SUAMI PENGGANTI ICHA

SUAMI PENGGANTI ICHA
Yang ditunggu


__ADS_3

Selepas membersihkan badan, Icha merasa tubuhnya sedikit segar, tapi pikirannya kembali kacau saat mendapati Adit terlihat masih setia menunggu nya di tepi ranjang sembari memainkan ponsel yang ada digenggaman tangannya.


Sesekali kedua alisnya mengkerut, membuat rasa penasaran Icha sedikit terpancing, mendekatlah ia kepada suami kecilnya itu,


"Kejadian tadi masih rame?" tanyanya pelan dan duduk tepat di samping Adit.


Aroma sabun bercampur Aroma shampo menusuk indra penciuman Adit.


"Wangi banget" puji Adit dan meletakkan ponselnya, segera ia mengalihkan pandangannya kepada Icha, dilihatnya Icha tampak bersinar, aromanya wangi serta rambut yang masih basah menambah daya tarik tersendiri.


Icha nampak kikuk saat menyadari Adit terlalu intens memandang wajahnya.


"OMG tidak mungkin suami ku tergoda dengan ku kan?" batin Icha dengan detak jantung yang berdebar-debar.


"Cha, maafin aku yang belum bisa dewasa seutuhnya, tapi aku janji akan terus belajar tentang kejadian tadi aku sungguh minta maaf bukan maksudku untuk mempermalukan dirimu, aku hanya tak ingin jadi pengecut"


"Ma..... " ucapan Adit terpotong


Entah apa yang ada di kepala Icha, rencananya ia akan marah pada Adit cukup lama, tapi apalah daya pesona Adit justru meruntuhkan segalanya, termasuk kali ini tanpa paksaan dan persetujuan, Icha langsung mendaratkan bibir mungilnya menyatu dengan Adit.

__ADS_1


"Manis....." itulah yang dirasakan oleh Adit.


Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini, naluri sebagai seorang pria telah merasuki Adit. gejolak cinta yang membara sudah tidak bisa di redam. Udara terasa panas, gairah nafsu diantara mereka berdua mendorong mereka untuk meminta sesuatu yang lebih.


Adit memang masih muda, tapi dia pria normal yang mempunyai hasrat untuk bercinta, dan tentu saja ia ingin melampiaskan hanya kepada istrinya semata yaitu Icha.


Adit membalas ciuman istrinya itu, semakin intens ******* bibir mungil Icha dan mengeratkan pelukan menambah nafsu keduanya sudah tidak bisa dibendung lagi.


"Boleh aku meminta hak ku kali ini?" tanya Adit yang sudah hampir sepenuhnya menguasai tubuh Icha.


Icha tak menjawab hanya sebuah anggukan yang menandakan bahwa Adit sudah diperbolehkan untuk menjamah apa yang sudah menjadi haknya selama ini.


"Tunggu Papa ya sayang, semoga berhasil" batin Adit kegirangan '_


_


_


_

__ADS_1


Jika kata pepatah kita akan menjadi ahli jika sudah terbiasa, namun untuk hal yang satu ini seperti nya tak memerlukan proses itu. Apalagi kalau bukan itu... iya itu kamu pasti paham bukan? hihihi


Luar biasanya Tuhan sebagai pencipta memberikan manusia naluri kasih sayang yang dengannya itu akan melahirkan generasi penerus bagi keluarga.


MasyaAllah.....


________________


Icha sudah dikuasai Adit sepenuhnya, hanya Adit yang ada di benaknya saat ini, meskipun masih muda tapi Icha tak menampik jika sang suami ini mempunyai pesona yang luar biasa, tubuh sempurna, wajahnya tampan, hidung mancung, dada yang bidang serta bahu yang tegap menambah nilai tersendiri baginya.


"Bismillah" ucapnya spontan


Memang aneh karena biasanya jadwal rutin suami istri itu, biasanya dilakukan malam jumat atau siang hari justru meraka melakukan itu pada waktu sore hari, meraka memang unik.


Icha memejamkan matanya, ada rasa yang belum pernah ia rasakan untuk segera dipenuhi, di tariklah Adit untuk lebih mendekat dan....


Saksikan kelanjutannya hanya di Suami Pengganti Icha, jangan lupa Like, comment dan Vote ya biar Author makin semangat menuntaskan alur ini


Happy Reading semuanya....... 🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2