
Tak terasa sudah satu minggu usia pernikahan Icha dengan Adit, ... Meskipun kita tahu hubungan mereka masih belum ada kemajuan yang cukup signifikan pasalnya mereka masih sama-sama acuh satu sama lain.
Yup Masih sibuk dengan dunia mereka sendiri,...
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Rumah Keluarga Icha
"Papa, enggak kangen sama Adek? Udah seminggu Loh Gak Ngabarin, Mama Khawatir" Keluh Mama Icha .
"Mah, kan Anak kita udah di jaga Adit, mungkin mereka lagi sibuk" balas Papa mencoba menenangkan.
"Iya Pa, Mama paham, tapi namanya punya anak kalau kangen wajar kan? kita jenguk yuk Pa nanti sore, Please" Ucap Mama penuh harap suami menyetujui permintaan nya.
" Ya udah, nanti sore kita ke sana, mereka gak Perlu dikabari, nanti malah ngrepotin "
"Ah makasih ya Pah, Mama mau nyiapin sesuatu buat mereka dulu" Segera Bergegas.
ππππππ
SEKOLAH
Rapat Bulanan segera dimulai, beberapa guru sudah berkumpul di ruangan,
sebenarnya Icha tipikal orang yang tidak menyukai keramaian, bukan tanpa alasan pasalnya setiap kali ada keramaian Ia harus siap dengan pertanyaan julid serta nyinyiran yang tak terduga dari orang-orang.
Seperti hari ini, kebetulan Ia datang bersama Pak Dion ke Ruang Rapat.
Tapi Sorot mata beberapa Orang seperti ingin menusuk Icha...
"Wah sudah akrab banget sama Pak Dion Bu? tanya bu Eka dengan nada penuh penekanan.
" Ah endak Bu, kebetulan saja kita tadi makan bareng"
Jawaban yang Icha lontarkan membuat sebagian orang yang mendengar terkejut tak percaya, karena selama ini Pak Dion termasuk orang yang sulit untuk di dekati.
"Baik Bapak/Ibu guru kita mulai Rapat Bulanan pada siang hari ini.... est"
(Rapat Di Buka oleh Bu Dewi selalu Kepala sekolah)
Hampir 2 jam rapat dilaksanakan, tentu banyak hal yang dibahas di dalamnya. dan hal tersebut berimbas Icha terlambat untuk pulang ke rumah.
"Ya Allah, mana hari ini lupa gak ngabarin suami lagi, haduh tu anak udah makan belum ya? Mampus kalau sampai dia kelaparan bisa di getok Bunda aku" segera Icha melesat dengan cepat menuju rumah.
π»π»π»π»π»π»π»
Rumah Adit & Icha
" Eh sepi amat? Tu anak pasti Kluyuran kebiasaan!"
Kesal Icha pada Adit
"Apa Cha?" tanya Adit mengejutkan Icha
"Suka banget bikin orang jantungan" gerutu Icha
"Kok telat?" tanya Adit meminta penjelasan
" Tadi ada Rapat Bulanan, jadi gak sempet ngabarin kamu, Maaf ya Dit" πsesal Icha
"
"Oh,....
Sembari melanjutkan aktivitas sebelum nya.
(Jawaban Adit terkesan acuh pada apa yang dilakukan Istrinya itu)
Siapa Sangka dalam hatinya sedang bergemuruh pasalnya Ia menduga Jika Icha sedang asyik bersama Pak Dion hingga melupakan status nya sebagai Istri Adit.
" Dasar ya punya suami gak peka amat sih, tanyain kek udah makan belum? pasti capek ya..sini aku pijitin " batin Icha
Tak Ingin Larut dalam rasa kesal nya terhadap suaminya itu Icha memutuskan untuk menyegarkan badan dari keringat yang sudah menempel dari pagi.
Tepat Pukul 17.00 WIB, Papa dan Mama sudah sampai di rumah Adit.
Sedang empunya rumah masih sibuk dengan aktivitas mereka, Adit masih asyik main game sedang Icha entah apa yang di lakukan di kamarnya sejak pulang dari sekolah Ia sama sekali tak menampakkan batang hidungnya!
"Ting Tong Ting Tong"
__ADS_1
"Assalamu'alaikum, kompak bersamaan Mama dan Papa
"Mereka di rumah gak sih Pa, udah lama nih gak di bukain pintu"
"Sabar Ma, mereka pasti dirumah motor dan mobilnya ada kok, kita panggil lagi ya"
"Assalamu'alaikum, Nak Adit"
Mendengar suara salam Adit pun segera melihat siapa tamu yang datang.
Dan betapa terkejut nya Ia melihat dari celah jendela jika tamu yang datang adalah Orang Tua Icha, segera Ia berlari untuk menemui Icha,
"Cha gawat Mama dan Papa kesini" ucap Adit dengan Panik
"Hah? Lha terus ngapain kamu kesini bukan malah nyambut mereka sih Dit! " jawab Icha dengan kesal
"Dasar, kalau misal aku kesana bisa ketahuan dong kalau kita selama ini tidur terpisah! kita pindahin dulu barang kamu ke kamarku!
perintah Adit
" Kenapa Mesti barangku, barang kamu aja yang dipindahin ke sini! Balas Icha tak mau kalah
"Yakin? goda Adit
Hampir 10 menit sudah mereka berseteru sampai akhirnya diputuskan bahwa barang Icha lah yang harus dipindah ke kamar Adit!
Sementara mereka melupakan Mama dan Papa yang sudah gelisah di depan Pintu
Memindahkan barang Icha membutuhkan waktu hampir 15 menit , dan tenaga yang super pasti nya. Setelah selesai memindahkan barang mereka berdua segera menemui Mama dan Papa!
"Wa'alaikumussalam"
Jawab Icha langsung menghambur ke pelukan Mama dan Papa
Di susul Adit mencium tangan kedua mertuanya.
"Kalian Ngapain kok lama banget bukain pintu sampe kram loh kaki Mama" keluh Mama
"Maaf Ma, tadi lagi nyelesain kerjaan jadi gak denger " jawab Adit
" Kalian habis ngapain kok keringetan gitu, ini masih sore loh" selidik Mama yang mendapati Icha dan Adit sama-sama berkeringat.
"Ih Mama, gak boleh mikir yang macam-macam deh, Tadi kita berdua sedang kerja bareng aja kok" Ucap Icha seakan tahu pikiran Mamanya itu
πππππππ
Di Meja Makan
"Sayang ini Mama bawain masakan kesukaan kamu, Nasi goreng sama telur balado, "
"Wah Enak banget keliatan nya Ma, " Jawab Icha Antusias
" Nak Adit suka dimasakin Icha apa? tanya Mama pada menantunya Itu.
"Semua masakan yang di buat Icha saya suka Ma" ucap Adit dengan tulus disertai senyum manisnya.
*Mendengar Perkataan Adit, membuat Icha bahagia
"Kenapa kok senyum-senyum Dek?
Tanya Papa melihat putrinya merona
" Ih endak Papa salah lihat kali, yuk kita makan aja" kilah Icha mencoba menyembunyikan perasaan nya.
"Abang mana Ma? kok ndak ikut kesini? tanya Icha
"Ah abang mu tuh selalu sibuk bekerja, Mama khawatir dia jadi bujangan tua," keluh Mama
"Udah Ma, nanti kalau abang udah ketemu jodohnya mah gampang, jangan di bahas dulu ya, Oh iya nak Adit gimana sekolah nya lancar? Tanya Papa
" Alhamdulillah lancar Pa, dua bulan lagi ujian" kata Adit
"Wah, sebentar lagi mau lulus dong, terus rencananya mau kuliah dimana nak? tanya Papa kembali
" Rencananya mau kuliah ke Bandung Pa"
Jawaban Adit sontak mengagetkan Icha dan keluarga.
Setelah mendengar jawaban Adit suasana menjadi hening, mereka sibuk pada pemikiran masing-masing.
__ADS_1
ππππ
Malam telah semakin pekat, tepat nya pukul 22.00 WIB, Orang tua Icha memutuskan untuk pamit pulang ke rumah.
"Sudah malam Pa, apa sebaiknya nginap disini dulu aja? besok Pagi baru pulang" Ucap Adit
"Iya Pa, Adek Udah beresin barang Icha tau!" kesal Icha hingga tak menyadari apa yang telah Ia Ucapkan.
"Ngapain barang Adek diberesin? emang Mau Ikut kita pulang? tanya Mama curiga
" Anu, Anu maksudnya....
Icha semakin panik pasalnya Ia termasuk orang yang tidak ahli dalam berbohong
"Itu Ma, Maksudnya kamar tidur sudah di beresin Icha"
Tentu jawaban dari Adit kali ini menyelamatkan Icha
"Ah seperti itu, lain kali aja ya Papa sama Mama pasti bakal nginep disini, kalian jangan lupa main ke Rumah ya, " Ucap Mama
Setelah mengantarkan kedua Orang Tua Icha,
kini Tinggal Mereka berdua , Yap Adit dan Icha
Sebenarnya Icha Ingin sekali minta penjelasan dari suaminya terkait rencana kuliah tapi karena rasa gengsi nya Ia urungkan niatnya.
"Cha, kamu mau tidur?
Tanya Adit
" Em...
Eh Tunggu kenapa aku jadi ikut-ikutan Irit bicara? batin Icha
"Oh, Yaudah...
Balasnya tak kalah Singkat
"Tunggu Cha,
Barang-barang mu masih di kamar"
Ucap Adit mengingatkan
"Astaghfirullah, sia-sia dong kita mindahin barang," ucap Icha dengan cemberut
Semula Ia Kira Adit akan segera memindahkan barang Icha, tapi apa daya, Adit Justru memilih untuk merebahkan badannya.
"Aish mimpi apa sih punya suami kayak gitu! Dasar gak peka!!!!! batin Icha
Terpaksa Icha harus merelakan barang-barangnya menginap di Kamar Adit malam ini!
ββββββ
Dalam kamar
Saat Icha mulai merebahkan tubuhnya tiba- tiba ada sedikit pertanyaan yang mengganjal dalam hatinya,...
"Apakah Adit akan mencintai nya?
atau hanya sebatas kasihan kepadanya? "
Lalu bagaimana dengan diriku? Apakah aku sudah melupakan Radit dan berpaling ke Adit?
Ya Allah, bantu Icha....
untuk memperjelas takdir hidupkuπ
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Nah Loh gimana tuh!
Icha mulai Galau....
Akankah hubungan Adit dan Icha akan bertahan?
Atau justru saling melepaskan?
Skuy dari pada menerka-nerka alur cerita Adit dan Icha pantengin Terus kisah mereka dalam "SUAMI PENGGANTI ICHA"
__ADS_1
Happy Reading π₯°π₯°π₯°
^^^Bunda Ayu^^^