SUAMI PENGGANTI ICHA

SUAMI PENGGANTI ICHA
Pangeran Kecil


__ADS_3

"Gimana semalam tidur nyenyak? tanyanya canggung


"Alhamdulillah, nyenyak Mas, " terlihat perempuan itu menyuguhkan secangkir kopi kepada suaminya itu


Iyap itulah salah satu rutinitas Naya di pagi hari, melayani suaminya sebelum berangkat kerja


"Makasih" ucap Radit


dilanjutkan dengan obrolan kecil


"Nay" Panggilan Radit kepada istrinya itu


"Hari ini kamu ke Kampus? biar Mas antar ya?"


Ada sedikit kebahagiaan di hati Naya, ia bersyukur suaminya itu sedikit perhatian, tapi itulah Naya, ia tak ingin menjadi beban orang lain, baginya kehadiran dirinya dimuka bumi ini sudah cukup menjadi beban manusia yang lain.


Naya pun hanya tersenyum, dan menolak tawaran suaminya itu dengan halus, takut jika ia terluka dengan penolakan nya pagi ini.


"Jangan repot-repot Mas, Naya naik Bemo aja (sebutan motor Antik kesayangan nya selama ini) nanti Mas Radit terlambat ke kantor"


"Yakin?" tanya Adit meyakinkan kembali


Naya pun mengangguk pertanda Ia yakin dengan keputusannya itu.


"Inget jangan ngebut-ngebut ya, Helm dan pastikan sen motor kalau mau belok, hahaha"


Ya itulah Adit ia selalu saja bisa membuat suasana menjadi lebih ceria seakan tak ada beban di hidup nya.


Naya pun hanya menggelengkan kepala melihat tingkah suaminya itu,


Mereka pun berpisah untuk melakukan aktivitas masing-masing.


\=\=\=\=\=


Drama Menuju Panti


Seluruh anggota keluarga Icha terlihat sibuk mempersiapkan beberapa bingkisan yang akan di bagikan kepada anak Panti Asuhan,


Mama yang dengan cerewet selalu memantau kinerja Abang, Beliau terlalu takut jika ada yang terlewat.


"Mah, bantuin juga atuh, .... " keluh Abang yang sedari tadi di omelin sama Bunda


"Rasain tuh, kena karma! " ejek Icha sambil membungkus kado


"Karma? " tanya Abang bingung...


"Iya lah, Abang gak nyadar apa kalau di kantor kayak apa? 1000 kali lipat lebih bawelnya dari Bunda!" sindir Icha


Icha pun bergumam dengan pelan " Gak heran sih kenapa sampai sekarang masih Jomblo"


"Abang denger Dek"... yang sedari tadi duduk tidak jauh dari Icha


" Sengaja" wkwkwkkwkwkwk

__ADS_1


Ada sedikit rasa iri dalam hari Adit, saat melihat bagaimana keakraban Icha dengan Abang, mereka sangat dekat dan saling menyayangi dengan cara mereka,


Ia pun dulu juga seperti itu bersama Mas Radit, tapi takdir berkata lain, bahkan sampai sekarang pun Ia tak tahu keberadaan kakaknya semata wayangnya itu.


Ia tak ingin larut dalam kesedihan nya dan melanjutkan membungkus kado kembali.


______________


Setelah di rasa bingkisan untuk Panti siap, mereka pun bergegas untuk menuju Panti dengan mengendarai 2 mobil 🚗🚗


kurang dari 30 menit mereka akhirnya sampai di tempat tujuan.


Adit sedikit terkejut mendapati Panti yang di tuju.


"Disini? "


"Hem... mau dimana lagi? " Icha melangkah masuk ke Panti


Rasa penasaran Adit lah yang menuntun Ia mencari informasi lebih dalam lagi, tapi justru si narasumber malah kabur,


"Bang Icha sering kesini? tanya Adit pada Iparnya itu


" Gak tahu itu, mungkin dulu dia kesambet, pertama kali datang kesini, dia gak suka eh sekarang malah... " kekeh Abang


"Kenapa Bang? "... Tanya Adit kembali


" Hush,.. kamu jangan bilang-bilang dan jangan nangis ya, alasan Icha suka kesini itu sebenarnya dia mau cari Pangeran Kecilnya. tapi gak tahu udah nemu apa belum, kamu yang sabar ya" ucap Abang sambil menepuk punggung Adit mencoba menguatkan.


Tapi yang harus kalian tahu jika Abang itu baik dan perhatian kok


"Pangeran Kecil? " batin Adit diliputi pertanyaan


"Ih kalian lemot sekali sih, udah di tungguin Bunda di dalam tuh" kesal Icha yang tak berempati melihat keduanya sedang berjalan sembari membawa bingkisan yang cukup berat di tangan kanan dan kirinya.


"Lihat tu, istrimu.. bawel"...


" Itu Adik Abang juga, hehe.... " canda Adit


Keduanya pun tertawa bersama


__________


________


_____


__


Anak-anak Panti sudah menyambut kedatangan mereka, raut bahagia menghiasi wajahnya, sangat jelas mereka menunggu hadiah apa yang akan ia dapatkan hari ini.


Abang yang sudah terbiasa membuka acara pun layaknya MC profesional mampu melebur dengan kelucuan anak-anak Panti, Ia tinggalkan Image garang dan tegas yang selama ini menempel pada dirinya,


Ia tertawa, bernyanyi dan bermain bersama.

__ADS_1


Ketika yang lain asyik dengan yang lain.


Adit memilih untuk mengabadikan setiap momen


Mungkin ketularan Bunda )>


Layaknya seorang Fhotograper profesional Adit mampu mengabadikan setiap senyuman dengan indah, semua hal yang terjadi Ia abadikan, termasuk Icha.


Tapi memang perbandingan foto yang diambil adalah lima banding satu (5:1)


Lima untuk Icha


Satu untuk semua.....


Hampir 2 jam acara berlangsung dengan meriah, dan di tutup dengan acara makan bersama sekaligus membagikan kado.


Rasa lelah jelas terlihat saat mereka meninggalkan Panti,


Icah dari awal memang satu mobil bersama Icha, sedang Abang bersama Mama dan Papa


Untuk mengisi kejenuhan di perjalanan, Icha pun meminta Adit untuk meminjam camera karena Ia lihat sedari tadi Adit sibuk dengan kamera ini.


"Boleh lihat? ucap Icha yang sudah memegang kamera.


" Hem... "


Angguknya pelan


ya mau bagaimana lagi kalau tidak diizinkan pasti bakal ngambek kan? toh aku sudah mendeklarasikan diri sebagai suami yang takut istri" batin Adit


Bagai melihat oase di padang pasir, Ia pun dengan semangat melihat satu persatu foto yang tersimpan.


Alisnya mengkerut, saat menyadari jika sebagian foto di penuhi dengan wajahnya"


"Kok semua foto aku Dit? yang lain dikit banget"..


" Yah gimana dong, yang terlihat cuma kamu" ucapnya tetap fokus pada jalan raya


"Hah?" ucap Icha memastikan pendengarannya tidak salah


" Iya Hanya Kamu".... Adit mengulang perkataannya kembali.


___ ___ ___ ___ ___


Wuwuuwuuw semakin penasaran dengan akhir keduanya, ...


Biarlah takdir yang menuntun mereka pada cinta yang sesungguhnya...


Entah berlanjut atau tidak kuserahkan pada Mu


Dukung Author dengan cara like, vote dan comment 🙈🙈🙈🙈


bye.....

__ADS_1


__ADS_2