Suamiku Gila. (Sad Hurt)

Suamiku Gila. (Sad Hurt)
Bab 16. Apa Ada Kebohongan?


__ADS_3

Hari itu adalah hari ke dua puluh dua pasca kejadian di apartemant. Pun Keny masih tidak ada kabar. Hal itu membuat Restu semakin tenang.


"Rain, jam tangan rolexku di mana, ya? Kamu melihatnya?"


"Aku juga sudah lama tidak melihat arloji itu. Coba Mas Restu ingat-ingat di mana Mas menaruhnya?" titahnya lembut.


"Ah, iya. Tertinggal di apartemant."


Restu yang tidak menyadari perkataannya pun, sukses membuat Rain berpikir. Pasalnya ketiga apartemant Restu sudah dijual beberapa tahun yang lalu. Lantas, apartemant siapa yang suaminya maksud.


"Apartemant siapa, Mas?" selidiknya.


Astaga! Kenapa bisa kelepasan seperti ini. Komentarnya dalam hati.


"Maksut aku di rumahnya mamah, Rain. Yasudah ayo sarapan. Nanti keburu siang."


_______________


"Aku berangkat dulu, ya, Sayang. Kamu hati-hati di rumah." Tegasnya seraya mencium kening istrinya. Lalu diakhiri dengan ritual mencubit hidung, Rain, "Biar mancung," ledeknya.


"Sakit tahu, Mas. Yasudah berangkat hati-hati, ya."


Saat hendak masuk kedalam mobil, Rain kembali memanggil suaminya.


"Mas Restu,"


"Ada apa, Sayang?"


"Aku ingin makan sate kambing, Mas. Nanti, bawakan boleh?"


"Jangankan sate kambing, Rain. Kalau kamu mau kambing juga bakal aku bawakan ke rumah biar kamu pelihara."


"Peliharanya di dalam rumah?"

__ADS_1


"Enggak, Rain. Di kamar kamu saja. Biar lebih spesial."


"Mas Restu kok malah ngelawak sih. Aku serius pengen makan sate kambing. Tapi satenya, ya. Kambingnya jangan."


Rain berucap layaknya anak kecil. Lucu sekali. Dan Restu, Ia akan selalu tergoda apabila melihat tingkah lucu istrinya.


"Jangan berexpresi seperti itu, Rain. Oh sungguh menyakitkan. Expresimu selalu membuatku ingin melakukan ritual menyantap," godanya.


"Mas, ini sudah pukul tujuh. Segeralah berangkat. Nanti kau bisa terlambat." Rain sengaja berkata seperti itu. Sebab Ia selalu takut ketika suaminya mulai menggoda.


"Aku akan berangkat, setelah kau beri aku moorning kiss!"


Rain mendelik tajam. Selalu merasa canggung meski keduanya sudah lama membina rumah tangga. Rain menarik napas panjang, setelahnya pun mulai mendaratkan sebuah kecupan lembut pada kulit wajah suaminya.


Cup ...


"Terima kasih, Sayang. Aku berangkat, ya. Assalamualaikum."


______________




Kekuatan iman dan spiritual yang dikaruniakan Allah kepada hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Yang menimbulkan perasaan kasih sayang, persaudaraan, kemuliaan, dan rasa saling percaya terhadap saudara seakidah.




BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas melaksanakan tugas pemerintah dibidang pencarian dan pertolongan.


__ADS_1



"Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sepertierekaenyayangiku diwaktu kecil."




Lauhul Mahfuzh yang berarti "Terpelihara" (Mahfuzh), jadi segala sesuatu yang tertulis di dalamnya tidak akan berubah atau pun rusak. Dalam Al-Qur'an, ini disebut sebagai "Ummul Kitaab" (Induk Kitaab), "Kitabun Hafiidz" (Kitaab yang memelihara atau mencatat), "Kitaabun Maknuun" (Kitaab yang terpelihara). Lauhul Mahfudz juga disebut dalam "Kitaabun Min Qalbu" (Kitaab ketetapan) karena mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang akan dialami umat manusia.




Mempunyai Arti "Kekasih" (Terjemahan dari bahasa Arab)




---------


Semoga ilmunya bermanfaat ya.


Alhamdulilah hari ini kita yang membaca part ini secara tidak langsung telah mendoakan kedua orangtuanya kita.


Jangan lupa selalu tinggalkan vote dan komentar yang membangun.


Jika masih banyak kesalahan dalam penulisan, akan segera dibenahi ketika sudah tamat.


Terimakasih sudah membaca.


Oh, iya, jangan hanya berhenti di part ini ya, karena masih akan ada klimaks dari cerita ini.

__ADS_1


__ADS_2