SUAMI PENGGANTI ICHA

SUAMI PENGGANTI ICHA
Mulai terbuka kebenarannya...


__ADS_3

Lelaki dengan balutan jaz hitam menatap gedung megah yang terpampang di depannya, gedung itu merupakan tempat kerja barunya, meskipun hanya menjadi pegawai kontrak di sana ia cukup bersyukur setidaknya bisa untuk memberi nafkah istrinya di rumah.


"Kamu Bisa! ucapnya menguatkan diri sendiri


Inilah kehidupan baru Radit Atmadja, pemuda yang meninggalkan seluruh kehidupan nya untuk menjalani kehidupan yang baru bersama istrinya.


Memang sebelum menikah dengan Naya, kehidupan lebih dari cukup, pasalnya ia


merupakan CEO di perusahaan ternama di Kota Jakarta. Belum lagi uang yang di dapat dari beberapa investigasi yang dilakukan.


Tapi semenjak bertemu dengan Naya ia putuskan untuk memulai dari nol dan bangkit bersama Naya.


*Flashback On


_______________


H-2 Hari Sebelum Pernikahan


Rapat bersama klain penting terpaksa harus diadakan di luar kota, Adit tak punya pilihan lain, ia harus berangkat meskipun hari pernikahannya sebentar lagi.


Sang Bunda sudah melarang untuk pergi, kalau orang dulu nyebut nya PAMALI"


"Adek, jangan pergi ya, hati Bunda gak tenang nih" bujuk Bunda pada Radit


"Ya Allah Bunda, cuma sebentar kok, habis kelar rapatnya segera kesini" jawabnya berusaha meredam kekhawatiran Bunda


"Lusa loh kamu nikah! masih inget kan?" kesal Bunda


" Nanti kalau Bunda kesepian, biar Adit kesini temenin Bunda, gimana?"


"Janji ya, bakal segera pulang kalau di sana sudah beres"


Bunda pun akhirnya luluh, ia juga berusaha mengerti jika ini semua bagian dari tanggung jawab Adit pada pekerjaannya, meskipun tetap saja masih terasa berat untuk melepas Radit pergi.


*Mungkin itu yang disebut dengan pertanda*


"Siap, Radit janji bakal pulang cepet, kalau gitu ke atas dulu ya Bunda, mau packing jam satu harus segera meluncur"


"Hati-hati ya.... *

__ADS_1


Rumah tampak sibuk mempersiapkan segara keperluan jelang pesta pernikahan meskipun memang acara pernikahan nanti nya diselenggarakan di rumah Icha, tapi begitulah Bunda ia tetep ngeyel untuk menghias rumah. biar berasa auranya...


Adit pun juga ikut membantu setelah pulang sekolah,...


Begitupun Rumah Icha tampak ramai dengan sanak saudara yang mulai membantu menyiapkan acara.


Kedua calon pengantin itu tampak tidak sabar menunggu hari dimana penantian panjang selama lima tahun tinggal dia hari lagi mereka akan menjadi suami istri.


"Membayangkan saja sudah sangat bahagia " ucap Adit di sela-sela waktu istirahat rapat


Ia pun mempunyai tekad besar untuk segera menyelesaikan pekerjaan dan kembali ke rumah secepat mungkin meskipun pada kenyataannya rapat kali ini benar-benar cukup menguras emosi, pasalnya pihak Klain terlalu mengulur waktu dan banyak maunya.


"Ini kapan selesai nya? " tanya Adit pada sekretaris nya yang bernama Bian


"Sabar, bos sebentar lagi selesai" ucapnya menenangkan meskipun ia tak tahu ujung dari rapat kali ini"


"Kamu aja yang gantiin!, saya harus pulang sehari mau lagi nikah! bisik nya mengingatkan Bian


" Maaf Bos, rapat ini sangat penting, kalau kita gagal nanti rugi bandar"


Radit pun hanya menghela nafas panjang dan terus berusaha menyelesaikan rapat secepat mungkin!


\=\=\=\=\=\=


Rasa khawatir tiba-tiba datang, entah apa yang dirasakan Icha malam ini, ia takut tanpa sebab, berulang kali ia coba tepis tapi lagi-lagi rasa itu kembali.


"Kenapa aku jadi posesif sih, biasanya kan memang mas Radit suka keluar kota bahkan keluar negeri lantas apa yang aku takutkan? pikir Icha dan memaksa matanya untuk segera terlelap.


sebuah mimpi aneh,


Saat itu Icha sedang berjalan sendiri lengkap dengan baju pengantin yang melekat pada dirinya, Ia nampak bingung mencari pasangan nya di tengah keramaian, berulang kali ia memanggil nama sang Pujaan hati tapi tak kunjung terlihat batang hidungnya.


Ia pun terduduk sambil terus memanggil calon suami nya itu.


"Mas Radit....


Mas Radit... "teriak Icha dalam tidurnya


Seorang anak kecil datang menghampiri seraya mengulurkan tangannya mengajak untuk bangkit.

__ADS_1


Pangeran Kecil ku? ..


Belum sempat ia mengkonfirmasi keburu terbangun dari mimpi nya itu.


" Ih serem banget sih dek, segitunya ya kangen sama Radit? ucap Abang


"Ih apaan sih bang" Tadi Icha mimpi aneh masak tadi....


"Hush jangan di ceritakan! nanti jadi kenyataan! pamali!!" tegas Abang


" Kalau mo tidur itu baca doa! jangan baca WA mulu.... " dan meninggalkan Icha


"Hush Hush jangan mikir yang aneh-aneh Icha! tunggu satu hari lagi...


Sebentar lagi kita akan bersama" batin Icha penuh keyakinan


"Sebentar lagi kita akan hidup bersama Cha" jawab Radit seakan menjawab perkataan Icha


*Flashback Off


______ ______ _____


Radit memejamkan mata dan menguatkan hatinya jika ini adalah pilihan hidupnya, dan ia tak akan menyesal atas apa yang ia pilih, meskipun menyakitkan....


Ia akan terus bertahan bersama Naya, itu adalah janji yang harus dipenuhi.


\=\=\=\=


Tebak tidak berhadiah,


Kira-kira apa alasan Radit menikahi Naya?


Apakah ada kemungkinan Radit akan kembali kepada Icha?


Pantengin Terus kisah mereka dalam novel "Suami Pengganti Icha"


See You


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Jangan lupa Like, Comment dan Vote biar makin membara semangat nya...


__ADS_2