gilaaa ini mah, Si Agung pasti ketua Gank ini mah..."
Satu persatu catatan Ia baca dengan antusias, tak sengaja Icha menemukan nama Adit Atmadja tertera di catatan itu
Adit Atmadja :
• Suka bolos ,
• Suka tidur saat jam pelajaran,
• Hobi terlambat,
• bantuin ngempesin motor Pak Dion, dll
"Ini pasti anak buahnya Agung ini, namanya mirip suami ku wkwkwkwk" kekeh Icha.
Sudah hampir 2 jam Icha tenggelam dalam catatan tersebut, hingga suara ketukan membuyarkan konsentrasi nya.
Permisi Bu, (Mengetuk Pintu)
"Perkenalkan Saya Pak Bejo, Mohon maaf saya mau menyampaikan pesan dari Bu Dewi Nanti pukul 13.30 WIB, Kita ada rapat bulanan, jadi semua pegawai wajib hadir Bu,
Matur suwun." Ucap Pak Bejo santun
"Baik Pak, Terima Kasih infonya, perkenalkan nama saya Icha Pak" Ucap Icha
"Pak Kalau kantin di sebelah mana ya?" Tanya Icha
"Itu Bu, Nanti sampean lurus aja terus nanti belok kiri terus nanti ada perpustakaan nah ibu belok kanan lurus aja mentok Bu di sana kantin sekolah kita" Jawab Pak Bejo terlalu antusias.
"Hehe agak jauh ya Pak" Jawab Icha
"Perlu saya Antar Bu?Takut nyasar"
"Ndak usah Pak Makasih, kalau nyasar nanti tinggal teriak aja, Becanda Pak "
Ya Udah saya ke kantin dulu ya Pak..." Pamit Icha
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Menuju Kantin
Setelah mengikuti arahan yang diberikan Pak Bejo, tapi Icha tak kunjung menemukan kantin yang Ingin Ia tuju!
"Fix, Gak lucu sih misal aku nyasar"
__ADS_1
kesal Icha
Sayup-sayup Ia mendengar suara gerombolan anak laki-laki sedang asyik ngobrol di dekat Kamar mandi saat jam pelajaran.
"Dasar ya anak-anak itu! awas aja kalau sampe ketangkep..
Gerutu Icha hendak menghampiri sumber suara tapi terhenti saat seseorang memanggilnya.
" Bu Icha, Kantinnya sebelah sini, mari saya antar saja. Ucap Pak Bejo
"Tapi, Itu Pak di sana ada,....
Menunjuk Kamar Mandi sekolah
" Oh iya bu Icha, di kantin sekolah ini paling Komplit makanan nya, mau rasa lokal maupun internasional ada semua bu Komplit.... "
Pak Bejo menjelaskan dengan sangat antusias
Tak Ingin memperpanjang penjelasan dari Pak Bejo Icha memutuskan untuk segera ke kantin dan meninggalkan anak yang bolos di kamar mandi tadi.
_
_
KANTIN SEKOLAH
"Ku kira Pak Bejo cuma omong doang, ternyata bener kantin ini komplit hehe" Ucap Icha
"Saya permisi dulu ya Bu, mau ngerjain yang lain.
"Ndak Makan dulu Pak?" tanya Icha
"Kebetulan tadi sudah bawa bekal Bu," Jawab Pak Bejo
"Makasih banyak Ya Pak" Ucap Icha tulus
_Pak Bejo berlalu meninggalkan Icha_
Icha Asyik menyantap makanan yang Ia pesan yakni nasi goreng mawut tak lupa es teh manis. Icha benar-benar menikmati menu siang ini, sampai tak menyadari ada seseorang yang memperhatikan dirinya.
"Boleh Gabung Bu"? Tanya seseorang
Reflek Icha mendongak kan Kepalanya ke sumber suara.
" Ya Ampun Pak Dion? Kebetulan sekali" Ucap Icha terkejut melihat kehadiran Pak Dion
"Namanya juga Jodoh Bu, hahahaha " Canda Pak Dion
"Ah bisa aja Pak Dion Ini, sini Pak gabung di sini aja biar rame, heheh"
Mereka berdua semakin asyik mengobrol, hingga luput dari pandangan mereka jika Adit sedang memperhatikan keduanya dengan tatapan tajam!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hem sudah ada saingan nih si Adit, So....
apa yang akan di lakukan Adit?
Apakah Ia akan berjuang untuk mendapatkan Cinta Icha?
Atau Justru Merelakan Icha dengan pujaan hatinya?
___ ___
Oh Iya Mak Readers jangan tergesa-gesa untuk menyimpulkan alur cerita ya 😁Pastikan untuk selalu update "SUAMI PENGGANTI ICHA" dan temukan kejutan kisah yang tidak terduga dari Author ya😘
__ADS_1
°Happy Reading 🥰🥰🥰