
'Cwuszh!' Ryuga dan Filza muncul di samping Ryan, "Tenanglah bro, aku akan berusaha sekuat mungkin untuk menyembuhkan Reyna." Ryuga menepuk pundak Ryan. Lalu mengangkat tubuh Reyna ala bridal style dan Ryuga berteleportasi membawa Reyna ke sebuah gua.
Alasan Ryuga sederhana, teknik rahasia penyembuhannya tidak ada yang boleh tahu kecuali tim 7. Itu pun jika mereka berkhianat dan memberitahukannya pada orang lain, Ryuga pasti menghabisinya. Ryuga masih ingin hidup tenang dan melanjutkan SMA-nya dengan tenang juga, tanpa ada gangguan.
"Arbsorb energy! Regeneration cyborg!" Ryuga menempelkan eternal gear ke dada Reyna, untuk menyerap energi negatif Veda dari racun yang disuntikan oleh Molochs melalui pedang merah. Racun di dalam tubuh Reyna sudah dinetralisir, robekan perut Reyna perlahan mulai menutup, kondisi Reyna masih belum sadar.
"Luka Reyna mengandung energi negatif Veda rupanya. Pantas heal potion dan Aliran energi Veda yang dialirkan oleh guru Ara tak mampu menyembuhkannya," batin Ryuga menyeringai datar.
Ryuga mampu membaca dengan persepsi pandangan matanya, jika Reyna sebelumnya di aliri oleh energi Veda Ara untuk mencoba menahannya dari kematian tapi gagal.
Wajah Reyna yang pucat kembali segar, luka di perut Reyna pun menutup. "Uhuk ... uhuk ... uhuk ...." Reyna terbatuk lalu bangkit. "Aku dimana? Dimana aku sekarang?" tanya Reyna dengan raut muka panik," apakah tubuhku baik-baik saja? Ataukah aku sudah mati?"
"Hei tenanglah! Kamu selamat." Ryuga memberikan baju kadet perempuan untuk Reyna. "Ini baju untukmu, pakailah kita akan kembali lagi ke tempat ujian. Kita harus menyelesaikan ujian ini, agar tim kita bisa melanjutkan ke SMA."
Ryuga membeli baju military fashion versi wanita dari shop sistem, seharga Rp.1.500.000. Baginya uang bukan masalah dalam saldo sistem saja, uang Ryuga sudah menumpuk hampir 110 milyar, belum dari 3 rekening toko senjata Branz di sektor Siliwangi, Martapura dan juga Majapahit, menambah pundi-pundi kekayaannya. Di tambah lagi kerjasamanya dengan klan Kismoyo di bidang fashion.
Ryuga memegang tangan Reyna lalu berteleportasi ke field polar. Ryan menunggu adik kembarnya dengan raut muka panik, ia terus melangkah mondar-mandir.
'Boom!' Suara ledakan terus terdengar, pertarungan antara Molochs dan Kira. Ara, Sazabi, Anabelle, dan Kim Ma Su, menjaga Ryan serta Filza. Zinka dan Aeurui sedang merawat Arco, Ricardo, Kevin serta Jose yang masih pingsan akibat bertarung dengan twin brother Vandesilk.
Ryuga muncul bersama Reyna, Ryan langsung memeluk Reyna. "Adikku sayang kamu tidak apa-apa?" Ryan melepaskan pelukannya lalu memegangi pipi dahi serta tangan Reyna.
__ADS_1
"Tidak apa-apa kak, semua ini berkat bos," ucap Reyna sambil melirik Ryuga. "Ternyata bos juga ...."
'Bletak!' Ryuga memukul kepala Reyna, "Ssst! Jangan berisik!" Ryuga menggelengkan kepalanya lalu melirik ke arah tim pengawas. "Jangan katakan apapun, yang penting kamu selamat. Aku akan membantu guru Kira, membunuh bedebah yang melukaimu."
'Cwuszh!' Tubuh Ryuga berkedip dan langsung menendang punggung Molochs hingga membuatnya terpental jauh, menabrak bebatuan es. Molochs bangkit dengan menyeringai licik, lidahnya menyapu kedua bibirnya.
"Sepertinya ada makanan yang enak, aku sangat menyukainya, energi itu, kuasa itu, kuasa yang aku inginkan, hahahaha ...!" Molochs tertawa jahat lalu merubah dirinya menjadi bayangan berbentuk siluet tengkorak berjubah merah.
Siluet Molochs terbang melesat cepat ke arah Ryuga, namun di halangi oleh Kira dengan redblack fang dalam mode six sword. Kira menebas teknik crazy storm tapi tebasannya tidak mengenai Molochs, seperti menebas angin.
'Syat!'
"Hahaha ... serangan fisik tak akan mempan padaku, bodoh!" ejek Molochs dalam mode kutukan Beelzebub. "Aku akan melahapmu, dan kuhisap kuasa space milikmu, glutony!"
'Swung!' Ryuga menyerap energi negatif Veda pada siluet Molochs, "Aaaaargh ...! Sakit sekali, sialan! Apa yang kau lakukan otak dungu?! Aaaargh ...!" Molochs menjerit kesakitan, seakan ruhnya tercabut dari jasadnya.
Kira segera mundur, "Ryu apa yang kau lakukan padanya?" tanya Kira dengan berteriak.
"Tidak apa-apa guru. Aku hanya menyerap energi negatif Veda yang menguasai dirinya, sama aku seperti menghisap energu negatif Veda pada tubuh guru," jawab Ryuga dengan berteriak dan terus menghisap energi negatif dari siluet Molochs.
Jeritan dari dalam mulut Molochs, lama kelamaan semakin lirih, suara Molochs menjadi serak, siluet Molochs berubah menjadi tubuh Molochs berjubah merah.
__ADS_1
Molochs langsung backflip ke belakang lalu mengeluarkan senjata scythe ganda dari jama tangan penyimpanannya. "Sial, kutukan belzebubku sudah hilang, tapi kekuatanku masih cukup untuk membunuh mereka semua," gumam Molochs menatap tajam Ryuga dengan raut muka geram.
"Manipulation molecul, titanium!" Ryuga merubah sekujur tubuhnya menjadi batu logam titanium, tubuh Ryuga berwarna hitam pudar keperakan. Molochs melepas jubah merahnya, seorang pria paruh baya dengan tinggi 2 meter, berbadan kekar dengan kepala botak dan mulai mengayunkan kedua scythe miliknya untuk menebas Ryuga
'Trang!'
'Trang!'
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa earth. Perolehan skill poin experience dikalikan dua karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 100 poin experience kuasa earth]
Kedua bilah scythe bersentuhan dengan kulit Ryuga, namun tak mempan untuk menggores kulit Ryuga. "Aku baru tahu jika dia mempunyai kuasa earth yang sangat langka. Di tambah dia Divya yang sangat langka bisa menggunakan dua kuasa sekaligus, ini belum pernah ada sejarah sebelumnya," gumam Molochs, tangannya terus mengayunkan kedua scythe miliknya.
'Krak!' Ryuga menangkap kedua bilah Scythe, lalu meremasnya hingga hancur. Molochs mundur ke belakang dan bersiap menyerang dengan serangan lanjutan, "Death sign!" Molochs mengumpulkan energi Veda ke seluruh tubuhnya, aura ungu menyelimuti setiap lekuk tubuhnya.
"Guru, cepat pergi! Serangan ini sangat berbahaya. Bawa semuanya menjauh, sejauh mungkin!" teriak Ryuga dengan melambaikan tangan memberi isyarat untuk meninggalkan field polar. "Ayo, lakukan seranganmu, hahahaha .... Seven demon core: Shield!"
Semakin lama, tubuh Molochs semakin membesar, aura ungunya juga semakin pekat, urat ototnya menonjol keluar. Kira menteleportasikan semua pengawas ujian beserta tim 23 kecuali Ryuga.
'Cwuszh!' Molochs yang berada di level 7, melepaskan energi negatif Veda, membentuk siluet bola transparan berwarna ungu, semkain lama semakin membesar. Lapisan luar bola menghantam bebatuan es di seluruh field polar yang luasnya 5 kilometer persegi.
'Boom!' Suara ledakan beruntun terdengar. Tak ada lapisan es yang tersisa, cekungan kawah tercetak di tanah dengan kedalaman 10 meter, radius 5 kilometer. Field polar yang dipenuhi lapisan es, bebatuan es dan juga bukit es berubah menjadi tanah yang gersang, akibat skill yang dilepaskan Molochs, "Hahahaha ... mampus kalian semua! Hahahaha ...! Itu jika berani melawan fallen angel! Hahahaha ...!" Molochs tertawa jahat, tubuhnya melayang perlahan ke udara.
__ADS_1
'Bam!' Ryuga memukul perut Molochs dengan skill eternal fist hingga menembus bagian belakang pinggang. "Absorb eternal energy!" Ryuga menghisap semua energi negatif dan positif veda pada tubuh Molochs sampai tak tersisa.
Molohcs menjerit kesakitan, dan tubuhnya tidak dapat digerakan. Semakin lama levelnya turun drastis menjadi level 1. "Aaaargh! Aaaargh! Aaaargh!" dua kali ia merasakan ruhnya seperti tercabut keluar tapi ini sepuluh kali lipat sakitnya dari sebelumnya.