Suamiku Gila. (Sad Hurt)

Suamiku Gila. (Sad Hurt)
Bab 59. Jangan Ambil Dia


__ADS_3

Banyaknya pasien hari ini membuat Mario dan Arumi harus bekerja lebih semangat lagi. Sampai-sampai Arumi lupa untuk memberikan hasil test kesehatan menantunya semalam.


"Assalamualaikum, Mah." Tak ada jawaban, namun pintu ruangan Arumi sedikit terbuka dan menyisakan sedikit celah yang menampakkan bahwa sang ibu sedang melakukan sembahyang.


"Waalaikumusalam. Mamah tadi lagi shalat."


"Iya nggak apa-apa. Hasil testnya bagaimana, Mah?" Mario yang baru masuk itu sontak langsung mendaratkan pantatnya dan tanpa basa-basi langsung mengutarakan tujuan.


"Apa Rain mengonsumsi makanan yang menjadi pantangan?" selidiknya seraya memberikan secaraik kertas kepada Mario.

__ADS_1


"Kanker jantungnya mulai kambuh lagi. Beberapa sel kankernya mulai merambah ke seluruh organ tubuh. Mamah sudah mewanti-wanti kamu supaya jangan ceroboh! Percuma kamu jadi Dokter kalau masih ceroboh seperti ini, Galend!"


"Maaf, Mah. Waktu itu Rain minta makan sate usus. Galend kira itu adalah ngidam. Karena galend nggak tega jadi galend belikan."


"Its ok. Mamah tahu ini semua karena cinta. Mamah tidak menyalahkanmu. Cukup jadikan ini pelajaran untuk kamu lebih berhati-hati." Kemudian Arumi menghampiri putranya dan mengusap lembut pundak sang anak.


"Jadi, perubahan Rain beberapa hari ini bukan karena Ia hamil. Tetapi itu semua karena efek penyakitnya yang sudah semakin menjalar. Kamu jangan putus asa, Sayang. Bukankah katamu hidup dan mati ada ditangan Allah? Berdoa saja minta yang terbaik untuk istrimu."


Tidak menyangkal atau pun memberikan jawaban. Mario benar-benar down saat mengetahui hasil test kesehatan sang istri. Mario hanya diam setelah itu berpamitan dan meninggalkan ibunya. Langkahnya gontai dan sedikit tak bersemangat. Dari kejauhan Arumi merasa iba dengan keadaan putranya. 

__ADS_1


Mario duduk menyandar di kursi. Matanya tak luput memandangi foto sang istri. Dia benar-benar takut jika kehilangan Rain. Ia benar-benar tidak siap dan tidak akan pernah siap jika tanpa istrinya. Wanita yang Ia cintai meski pun jalan untuk mendapatkannya teramat sulit. Dan saat sudah memilikinya Mario harus dihadapkan dengan qadarullah.


"Jangan ambil dia, Ya Allah," gumamnya.


____________________________


Huaaaaa aku kira Rain hamil eh ternyata kankernya makin parah lagi. Kasihan deh. Oh iya tuh kata Doktor Arumi, jangan sering-sering makan jeroan ya. Apalagi jeroan ayam potong. Itu nggak bagus kalau dalam dunia medis. Pemicu utama kanker jantung adalah makanan berlemak, jeroan dan garam. Jadi semoga tulisan ini juga bermanfaat deh, ya. Jangan lupa voment. 


Thor, kenapa sih lo mulek banget ceritanya. Kenapa gak langsung to the poin aja? 

__ADS_1


WKWKWKK biar anti mainstream deh. Dibuat seolah-olah ini ridle. 


__ADS_2